KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 81


Ustad Malik melihat Raesa yang terlihat cemas.


" Ada apa Raesa? kenapa wajah kamu seperti ada masalah saja ? "


" Iya ustad, saya sedang banyak fikiran, saya bingung ustad entah apa yang harus saya lakukan dengan semua ini"


" Ceritakan, mungkin saya bisa bantu, dan bisa cari kan solusi nya "


" Ustad apa Sandy sering datang ke sini ? "


" Kenapa ? " Tanya ustad Malik sambil tersenyum


" Ustad seperti nya menyimpan sesuatu dari Raesa "


" Benar sekali, apa jika ustad bercerita kamu akan paham ? "


" Setidaknya saya mengetahui sesuatu ustad "


" Kamu ingin tahu tentang Sandy kan? " Tanya ustad Malik santai dan seakan menyimpan banyak jawaban tentang Sandy. Raesa mengangguk kan kepalanya


" Waktu itu saya sedang di masjid sore hari "


》》》》》》 cerita Sandy sebelumnya 《《《《《


" Assalamualaikum ustad "


" Waalaikum salam, mm sepertinya saya mengenal anda " Ujar ustad Malik


" Saya sandy ustad saudara Syaif "


" Oooh iya saya ingat sekarang, ada apa nak Sandy menemui saya"


"Ustad saya ingin belajar mengaji dan belajar agama lebih dalam lagi, tapi tolong jangan sampai ada yang tahu ustad malu "


" Dengan senang hati nak kalau mau belajar, mulai besok datang lah " Ujar ustad Malik


" Terimakasih ustad saya pulang dulu, assalamualaikum "


" Waalaikum salam "


Sandy pulang kerumah dan besoknya datang untuk belajar mengaji, hari demi hari Sandy belajar dengan cepat , baik belajar mengaji dan belajar membaca kitab.


Suatu hari Sandy datang ke masjid menemui ustad Malik dan Sandy menceritakan ke inginan nya untuk melamar Raesa


" Ada apa Sandy?"


" Ustad saya sebenarnya jatuh cinta pada Raesa "


" Terus kamu mau serius dengan Raesa?"


" Iya ustad, tapi apa Raesa mau ustad "


" Kamu tanyakan langsung kepada Raesa apa dia mau menjadi istri mu, atau kamu bertanya kepada Ibu Nafisah "


" Saya takut di tolak ustad "


" Tapi saya sungguh takut ustad "


" Takut itu hanya kepada allah, jadi kamu harus berani insyaallah kamu bisa "


" Saya istihoroh dulu ustad kalau baik saya akan mengatakan nanti pada Raesa, tapi kalau tidak saya ikhlas melepaskan Raesa ustad"


" Nah itu yang aku suka dari kamu "


"Terimakasih ustad "


" Sama sama "


Dan setia hari Sandy selalu di masjid sampai sampai sandy di beri jadwal untuk menjadi imam di masjid ketika magrib.


》》 lanjut ke raesa 《《


" Jadi dia di dukung ustad "


" Iya nak karena tidak ada salahnya dia ta'aruf pada mu, pernah kah nak Raesa di ganggu Sandy atau apa pun yang membuat nak Raesa tersinggung atas ucapan Sandy"


" Tidak pernah ustad dia sangat menghormati saya"


" Saya tidak memaksa nak Raesa menerima sandy, sekarang fikirkan lelaki baik yang belajar banyak hal hanya ingin menjadi suami yang bisa bertanggung jawab untuk istri nya kelak"


" Tapi saya tidak bisa melupakan masa Syaif ustad , saya sangat mencintai dia, saya takut jika saya menerima Sandy, saya tidak bisa menerima seutuhnya karena saya masih mencintai mas Syaif. saya takut berdosa ustad "


" Raesa jika Sandy jodoh mu insyaallah perasaan itu akan datang dengan sendirinya, dan jangan ragu jika Allah sudah berkehendak maka semua akan berubah"


" Saya butuh waktu ustad jadi saya ingin berfikir terlebih dahulu "


" Iya benar jangan tergesa gesa mengambil keputusan itu tidak baik juga "


" Terimakasih ustad saran dan masukan nya , Raesa mau pulang dulu "


" Iya Raesa sama sama"


" Mari ustad assalamualaikum "


" Waalaikum salam "


Raesa langsung pergi menuju ke mobil dan di sana di lihat zidan sedang bermain di dalam mobil nya.


" Maaf mbk Leni menunggu lama "


" Tidak apa apa mbk"


" Sekarang kita kerumah ibu ya "


" Iya mbk "


Mobil di jalankan Raesa membawa nya pelan sekali karena masih banyak memikirkan kan tentang Sandy . Tapi perasaan lebih tenang karena bertemu ustad malik.