
Genap satu pekan akhirnya Patriark keluarga Ying keluar dari latihan tertutup nya.
Kali ini sosok tersebut terlihat lebih gagah, dengan aura kehidupan yang memancar tegas dari raut wajah nya.
Penampakan sang Patriark kini terlihat beberapa tahun lebih muda, bahkan kini terlihat sebaya dengan putra putranya, usianya kini di panjang kan beberapa ratus tahun lagi, berkat tingkatan kultivasi nya yang meningkat.
Kekuatan yang meledak ledak merembes keluar dari tubuh nya, dan itu bisa dirasa oleh orang lain, meski sudah berusaha di tekannya.
Jelas Keluarga Ying sangat bergembira dengan itu, Patriark sudah pulih bahkan kini sudah menerobos ke ranah Kuasa Sejati, sebuah ranah yang tertinggi di benua tersebut.
Hanya ada beberapa kekuatan di benua ini yang memiliki seseorang anggota keluarga dengan kultivasi di ranah Kuasa Sejati, dan bisa di hitung jari.
Begitu sang Patriark keluar dan menuju aula Keluarga tersebut, sudah di tunggu oleh ratusan orang yang sudah berkumpul di sana.
Keturunan dari Patriark di mulai dari tuan Ying pertama sampai nyonya Ying ke dua puluh juga sudah hadir di sana, hanya dari keluarga cabang yang belum terlihat hadir karena belum mendengar berita sang Patriark sudah keluar dari latihan tertutup nya.
Patriark keluarga Ying tersenyum atas sambutan seluruh anggota keluarganya, rasa bangga terus terpancar dari sorot matanya.
"Selamat Ayah, atas kesembuhan dan keberhasilan terobosan yang telah di lakukan." Tuan Ying pertama menangkupkan kedua tangannya dengan penuh hormat, mengucapkan selamat kepada ayah yang juga Patriark keluarga tersebut.
"Ying Ji, tak usah banyak sungkan, berkat pimpinan mu selama aku lemah, keluarga kita bisa mengatasi semua masalah, kau memimpin keluarga ini dengan begitu baik." Patriark keluarga Ying menanggapi ucapan anak pertama nya.
Kemudian berturut turut semua anak anak Patriark mengucapkan selamat atas keberhasilan nya, adik adik Patriark dan keturunan nya yang tinggal di kota Teratai Salju juga mengucapkan selamat.
"Selamat atas keberhasilan tuan Patriark," para pejabat yang ada di wilayah tersebut juga turut hadir karena masih satu kota.
Mereka berbincang bincang sesaat di sana sebelum akhirnya bubar.
**
"Ying Xue Yu anakku, aku akan memberimu hadiah atas keberhasilan mu menemukan bunga salju tujuh jiwa, untuk kesembuhan ku."
"Terimalah," kata Patriark kepada tuan Ying Ke-delapan belas, di ruangan khusus nya.
Tuan Ying ke-delapan belas menerima sebuah cincin yang berisi harta benda yang tak ternilai jumlah nya, selain harta benda juga ada beberapa pusaka, artefak dan tanaman herbal yang langka.
"Terima kasih Ayah," sahut Ying Xue Yu dengan penuh hormat.
"Ini hadiah untuk seluruh anggota yang menyertai mu," Patriark kembali mengulurkan tangannya, memberikan beberapa cincin penyimpanan yang juga berisi harta benda dan koin penukar yang sangat banyak.
Ying Xue Yu kembali menerima dengan penuh rasa hormat.
"Bagaimana dengan anak yang katamu menemukan langsung bunga itu?, apakah sudah kau minta untuk datang menemui ku?."
"Anak itu sedang dalam perjalanan kemari Ayah, orang orang kita tengah menjemput nya di paviliun para tamu."
"Bagus, aku ingin mengucapkan terima kasihku secara langsung kepada nya."
Ying Xue Yu mengangguk setuju, memang demikian harus nya.
**
Yuang Fengying tengah merampungkan pembuatan sebuah pil untuk yang keberapa kalinya.
Kali ini dia melakukan semua proses tersebut dari awal hingga akhir sendiri, tanpa bantuan sang master sedikit pun.
Bluup...!
Terdengar ledakan kecil, dengan bau harum langsung menyeruak menyebar ke seluruh ruangan.
"Padat...!."
Yuang Fengying menghentakkan kedua tangan nya pada tungku yang melayang di udara itu untuk memadatkan pil pil di dalamnya.
