KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 88


Di kantor Amanda sangat sibuk sekali hari ini bahkan yang harus di Tanda tangani Raesa begitu banyak , Amanda pun memberanikan diri menelfon Raesa


Tut tut tut tut


" Hallo Assalamualaikum " Sapa Amanda


" Waalaikum salam mbk Manda, ada yang bisa di bantu mbk"


" Maaf mbk Raesa, ini berkas kerja samanya sudah saya selesaikan, dan banyak sekali yang harus mbk Raesa tanda tangani sekarang karena nanti jam 4 mau di ambil sama orangnya mbk"


" Oke mbk Manda saya berangkat sekarang ya" jawab Raesa dan langsung menutup telfon nya


Ibu Nafisah melihat Raesa yang sepertinya akan pergi


" Nak mandi lah dulu, dari kemaren kamu belum mandi "


" Iya ma saya siap siap dulu , Ibu, titip mama ya dan ayah titip Zidan, Raesa harus segera ke kantor " Ujar Raesa


" Mama bukan anak kecil raesa kenapa sampai di titipkan ibu Ani" Ujar Ibu Nafisah tersenyum


" Raesa hawatir ma " Jawabnya sambil menaiki tangga menuju kamarnya untuk mandi, setelah itu berganti pakaian dan langsung berangkat. Raesa tidak pernah melajukan mobilnya kencang baru kali ini dia tampa di sadari melajukan dengan kencang, tak lama kemudian Raesa sampai dan langsung masuk . Semua karyawan menyapanya dengan mengucapkan salam, Raesa membalas salam nya sambil tersenyum, sehingga karyawan semua betah bekerja di perusahaan itu.


" Assalamualaikum Mbk Manda "


" Waalaikum salam mbk Raesa, ini mbk dua tumpuk saya bawa ke meja mbk Raesa ya"


" Oke ayo taruk disana"


Raesa masuk ke ruangan nya di ikuti Manda yang membawa berkas berkas penting berisi perjanjian


" Makasih mbk Manda"


"Sama sama mbk Raesa, bagaimana ke adaan ibu Nafisah? "


" Alhamdulillah sudah membaik"


" Syukurlah mbk , kalau begitu saya selesaikan dulu pekerjaan saya mbk"


Mereka melanjutkan pekerjaan nya masing masing , Raesa menjadi wanita yang masuk wanita pengusaha muda yang sukses. Karena beberapa perusahaan sudah bekerja sama dengan Raesa , bahkan banyak dari mereka yang sangat suka bekerja dengan Raesa karena kepribadian nya yang lemah lembut, tapi tegas dan disiplin. Mereka mengagumi Raesa dan banyak para bos bos besar menyukai Raesa , Tapi Raesa menyikapi semua itu dengan baik, sehingga mereka merasa segan dan malu sendiri untuk mengganggu nya. Dari cara berbicara Raesa mampu membuat patner kerjanya takjub, sekali di jelaskan mereka langsung mengerti, suaranya tidak begitu keras tetapi cara penyampaian nya membuat orang sangat suka mendengarkan.


Dua jam kemudian, setelah selesai menandatangani semua kontrak Raesa menemui Amanda di ruangan nya dan memberikan semua berkas itu


" Mbk Raesa itu kan berat, biar saya yang bawa"


" Ah biarkan saja , cuma bawa ini saja saya mampu mbk Manda"


" Terimakasih mbk Raesa sudah bantu saya"


" Kok terima kasih ini juga pekerjaan ku . Seharusnya saya yang terimakasih sama mbk Manda sudah mau bantu saya urus semua ini"


" Oh iya mbk m, akhir bulan ini saya ijin dua hari untuk pulang"


" Ada apa mbk kenapa mendadak sekali"


" Keysa kangen ayah nya mbk dia mintak pulang"


" Bukan mbk manda yang kangen " Ledek Raesa sambil tersenyum


" Ah mbk raesa ada ada saja"


" Iya mbk tidak apa apa, nanti kalau mau pulang kasik tahu ya mbk Manda "


" Iya mbk terimakasih sudah dapat ijin"


" Sama sama, itu kan ada mobil kantor tidak di pakai mulai besok pakai mbk Amanda saja ya. nanti saya suruh bersihkan dulu sama bagian Cleaning services"


" Terimakasih banyak mbk Raesa atas kebaikan nya"


" Sama sama seharusnya mulai dulu saya kasikan itu mobil,tapi saya baru faham kemren di gudang kita ada 4 mobil kantor tidak terpakai"


" Tidak apa apa mbk . Saya di beri mobil alhamdulillah tidak di beri juga tidak apa apa. kebaikan mbk Raesa sudah cukup bahkan sudah lebih"


" Selagi bisa bantu, saya akan bantu mbk Manda" Ujar Raesa tersenyum