
Sesampainya di kamar nanda langsung tidur dengan alasan sakit kepala kepada teman teman nya. tak lama kemudian fatma datang dan langsung mengintrogasi nanda
" hayo jujur ada apa? kenapa mata itu bengkak ? kenapa tadi bersama ustad azam?" tanya fatma detail
Nanda langsung memeluk fatma menangis terisak isak.
" jawab nanda kenapa ?" fatma semakin panik karena nanda hanya menangis tidak menjawab pertanyaan fatma.
" Aku kenapa fatma, aku lelah fatma, aku sakit fatma" nanda membuat fatma tambah cemas
" apa yang terjadi kenapa kamu begitu sedih seperti ini " tanya fatma lagi sambil memeluk nanda
" aku tidak kuasa menahan perasaan ku. aku hanya wanita biasa yang berusaha melupakan semua tapi Allah selalu mempertemukan kita , semakin aku berusaha melupakan nya . maka semakin datang dia padaku. aku tidak bisa tegar seperti kak raesa .dia cinta pertama ku yang membawa aku menuju jalan hidup yang lebih baik, aku selalu meminta kepada tuhan semoga aku bisa melupakan nya. tapi dia semakin hadir di hidup ku" ujar nanda tetap menangis
" dimana ustad azam sekarang?" tanya fatma singkat
" di ruang kesehatan "
Lalu fatma pergi meninggalkan nanda yang masih menangis.
fatma masuk keruang ustadzah
" ustad saya ijin ke sekolah bertemu ustad Abdullah . neng aisyah menyuruh saya mengantar surat " pamit fatma berbohong
" iya fatma silahkan " jawab sang ustadzah
Fatma pun pergi ke sekolah melewati gerbang pondok putri dan melangkah menuju ruang kesehatan.
" ustad ini fatma " panggil fatma dari luar pintu
pintu di buka fatma terkejut melihat tangan azam yang terluka terbangkus kain kasa
" ustad apa yang terjadi? disana nanda menangis. dan disini ustad seperti ini" fatma menjadi bingung
" fatma titip nanda ya. jaga dia untuk ku janji ku walau aku akan menikah dengan neng aisyah suatu saat nanti aku juga akan menikahi nanda. tak perduli aku punya 2 istri . aku hanya ingin nanda menjadi milik ku , aku pun tidak mampu melawan kiai dan suatu saat jika aku menikah maka dengan sendirinya aku bisa hidup memilih dia untuk menjadi milik ku. Maaf fatma aku egois. karena aku sudah tidak mampu menahan perasaan ku, yang semakin lama aku pendam akan semakin sakit. sekali lagi titip dia untuk ku. jangan banyak bertanya jalani saja hidup ini , suatu saat nanti akan ku perjuangkan semua nya demi dia yang sudah membuat ku seperti ini" kata kata azam membuat fatma diam tidak bisa berkata apa apa.
akhirnya fatma pergi dari tempat azam dan langsung ke pesantren putri. kini fatma di buat bingung juga dengan hubungan rumit mereka. bagi fatma jika musuh nya adalah orang lain fatma akan perjuangkan. tapi ini guru besar mereka.
kini fatma juga diam seperti patung tidak bisa bicara apa apa. fatma duduk di dekat nanda yang sedang menangis ditempat tidur.
Fatma tersadar dari lamunan nya mendengar suara azdan.
" astagfirullah ya allah" ujar fatma sambil mengusap wajah nya
" nanda ayo sholat biar kamu tenang " fatma mengajak nanda untuk sholat
" ya allah astagfirullah ampuni hamba ya allah " ujar nanda dan berdiri .sambil menarik tangan fatma mengajak sholat.
ketika melewati depan kamar teman teman nya nanda menjadi sorotan teman teman nya karena mata nanda bengkak. tapi nanda cuek begitu juga fatma.
setelah berwuduk perasaan nanda dan fatma menjadi tenang. mereka pun melakukan sholat ashar di kamar.