
Pagi hari keluarga Ibu Nafisah dan Pak Anas berkumpul, sambil menunggu informasi pencarian kecelakaan pesawat, dan tak lama kemudian telfon berdering Ibu Nafisah langsung mengangkat nya
" Selamat pagi " Sapa Ibu Nafisah
" Kami ingin menyampaikan bahwa pesawat Xx telah di temukan dan penumpang pesawat 80 persen selamat. Tetapi kita masih cek semua identitas yang masih selamat, untuk sementara itu saja informasi dari kami bu terimakasih " Ujar petugas pencarian dan langsung menutup telfon nya.
Ibu nafisah merasa lega dengan informasi yang di terima.
" Bagaimana Ibu Nafisah apa kabar baik yang di terima ? "
" Alhamdulillah kemungkinan besar Syaif dan Raesa masih bisa di selamatkan " Ujar nya senang
" Jangan lupa bik Ijah antarkan makanan ke panti asuhan aisyah, dan sampai kan sama pihak pengelola untuk mengadakan ngaji bersama mendoakan Syaif dan Raesa semoga masih
selamat " Perintah Ibu Nafisah pada bik Ijak
" Baik nyonya " Jawab bik Ijah
" Kita juga akan melakukan ngaji bersama di sini Ibu Nafisah. dan minta bantuan ustad Malik juga putra nya " Ujar Pak Anas
" Iya Pak Anas benar biar proses pencarian ini bisa di ridhoi Allah, dan anak kita cepat di temukan "
" Amiiin ya Allah" Jawab Ibu Ani.
Kesedihan mereka sedikit terobati dengan ikhlas dan bersabar menghadapi ujian yang Allah berikan.
●●●●●●●●●●●●■■■■■■■●●●●●●●●●●●●●
Disisi lain Anita masih dalam keadaan sedih karena sakit hati kepada Raesa, Anita merasa Raesa telah mempermain kan diriny, karena permintaan nya menjadi istri kedua Syaif di tolak, dan Raesa tidak memberikan kabar apapun pada Anita.
Anita yang menjadi pemarah akhir akhir ini, selalu mengamuk sendiri di kamar. Anita bangun dari tidur nya dan mengambil tas nya , setelah itu langsung pergi, dia ingin menemui Raesa dan mau meminta Syaif supaya di berikan pada Anita.
Mobil yang Anita kemudikan di lajukan dengan sangat kencang sekali, tak lama kemudian Anita sampai di depan rumah Syaif. Anita turun dari mobil nya menghampiri satpam rumah itu
" Permisi pak "
" Cari Raesa pak"
" Maaf keluarga disini sedang dalam kesedihan Non"
" Kalau boleh tahu ada masalah apa ya pak"
" Tuan Syaif dan Raesa sedang kecelakaan pesawat" Tutur satpam itu pada Anita, yang membuat Anita terkejut dan langsung naik kedalam mobilnya lalu melajukan mobilnya dengan kencang sekali. Tak lama kemudian Anita sampai di bandara dia langsung ke bagian informasi kecelakaan pesawat dan menanyakan semua ke jadian nya.
Setelah faham Anita pergi kota nya menuju ke rumah paman Anita Di bogor, perjalanan yang cukup jauh di tempuh selama tiga jam . Dan akhir nya Anita sampai, dengan sangat tergesa gesa Anita masuk ke halaman rumah itu dan mengetuk pintu rumah itu
" Permisi permisi " Teriak Anita kencang dan tak lama kemudian pintu di buka
" Anita kapan datang dari luar negeri?" Tanya seorang laki laki separuh baya
" Sudah lama om" Jawab Anita, sambil memeluk Pak Anang paman anita, yang sudah duda hidup sendirian itu. Pak Anang menyuruh anita masuk dan mempersilah kan duduk
" Om Anita ingin disini sementara waktu sampai masalah Anita selesai "
"Apa masalahnya Anita?"
" Pacarku diambil sahabat ku Om, Aq sakit hati Om. Dan sekarang mereka kecelakaan pesawat, aku sangat kehilangan Syaif, apa yang harus aku lakukan untuk membantu Syaif " Ujar Anita sambil menangis memeluk Pak Anang.
" Berhenti lah menangis tenang kan fikiranmu, tinggalah disini bersama om "
" Terimaksih kasih om Anita kesepian di rumah, karena mama dan papa masih belum bisa pulang ke indonesia " Anita menangis dia sangat kehilangan Syaif .
" Istirahat lah dulu tenangkan fikiranmu"
" Baik om"
Lalu Anita masuk kedalam kamar yang biasa Anita tempati ketika ke rumah pak anang, Pak Anang yang melihat Anita sangat tidak tega, ingin sekali Pak Anang melakukan sesuatu untuk Anita. Pak Anang berfikir rencana untuk membahagiakan Anita. entah mau mulai dari mana Pak Anang membantu Anita.