
Yuang Fengying juga sudah ikut bertarung, bersama sama seluruh penumpang yang tersisa, yang berada di dalam armada udara Keluarga Ying.
Anak yang masih terlihat sangat muda tersebut, awalnya tak dianggap sebagai sosok yang berbahaya, aliansi Perompak itu tak pernah menduga anak tersebut akan mampu memberikan perlawanan, namun dugaan anggota aliansi Perompak itu salah besar, jika menganggap anak tersebut tak memiliki kekuatan tempur yang hebat.
Jumlah lawan yang hampir tiga kali lipat banyaknya dari jumlah orang yang ada di sana, awal nya cukup percaya diri akan dengan mudah mengalahkan sisa orang orang yang ada di armada udara tersebut.
Rata rata kemampuan para perompak tersebut berada di ranah Awal Tinggi, meski masih banyak juga yang berada di ranah Menengah, mereka percaya akan mampu mengalahkan lawan dengan mudah.
Siuu..siuu...
SRAAAAKK..
Yuang Fengying kembali menebaskan tangannya, satu orang lawan di depannya langsung terbelah badannya, begitu sebuah kilatan sinar serangan berwarna putih melesat.
Darah berceceran dimana mana, baru kali ini anak tersebut begitu terlihat kejam menyerang manusia, namun tak terlihat sedikit pun sorot ketakutan dan kengerian di matanya.
Kekuatan unsur elemen logam yang di aktifkan nya berpadu dengan unsur elemen lainnya, membuat Kekuatan serangan nya semakin menakut kan.
"Apa..!, bocah di sana mampu membunuh anggota kita..!."
"Keparaat..!, dasar berandalan kecil..!."
Orang orang aliansi Perompak Elang Perak Petir dan Anak buah Hue San meraung marah melihat pemandangan tersebut.
Kini aliansi perusuh itu makin ganas menyerang dan merangsek, namun Yuang Fengying juga makin cepat bergerak membalas dengan kilatan serangan berunsur elemen logam-petir, pesawat itu terlihat berkedip kedip jika di lihat dari kejauhan, akibat serangan unsur elemen logam-petir yang meledak ledak dari perlawanan Yuang Fengying.
*
Ying Xue Yu hanya bisa mendengus kesal, karena saat ini dia juga tengah bertarung dengan Hue San salah satu pilar dari Tujuh Pilar Paviliun Lotus Hitam, dirinya yang menghawatirkan keluarga Ying yang ada di armada udara tak bisa melakukan apapun.
Matanya hanya sesekali melirik ke arah pesawat armada udara Keluarga Ying yang terlihat berkali kali berkedip.
Alam kembali berderak saat dua tokoh hebat itu meraung mengedarkan kekuatan unsur elemen miliknya.
Api yang meloncat loncat dengan kilatan petir terlihat sesekali menyerang ke arah Ying Xue Yu, namun pemilik unsur elemen Air-Es itu selalu bisa menepis semua serangan lawanya tersebut.
"Terjangan Badai Api Petir..!." kembali Hue San meraung, alam makin membara, tangannya di lemparkan ke depan, lalu tercipta lah sebuah gambaran tangan raksasa kemerahan dengan kilatan petir menyambar ke arah Ying Xue Yu.
Kecepatan serangan itu sungguh menakutkan, jika lawannya lemah pasti akan mudah terbakar dengan serangan tersebut.
Ying Xue Yu memutar kedua tangannya, dari atas kepala nya tiba-tiba tercipta pusaran air yang makin ke ujung makin memadat, membentuk tameng melindungi badan tuan Ying ke Delapan Belas itu.
Krataaak....
BAAMM..!
Suara retakan terdengar mengiris udara, begitu dua kekuatan itu kembali beradu.
"Uugh..!." terdengar jeritan tertahan dari dua sosok tersebut.
Nampaknya kedua tokoh hebat tersebut sama sama terluka, akibat benturan itu mereka terdorong beberapa ratus meter kebelakang dengan ujung bibir mengeluarkan darah.
"Benar benar kekuatan yang seimbang, tuan Ying Xue Yu dan tuan Hue San adalah tokoh hebat."
Pertarungan yang sangat mengerikan dengan guncangan kekuatan yang menyapu sekitarnya.
