KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 121


Semua sudah duduk di meja makan kecuali Nando yang masih belum datang dari sekolah nya.


Ibu Vely yang mencicipi masakan Raesa menjadi diam dan tersenyum


" Your cooking is really delicious" ( masakan kamu sungguh nikmat ) Ujar Ibu Vely memuji nya


Raesa tersenyum mendengar pujian calon mertua nya itu.


Mereka pun makan dengan lahap sekali. Begitu juga Sandy merasa rindu dengan masakan Raesa dan dengan lahap nya mereka makan.


Selesai makan Ibu Vely mengajak kerumah Raesa untuk bertemu dengan Ibu Ani dan Pak Anas.


Sandy dan Raesa mengantar nya begitu Juga Zidan di ajak berkunjung ke orang tua Raesa.


Tak lama mereka sampai kemudian mereka turun dari mobil


Tok tok tok


" Assalamualaikum " panggil Raesa


pintu terbuka


" Waalaikum salam " Jawab Pak Anas


" Tuan Samuel nyonya Vely, silakan Masuk. Maaf rumah kami kecil tidak seperti rumah Ibu Nafisah


" Tidak apa apa Pak Anas . Mulai sekarang jangan panggil tuan dan nyonya. kita akan menjadi keluarga " Ujar Bapak Samuel


" Eh ada tamu " Sapa nya


Raesa bersalaman kepada ibu nya lalu memberi kan zidan .Raesa masuk kedapur untuk membuat teh dan kopi.


Lalu sandi mengikuti Raisa ke dapur dan membantunya membuatkan teh dan kopi untuk kedua orang tuanya.


Raisa membawa kopi itu ruang tamu setelah itu Raisa menyuguhkan kepada bapak Samuel dan ibu Vely.


"Silakan minum kopinya. Om pasti suka ini kan kopi kesukaan Om" Kemudian Bapak Samuel meminum kopi tersebut Begitu juga dengan ibu Vely


"Wah kopimu masih tetap sama enakb. Oh ya Raisa mulai sekarang jangan panggil Om lagi panggil papi dan tante Veli kamu harus panggil mama Ya"


" baik Om eh lupa baik papa"


Ibu Velin memilih diam karena dia tidak bisa berbahasa Indonesia dia hanya mengikuti apa yang dikatakan oleh suaminya Raisa Sudah memahami kalau ibu Vely tidak bisa berbicara Bahasa Indonesia begitu juga dengan panas dan Ibu Ani.


"Setelah menikah nanti kamu boleh tinggal di sini. Tetapi keesokannya setelah pernikah kamu harus pergi ke Rusia dulu tinggal lah di sana 10 hari karena aku ingin tinggal bersama kalian dan cucu ku Zidan " Ujar Bapak Samuel


" Iya Iya Papa saya mau pergi ke sana tapi maaf saya tidak bisa tinggal untuk selamanya karena saya sudah berjanji kepada Mama Nafisa untuk selalu menjaganya.j Mohon pengertiannya karena saya tidak tinggal bersama kalian tapi saya janji saya akan sering main ke sana bersama Zidan juga" Ujar Raesa


" Sebenarnya Papa ingin kamu tinggal bersama Papa dan Mama karena Sandi adalah anak-anak Papa satu-satunya. Siapa yang akan mengurus perusahaan papa nanti nya tetapi saya faham dan memaklumi saya berharap kalian akan sering sering main ke sana dan bisa mengontrol perusahaan yang ada di sana. Papa terserah kalian jika mau mengurus perusahaannya boleh di urus nanti. Seminggu di sini seminggu di rusia semua bisa diatur gimana enaknya" Ujar Bapak Samuel yang sebenarnya ingin Sandy dan Raesa tinggal di Rusia.


" Maafin Sandy Pi , Mami nanti tidak bisa tinggal di Rusia tapi Sandy janji Sandy akan mengurus perusahaan Mami dan Papi jika Mami dan Papi nanti sudah tidak bisa bekerja" Ujar Sandy dengan perasaan kasian terhadap kedua orang tuanya


Raesa pun memahaminya. Tapi Raesa juga tidak bisa berbuat apa apa. Karean Raesa memang tidak mau berpisah dari Ibu Nafisah .