KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 13


Pagi pagi sekali Ibu nafisah menelfon Pak Anas dan Ibu Ani, Pak Anas yang mendapat telfon penting itu langsung berangkat kerumah Ibu Nafisah bersama istrinya, tak lama kemudian mereka sampai di rumah Ibu Nafisah .


“ Assalamualaikum” Sambil mengentuk pintu rumah besar itu, tak lama kemudia bik Ijah membuka pintu nya


“ Waalaikum salam Pak Anas” Jawab bik Ijah pembantu paling tua di rumah itu yang sama tuanya dengan Pak Anas.


“ Yyonya dan Raesa ada buk Ijah ”


“ Ada Pak Anas anas monggo masuk, kok masih panggil nyonya kan sudah jadi besan loh”


“ Ah kurang sopan buk Ijah ” Jawab Ibu Ani pada bik Ijah


“ Sebentar saya panggil ya, kalian silahkan duduk “


Lalu Pak Anas dan Ibu Ani duduk, bik Ijah naik kelantai atas memanggil Ibu Nafisah yang sedang ada di ruang kerja nya , setelah dari ruang kerja Ibu Nafisah turun, bik ijah menuju kamar syaif.


“ Tuan muda , Nyonya muda ada Pak Anas di bawah” Panggil bik Ijah keras,karena kamar Syaif sangat besar takut tidak terdengar panggilan, dari dalam Syaif menjawab tak lama kemudian Raesa membuka pintunya.


“ Iya bik Ijah ada apa? "


“Nyonya muda ada ayahnya di bawah” Ujar bik Ijah


yang membuat Raesa kaget karena di panggil nyonya


“ Bik mohon maaf dengan sangat hormat jangan panggil saya nyonya muda tapi panggil saya nak Raesa” Ujar Raesa yang merasa kurang pantas


“ Tapi nanti di marahi sama nyonya Nafisah dan tuan Syaif ”Ucap bik Ijah seakan takut di marahi


“ Bilang mbk raesa yang tidak ijini ”


“ Baik lah nak, saya kebawah dulu “ Pamit bik Ijah pada Raesa.


“ Ada apa nyonya memanggil kami” Tanya Pak Anas


“ Ya Allah masih kamu panggil nyonya , panggil saya Ibu Nafisah Pak Anas”


“ Baik bu , maaf ada apa memnggil kami pagi pagi sekali, apakah anak kami bikin salah” Tanya Pak Anas pada bu nafisah sambil melihat anaknya


“ Tidak Pak Anas, tujuan saya memanggil Pak Anas dan Ibu Ani mau menyampaikan sesuatu yang penting.”


“Mengenai apa Ibu Nafisah “ Tanya Pak Anas cemas


“ Begini Pak Anas dan buk Ani, empat bulan lagi saya mau mengajak bapak dan ibu ani naik haji bersama ya, memang mendadak sekali karena ini keinginan syaif” ujar bu nafisah yang membuat Ibu Ani dan Pak Anas terkejut.


“ Tapi bu Nafisah ini terlalu berlebihan” Ujar Ibu Ani


“ Justru saya sangat berterimakasih karean Raesa membuat rumah ini bahagia, karena menantuku ini selain cantik juga baik dan sopan ” Ujar Ibu Nafisah yang membuat Raesa malu dengan ucapan mertuanya


“ Ah bu Nafisah ada ada saja ” Ujar Ibu Ani


“ Oh ya satu lagi Pak Anas kan sudah tidak kerja disini lagi, jadi mulai besok toko kue yang saya kelola sudah sah menjadi milik Pak Anas dan Ibu Ani, tidak ada yang bisa di ganggu gugat karena sudah saya atas namakan Ibu Ani di setrifikatnya ” Ujar Ibu Nafisah membuat Ibu Ani terkejut dengan kebaikan Ibu Nafisah, Ibu Ani langsung memeluk Ibu Nafisah sambil menagis


“ Ibu Nafisah ini terlalu banyak saya tidak mau bu seperti ini ” Ujar Ibu Ani


“ Tidak Ibu Ani ini sudah jadi keputusan saya ” Ujar Ibu Nafisah sambil tersenyum


“ Terimakasih Ibu Nafisah kami sangat malu sekali dengan pemberian ibu yang begitu banyak ini"


" Sama sama "


Pak Anas merasa malu sekali dengan pemberian Ibu Nafisah yang begitu banyak bagi mereka.