KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 66


Sudah lama Nanda dan Fatma liburan pesantren, karena jenuh di dalam rumah terus menerus akhirnya Nanda mengajak Fatma main kerumah kaila, karena hari ini Kaila datang dari paris.


Dengan membawa mobil sendiri,Nanda melajukan mobilnya dengan sedang.


" Aku fikir kamu gak bisa bawa mobil Nan"


" Bisa, udah dulu tapi aku paling males bawa mobil sendiri, karena aku lebih senang di antar"


" Iya juga sih, trus kak raesa bisa bawa mobil?"


" Kalau kak Raesa baru bisa, dua hari ini bisa bawa mobil sendiri, karena mulai dulu dia tidak mau belajar, karena sudah ada kak Syaif, dan kamu tahu, aku belajar sabar dari kak Raesa loh "


" Bener Nan aku lihat kak Raesa itu kalem, lemah lembut sopan sekali, aku kagum juga pada kak Raesa, tapi kata Ibu, kak Raesa itu pintar menangani kantor cepat sekali Faham "


" Itulah dia wanita yang tidak banyak bicara tapi kebaikan nya luar biasa "


" Pantesan Azam suka sama kamu karena kamu lemah lembut juga hahaha " Ledek Fatma yang membuat Nanda tertawa


" Lamu mulai ya culun nya dasar Fatma hitam"


" Tapi aku hitam manis kan hehehe "


" Jangan tertawa kamu"


Tak terasa mereka sampai di rumah Kaila, Nanda membuka kaca mobilnya


" Assalamualaikum Mang Kosim "


" Waalaikum salam non Nanda" Jawab Mang Kosim membuka gerbang rumah Kaila


" Terimakasih mang ini buat mang Kosim" Nanda memberi uang 500 ribu kepada mang Kosim, satpam rumah Kaila.


" Ya Allah terimakasih non Nanda semoga Allah selalu menyehatkan non , dan tambah cantik hehe"


" Sama sama mang , Kaila sudah datang ?"


" Sudah tadi pagi non"


" Oke saya masuk mang Assalamualaikum "


" Monggo Waalaikum salam non cantik"


Lalu Nanda masuk ke halaman rumah Kaila dan turun menuju pintu rumah nya


tok tok tok


" Assalamualaikum "


" Waalaikum salam "


Pintu terbuka


" Eh non Nanda " Sapa bik sutik


" Saya ke kamar Kaila ya bik"


" Monggo non"


" Oh iya ini untuk bibik ya " Nanda memberikan uang lagi , Gatma sangat kagum kepada Nanda yang mempunyai sifat dermawan itu.


" Amiin maksih bik saya ke atas ya bik"


" iya non "


Lalu Nanda naik ke lantai atas menemui Kaila, di kamar Kaila yang melihat kedatangan sahabat nya itu langsung menjerit dan memeluk Nanda


" Kawan aku kangen sama kamu"


" Sama kita sudah lama banget ya tidak ketemu " Ujar Nanda melepaskan pelukannya


" Oh iya, kenal kan ini Fatma saudara ku "


" Kaila" Ujar Kaila mengulur kan tangan nya


" Fatma " Ujar Fatma menerima uluran tangan Kaila


" Duduk disini, kalian mau minum apa"


" Kamu lupa kesukaan ku Kai "


" Sorry Nan bukan lupa takut berubah kesukaan mu"


" Ya ampun gak lah Kai "


" Oke kalo Fatma mau minum apa "


" Teh saja mbk "


" Panggil Kaila jangan mbk aku belum tua heheh"


" Oke Kai "


" Nah gitu dong, oh iya Nan tahu gak kalau azam telfon aku kemaren, berhubung aku masih sibuk jalan jalan jadi aku gak angkat telfon nya"


" Terus hubungan ama aku apa? " Ujar Nanda sok tidak peduli.


" Alah kamu Nan bilang gitu, padahal nih Kai dia kalau di pesantren curi curi pandang terus" Ledek Fatma sambil tertawa.


" Fatma jangan bicara yang tidak tidak kamu ya" Ujar Nanda sambil mencubit pinggang Fatma.


" Wah wah yang lagi ketemu cinta nya , Emang bener azam juga di pesantren itu?" Tanya Kaila


" Nener Kai " Jawab Fatma


" Jadi ceritanya ngikutin nih "


" Kailaaaaa jangan bilang aku ngikutin, aku juga gak tahu disana soalnya dia di sana di panggil Abdullah " Ujar Nanda sambil tertawa


" Hahahah nama nya kok beda emangnya kenapa ? "


" Aku tak faham, bahkan dia di jodohkan dengan putri Kiai kita " Ujar Nanda sedih


"sabar nan aku yang akan bantu kamu supaya azam bisa bersama kamu"


" Nan gak mungkin dia mau disuruh bersamaku karena kak Azam lebih patuh pada kiai"


" Iya Kaila setahu aku Azam adalah ustad yang paling tunduk pada pesantren apalagi pada kiai " Ujar Fatma . Kaila merasa kasihan terhadap sahabat nya dan memeluk Nanda yang menangis