KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 36


Jam sembilan Raesa terbangun, dia begitu terkejut melihat hari sudah siang, dan merasa bersalah karena suaminya berangkat ke kantor, Raesa tidak terbangun dan tidak menyiapkan keperluan suami nya kerja .


" Ya Allah semoga mas Syaif tidak marah karena aku tidak menyiapkan baju dan sarapan nya " Seru Raesa.


Raesa langsung keluar dari kamar nya menuju ruang bawah menemui Ibu Nafisah di ruang keluarga


" Mama maaf Raesa tertidur, jadi tidak ikut sarapan bersama " Ujar Raesa pelan dan merasa bersalah


" Kenapa sedih ? mama tidak apa apa , pergilah sarapan dulu nak, nanti menantu mama sakit kalau telat sarapannya " Ujar Ibu Nafisah penuh kasih


" Iya mama Raesa ke belakang dulu, mau sarapan dulu" Lalu Raesa melangkah menuju ke ruang makan, disana terdapat bik Ijah sedang membersihkan piring


" Bik sudah makan?"


" Sudah nak Raesa "


" Saya sebenarnya lagi kurang enak badan bik, tapi kalau tidak di paksa makan pasti nanti sakit"


" Harus jaga kesehatan loh nak, biar cepat hamil "


" Iya bik saya berharap nanti saya cepat hamil, nanti malam saya mau ke rumah sakit ke dokter kandungan saja mau cek bik "


" Iya nak itu lebih baik " Ujar bik Ijah, sambil menemani Raesa sarapan.


Di rumah sakit Anita sudah siuman dia bangun dari tidurnya melihat kearah kanan dan kiri tampa dia sadari ada dirumah sakit.


" Siapa yang bawa aku kesini" Seru nya dalam hati


Tuba tiba pintu terbuka seorang suster masuk membawa sarapan.


" Selamat pagi nona " Sapa suster itu


" Pagi ! siapa yang membawa saya kesini ?" Tanya Anita


" Dia teman nona tapi saya tidak tau namanya " Jawab suster itu


" Apa saya bisa pulang sekarang? karena saya sudah tidak pusing lagi " Ujar Anita


" Bisa non, tapi harus makan dulu, karena nunggu dokter dulu untuk cek ulang ke adaan nona" Jelas suster tersebut, Anita pun memahaminya. Tapi hati Anita tetap sakit,karena tidak bisa memiliki Syaif.


Setelah satu jam dokter akhir nya datang memeriksa ke adaan anita


" Selamat siang dokter"


" Bagaimana keadaan nya ?"


" Sudah tidak pusing dokter, jadi saya mau pulang " Ujar Anita.


setelah melakukan pemeriksaan dokter mengizinkan Anita pulang. Anita berniat ingin menemui Raesa, dan u meminta syaif untuk nya.


Di dalam perjalanan Anita terus terusan menangis, setelah dua puluh menit di dalam taxi akhirnya Anita sampai di depan rumah Syaif.


●●●●●●●●●●●●♡♡♡♡♡♡●●●●●●●●●●●●●


Di sisi lain Nanda sedang membuat janji dengan Azam. Jadi Nanda lebih memilih pulang bersama Kaila, sedang Nando langsung mengantar Rere.


Kaila mengantarkan Nanda kesebuah Cafe di mana Azam sudah menunggu di sana. Kaila langsung menjauh dari Cafe karena Kaila tidak ingin menganggu sahabat nya. Nanda masuk ke Cafe menemui Azam.


"Assalamualaikum kak"


" Walaikum salam " Jawab Azam


"Maaf ada apa Nanda meminta kakak kemari " Tanya azam penasaran.


" kaaf kak Nanda lancang ngajak kakak bertemu " Ujar Nanda sambil menunduk kan kepalanya, Azam semakin tidak mengerti maksud Nanda.


" apa yang membuat kamu memanggil ku" tanya Azam lagi


" Kak sekali lagi maaf , jangan marah ya kak, janji ya kak " Ujar Nanda memohon


" Oke kakak tidak akan marah, katakan lah " Ujar Azam meyakinkan Nanda


" Kak aku mencintaimu " Ujar Nanda sambil menunduk kan kepalanya, merasa malu dan takut. Azam terkejut mendengar pernyataan yang begitu berani.


" Nanda maaf kakak tidak bisa menerima cinta mu , kamu cantik, masih muda, dan juga masa depan mu masih panjang, kalau aku menerima cinta mu itu artinya kamu harus menikah dengan kamu, sedangkan kamu masih muda masih umur 17 tahun Nanda, bagi aku jika aku mencintai seseorang aku harus menikahi nya karena aku tidak mau berpacaran, karena itu di larang oleh agama " Jelas Azam yang membuat Nanda malu dengan penolakan Azam, Nanda merasa sakit hati. Tak terasa Nanda menangis karena malu .


" Nanda tolong jangan menangis, baik kalo kamu mencintai aku kamu harus mengikuti syarat ku , kamu harus berhijab, bersedia menjadi muslimah yang sesungguhnya, dan kamu harus di pesantren sekolah dan mengaji di sana, kalau kamu setuju setelah lulus sekolah nanti aku tunggu kamu di Cafe ini untuk melamar mu, Assallamualaikum "


Ujar Azam langsung pergi. Nanda merasa terkejut dengan syarat azam sampai lupa menjawab salam Azam.