Seerr... seerr...
Suara putaran benda padat di dalam tungku Alkemis terdengar nyaring menandakan bahwa pil pil sudah terbentuk sempurna di dalam nya.
"Hmm, harum baunya menandakan pil ini memiliki tingkatan ke-akurat-an yang sempurna." master Seribu Ketrampilan bergumam di sebelah Yuang Fengying.
Taang..!
Tutup tungku Alkemis terbuka, lalu harum semerbak menguar memenuhi ruangan dan muncullah pil pil dari tungku Alkemis tersebut.
Master Seribu Ketrampilan mengamati pil pil tersebut dengan seksama, matanya melebar tak percaya.
"Apa..!, ini pil kelas Dewa dan kelas Surga..!." teriaknya takjub.
Bukan perkara mudah bagi seorang Alkemis menciptakan pil dengan ke-akurat-an setinggi itu, ini bisa di katakan keberhasilan yang seratus persen.
Master Seribu Ketrampilan benar benar takjub dan tak percaya dengan keberhasilan yang di peroleh Yuang Fengying.
"Kau memang berbakat Fengying."
Guru dan murid itu masih tertawa senang dengan keberhasilan pembelajaran tentang alkimia, saat utusan dari keluarga Ying datang ke paviliun para tamu.
"Ada apa?." master Seribu Ketrampilan menyambut utusan tersebut.
"Tuan tuan di undang ke kediaman Patriark sekarang, khusus nya tuan muda Yuang Fengying."
Yuang Fengying terkejut begitu juga dengan master Seribu Ketrampilan, meski begitu keduanya berjanji akan datang, "Baik, kami akan segera kesana."
**
Patriark keluarga Ying sudah duduk di sebuah ruangan di hunian pribadi nya.
Di sana hanya ada Ying pertama dan Ying ke-delapan belas.
Yuang Fengying dan Master Seribu Ketrampilan sudah duduk di tempat yang disediakan.
"Aku ingin mengucapkan terima kasihku kepadamu Fei Hung dan khusus nya kau saudara kecil." kata Patriark dengan penuh wibawa nya.
"Berkat kalian berdua, keluarga ini khusus nya aku pribadi bisa menjadi kuat kembali."
"Terimalah hadiah ku ini." kata Patriark sambil menyerahkan dua buah artefak penyimpanan.
Yuang Fengying terpana, melihat apa yang di berikan oleh Patriark keluarga Ying, itu bukan benda penyimpanan biasa, kekuatan nya melebihi cincin penyimpanan biasa, bahkan ruang di dalam nya sangat luas dan harganya pasti mahal sekali.
"Terima kasih Patriark atas hadiah yang di berikan," kata Yuang Fengying sambil menerima gelang yang biasa di pakai di lengan.
Gelang penyimpanan itu memiliki kapasitas ruang hingga ratusan meter persegi luasnya, bahkan mampu menyimpan apapun di dalamnya.
Di dalam gelang penyimpanan tersebut juga sudah ada banyak harta benda dan barang berharga lainnya.
"Kalian jangan sungkan, keluarga Ying akan menjadi tempat singgah bagi kalian." Patriark keluarga Ying tersenyum tulus sambil berkata.
"Benar nak, bahkan aku juga akan menepati janji ku," kata Ying Xue Yu menyela perkataan Patriark.
"Janji?," semua terlihat terkejut dengan perkataan Ying Xue Yu.
"Aku memiliki dua janji kepada Yuang Fengying untuk memberikan hadiah."
Semua mengangguk mendengar perkataan Ying Xue Yu, termasuk Yuang Fengying yang juga baru mengingat akan hal itu.
"Maukah kau menjadi anak angkat ku?." kata Ying Xue Yu menatap Yuang Fengying.
Patriark mengangguk saat Yuang Fengying yang masih bingung menatap ke arah nya, seakan Patriark keluarga Ying itu menyetujui akan hal itu.
Keluarga Ying adalah salah satu dari tiga keluarga terkuat dan terhebat di benua itu, bahkan jangkauan kekuasaan mereka melebihi kerajaan karena mereka memiliki usaha di seluruh wilayah hampir semua kerajaan, siapa yang tak mau menjadi anggota keluarga seperti ini?
"Bagaimana nak? mau kan?."
Yuang Fengying mengangguk lalu bersujud di depan ayah angkat nya.
_________
Jangan lupa dukungannya...