Entah apa yang mendasari salah satu pilar dari Tujuh Pilar Paviliun Lotus Hitam mau menyergap keluarga Ying, padahal dirinya bukanlah perompak seperti kelompok Elang Perak Petir.
"Seperti puluhan tahun lalu, kita masih seimbang .." Hue San mendesah pelan.
"Ya..benar, meski kekuatan Api dan Petir mu mengalami peningkatan tapi kekuatan Air-Es ku juga tak kalah dari jurus mu."
Tanpa menunggu persetujuan lawannya Hue San berbalik dan berniat meninggalkan tempat tersebut, sedangkan Ying Xue Yu juga tak mencegah nya.
Karena sesungguhnya mereka berdua tengah terluka dalam, akibat dari pertarungan keduanya.
*
Pria botak pemimpin perompak Elang Perak Petir, kini pucat wajahnya, matanya jelalatan mengitari sekitar nya, seperti sedang meneliti keadaan.
Begitu Hue San mundur meninggalkan area pertarungan, anak buah dari salah satu dari Tujuh Pilar Paviliun Lotus Hitam seperti di komando secara pelan pelan meninggalkan lokasi tersebut.
"Setan tua keparat..!, orang tua itu tanpa memberi isyarat pergi begitu saja..!." Pria botak pemimpin perompak hanya bisa mengeluh dengan wajah muram, namun tak mampu melakukan apapun.
Ying Lan yang mengetahui lawannya gelisah, kini tersenyum mencibir, "Kongsi mu sudah melarikan diri, apakah kau akan melakukan hal yang sama?."
Pria botak pemimpin perompak wajahnya makin jelek, niat 'Kabur' yang ada dihatinya seperti nya sudah terbaca lawan.
"Cuuih..!, aku dan pasukan ku masih sanggup melawan mu..!," meski hatinya gemetaran, namun pemimpin Perompak Elang Perak Petir tak ingin menampakkan reaksi tersebut, dia menutup dengan bualan kata katanya.
"Benarkah..?."
Ying Lan menggerakkan tangannya, gelombang angin dingin terdengar menderu dan berputar sangat kencang.
Badai yang berunsur elemen angin dan Air-Es itu mampu merobek dan mengiris iris kulit saat melesat kearah pria botak.
"Petir pemusnah..!."
Ledakan kilatan petir menerjang kearah gumpalan gulungan angin dingin itu.
BAAMM...
Ledakan terjadi saat kedua serangan itu bertubrukan, membuat pria botak terlempar beberapa meter, sedangkan Ying Lan terdorong beberapa langkah.
Begitu terlempar jauh, pria botak itu memanfaatkan hal itu untuk melempar semacam 'bom asap melarikan diri'.
Boom...!!
Asap menyebar lalu menutupi tubuhnya, membungkusnya seperti menarik dan melempar ke wilayah yang jauh.
'Bom asap melarikan diri' adalah sebuah senjata jenis lempar yang di buat oleh ahli mekanik yang memiliki keahlian pada ruang dan dimensi, meski bukan senjata pemusnah hanya senjata pendukung namun benda tersebut juga banyak peminatnya, harga nya juga sangat mahal, satu buahnya bisa mencapai ratusan koin emas harga nya.
*
Di dalam pesawat armada udara Keluarga Ying, para anggota aliansi sudah banyak berkurang, master Seribu Ketrampilan sudah mengeluarkan dua manusia robotik, pasukan tambahan itu ikut menghancurkan anggota aliansi yang sedang terfokus menyerang Yuang Fengying.
Sosok Yuang Fengying menjadi incaran karena anak tersebut terlihat paling banyak mematikan lawan, sehingga orang orang aliansi yang kuat mencoba untuk menghentikan nya.
Namun sebelum itu kesampaian dua manusia robotik muncul dan membantu rombongan keluarga Ying mengobrak abrik aliansi Perompak tersebut.
"Gawat..!."
Wajah wajah aliansi Perompak langsung pucat, apalagi saat melihat kondisi di luar armada udara, pasukan aliansi sudah tercerai berai.
"Kabuuur...!!."
Tanpa di komando orang orang yang masih tersisa berloncatan melarikan diri, meski sebagian berhasil di hadang namun tetap ada yang lolos.
__________
Jangan lupa dukungannya