
Sudah tujuh hari Raesa mengganti kan Ibu Nafisah di kantor, banyak yang sudah di pelajari, secepat itu pula Raesa menguasai semuanya.
tok tok tok
" Masuk " Ujar Raesa yang tiba tiba ada ketukan pintu.
" Assallamualaikum " Sapa Sandy, yang ternyata Sandy, Raesa sangat terkejut
" Waalaikum salam kak Sandy, tumben kakak ke kantor " Tanya Raesa merasa heran
" Ada titipan dari tante, tante menyuruh ku mampir ke tempat mu terlebih dahulu "
" Apa itu kak?"
" Makan siang untuk kamu, tante sangat hawatir tentang kesehatan kamu, kata tante kamu kalau fokus kerja sering lupa untuk makan siang " Ujar Sandy meletakkan kotak makanan itu di meja Raesa
" Terimaksih kak" Ujar Raesa
" Oke kalau begitu kamu makan dulu , aku permisi assalamualaikum "
" Waalaikum salam " Jawab Raesa
Sandy pergi dari ruangan Raesa. Raesa langsung membuka kotak makannya, nasi dan lauk nya sangat banyak, lalu Raesa memanggil Amanda dan di ajak makan bersama
" Mbk Manda saya di bawakan makanan barusan , karena ini banyak sekali kita akan bagi berdua"
" Terimakasih mbk Raesa, mbk baik sekali"
" Ayo duduk kita makan bersama mbk" Ujar Raesa.
Amanda pun duduk , dan makan bersama dengan Raesa. Setelah selesai makan mereka pergi untuk sholat. Amanda dan Raesa selalu sholat berjamaah dan di ikuti karyawan yang lain. Kantor itu sudah berubah dalam satu minggu, sudah bisa menjadikan kantor yang islami banyak karyawan yang ikut sholat berjamaah. Selesai sholat Raesa mengajak Amanda keruangan nya
" Bisnis apa mbk Raesa ? sepertinya akan ada bisnis besar " Ujar Amanda penasaran
" Begini mbk, saya ada uang pribadi yang saya simpan, hasil dari bisnis restoran saya yang dari mama, saya mau yang menjalankan bisnis ini supaya suami mbk Amanda bisa dapat penghasilan "
" Tapi bisnis apa mbk ? suamiku pasti sangat senang, jika ada yang memberikan bisnis, karena akan membantu keuangan kita " Ujar Amanda merasa bahagia dengan kebaikan Raesa yang akan membantu nya.
" Mbk di desa banyak lahan kosong gak ? yang mau di jual ,saya butuh 1000 Meter persegi "
" Ada mbk, disana ada yang dekat sawah saya, yang mau di jual, pemiliknya mau pindah, harganya 800 juta mbk "
" Syukurlah, kalau begitu beli mbk, kita buat bisnis ayam petelur dan sistem nya bagi hasil, suami mbk cukup menjaga pekerja nya. kita beli sepuluh ribu ayam yang siap telur tapi kandang kita proses dulu"
" Mbk Raesa kenapa terlalu baik. ini modal besar mbk saya dan suami takut mbk"
" Sudah, saya yakin di balik semua ini ada hikmahnya mbk. Saya bisa bantu mbk sudah alhamdulillah , besok kan mbk lagi kosong tidak ada pekerjaan penting, mbk Manda pulang, beli itu sawah kalau oke, uang saya transfer, dan nanti untuk membuat gudang atau kandang ayam nya bisa langsung belanja dan di proses" Raesa sangat serius sehingga Amanda merasa malu karena baru kenal sudah di beri kepercayaan besar oleh Raesa.
" Terimakasih mbk " Ujar Amanda sambil menangis
"Sudah jangan menangis insyaallah akan barokah hasilnya" Ujar Raesa
" Sekarang kembali kerja, dan tolong jangan bilang siapa siapa biar pun itu mama, cukup saya dan suami mbk yang tahu , saya ikhlas mbk membantu mbk dan keluarga "
" Sekali lagi terimakasih banyak mbk"
" sama sama " Jawab Raesa
Amanda pun pergi dari ruangan Raesa, perasaan Amanda sangat bahagia, karena Raesa yang baru di kenal sudah memberikan bantuan besar padanya dan suaminya.