
Tok tok tok tok
" Masuk " Ujar Fatma
" Maaf non Fatma, ada mas Syaif ? " Tanya pak Arif penjaga pintu gerbang.
" Ada Pak, itu sedang menemani Zidan "
" Titip ini surat, ini non dari mbk Raesa "
" Baik pak terimakasih "
Lalu pak Arif pergi meninggalkan kamar Zidan.
Fatma menghampiri Syaif yang menemani Zidan tapi tidak terlalu dekat, karena Zidan tidak mau bermain dengan Syaif, Zidan lebih memilih bersama Peni dan Fatma.
" Kak ada surat dari Kak Raesa " Ujar Fatma menyodorkan kepada Syaif .
" Apa Raesa? Kenapa dia tidak menemui ku, kenapa hanya surat saja yang dia titip kan" Tanya Syaif kecewa
" Maaf kak saya tidak tahu " Jawab Fatma.
Syaif berdiri lalu melangkah pergi menuju kamar nya.
Syaif membuka surat dari Raesa
●● Assalamualaikum.......
Maaf tentu mas tahu yang sudah terjadi
Maaf tentu mas tahu pernikahan ku dengan kak Sandy
Asal mas tahu ini di luar keinginan ku
Setelah kabar meninggal itu aku bersabar menghadapi semua cobaan sakit hati yang teramat perih di tinggal mati suami.
Tapi saat itu Kak Sandy datang dengan sosok papa untuk Zidan. Dia yang selalu ada untuk Zidan
Saat Zidan sakit
Saat Zidan bermain
Saat Zidan rewel
Saat aku tidak di rumah mengurus perusahaan
Dia yang ada untuk Zidan
Saat itulah semua menyadari Zidan butuh sosok papa untuk awal pertumbuhan nya
Jangan salahkan kak Sandy
Jangan hakimi kak Sandy
Jangan pernah berkata dia perebut
Kak Sandy adalah lelaki yang mampu membuat Zidan nyaman karena dia menyayangi Zidan seperti menyayangi darah daging sendiri.
Maaf aku tidak bisa kembali kepada mas Syaif,
mungkin cinta yang dulu ada di antara kita sangat kuat. Tapi aku tidak bisa menentang taqdir dan kehendak Allah, semua yang ada dan tumbuh dalam hati adalah kehendak nya
Hatiku di buat luluh pada kak Sandy
Hatiku di buat cinta kepada kak Sandy
Aku tidak ingin ada yang di tutup tutupi
Karena aku memang mulai mencintai kak Sandy
Tapi sekarang demi mas Syaif dia telah melepaskan ku, demi tidak ada kebingungan dia antara kita dia meninggalkan aku.
aku pun begitu tidak akan membuat petaka dalam hubungan ini aku pergi demi kebaikan semuanya.
Demi persaudaraan dia telah talak aku
Demi ingin membahagiakan keluarga mas Syaif dia melepaskan orang yang dia cintai, jika mas Syaif merasa aku masih istri mas Syaif ucapkan talak padaku, karena aku bukan wanita yang masih pantas di
cintai lagi. Tapi jika mas Syaif ingin mendapat kan aku kembali, perbaiki hubungan mas Syaif dan kak Sandy, Titip Zidan dia anak mu, aku tidak akan egois dengan membawa Zidan jauh dari mu, jadi kita akan bertemu nanti setelah semua membaik, aku, kamu dan dia.Jika mas Syaif tulus mencintai ku dalam 5 bulan Aku tunggu mas Syaif di pesantern An Najah,dengan hafal , Surat Al-Kahfi, Surat As-Sajdah, Surat Yasin, Surat Al-Fath, Surat Ar-Rahman,Surat Al-Mulk , jika mas Syaif memenuhi keinginan ku, maka Aku terima mas Syaif sebagai suami ku.
Tapi maaf,untuk saat ini aku tak ingin menemui dirimu, hatiku cukup sakit mas, aku bukan sebuah barang yang akan di pindah dari tempat satu ke tempat yang lain. aku manusia yang yang punya perasaan dan aku juga manusia tidak luput dari salah dan dosa. Maaf maaf maaf maaf maaf maaf bukan niat ku menyakiti mu. tapi untuk bertemu dengan mu aku begitu sakit apalagi mengingat semua tragedi ini.
Wassalam
●●●●●●●●●●•••••••••••
Syaif meneteskan Air mata nya , merasa perkataan Raesa telah menyentuh hati nya apalagi setelah Raesa mengatakan bahwa Raesa mencintai Sandy.
" Apa yang membuat mu berubah, kamu tega mengatakan ini semua kepada ku kamu pergi tampa melihat ku" Ujar Syaif sedih
" Oke aku kan berusaha menghafal nya demi mendapatkan kamu, dan pasti aku bisa " Ujar nya lagi.
Syaif seperti orang yang sudah kehilangan akal sehat nya. kecintaan nya kepada sesama makhluk nya melebihi cinta kepada pencipta nya.
Semua sudah jelas bahwa Syaif mencintai Raesa melebihi cinta kepada Sang Maha Pencipta.
Seandainya dia berfikir lagi dengan keimanan, maka dia akan mendapatkan jalan keluar yang dia harapan kan.
Semua tidak ada yang kekal, yang hidup akan mati, begitu pula cinta, yang mencintai akan di tinggal kan. karena manusia hanya milik Sang Maha Pencipta Yaitu Allah.
Riwayat dari Abdullah bin Abbas ra, berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Cintailah Allah atas anugerah nikmat yang diberikan kepadamu, dan cintailah aku karena cinta kepada Allah, dan cintailah keluargaku karena mencintaiku.” - Hadits riwayat At-Tirmidzy dan al-Hakim
Rasulullah SAW bersabda: “Hiduplah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan mati. Cintailah sesuatu sesukamu maka sesungguhnya kamu akan berpisah. Berbuatlah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan bertemu dengannya.” - Hadits riwayat Haki
Rasulullah bersabda: "Barangsiapa yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah dan tidak memberi karena Allah, maka sungguh telah sempurna Imannya.” - Hadits riwayat Abu Dawud dan At-Tirmidzi