
Yuang Fengying meraba dadanya ada sedikit terasa sesak dengan jejas terlihat di sana, bagaimana pun kultivasi nya jauh di bawah pria dari benua lain.
Jika orang lain yang mengalami pertarungan itu, pasti sudah hancur lebur badannya semenjak benturan yang pertama tadi.
Pria dari benua lain makin menapakkan ekspresi serius, dalam benturan serangan tadi dia mampu membaca jika kekuatan lawan hanya sedikit di bawahnya, padahal tingkatan kultivasi lawannya jauh di bawahnya.
"Apa yang terjadi?, mengapa berandalan ini begitu kuat?." pria dari benua lain sedikit mendesah, namun sesaat kemudian dia mulai merasakan sesuatu dan sedikit tersenyum.
Saat ini dua gerakan terasa mendekat kearah pertarungan keduanya, dengan Indra spiritual nya pria dari benua lain mampu mengetahui jika yang datang adalah Iblis Ungu dan pria kepala plontos, yang sudah kembali pulih.
"Ha..ha... kali ini kau akan tamat." pria itu tertawa sambil menatap Yuang Fengying seakan sudah menjadi seonggok daging.
Yuang Fengying tercekat, bukan hanya pria tersebut yang mampu mendeteksi dalam jarak begitu jauh, dirinya pun mampu untuk melakukan itu, hingga kini remaja itu mulai menyadari bahwa bahaya lain telah datang.
"Aku harus bertindak cepat, jika dua bantuan itu datang pasti aku tak akan mampu lolos lagi."
Pria dari dunia lain tersenyum penuh kemenangan, merasa lawannya pasti akan mati, atau setidaknya pasti bisa dikalahkan dengan datangnya bantuan.
**
Iblis Ungu dan pria tinggi besar dengan kepala plontos melesat ke arah pusat ledakan.
"Mereka di sana..!." iblis Ungu menunjuk ke sebuah arah.
Pria tinggi besar dengan kepala plontos mengangguk, namun kini dirinya sudah tak seantusias tadi karena sedikit jerih setelah tadi di hajar Yuang Fengying.
Namun dengan adanya dua rekannya, niat untuk membalas juga tersirat dalam hatinya.
"Persiapan kan dirimu, jangan lagi hilang konsentrasi mu.." iblis ungu memperingatkan pria botak itu.
"Ya.. kali ini aku akan berhati hati, berandalan ini sangat licik." pria botak mendengus dengan kesal dan sedikit malu tentunya.
Kedua sosok anggota Aliansi Penyerang itu melesat ke arah pertarungan Yuang Fengying yang tengah melawan pria dari benua lain.
**
Alam jiwa Yuang Fengying langsung bergetar, kolam tenaga sejati yang ada di tengah tengah bilik dan mengaliri semua bilik unsur elemen terlihat beriak serta bergetar hebat dan mengalirkan hampir semua cadangan tenaga sejati nya.
Pohon suci yang ada di alam itu juga mulai berpendar seakan ikut mengalirkan kekuatan yang dimiliki nya.
Demikian pula dengan bola Cahaya Pagoda Dewa, bulatan cahaya dengan gambaran pagoda di dalam nya sudah makin kuat bersinar, memancarkan cahayanya menerangi alam jiwa tersebut, membuat bola kristal pelangi makin kuat cahayanya dan di pancarkan ke arah bilik bilik unsur elemen yang di miliki Yuang Fengying.
"Jangan omong kosong, ayo kita bertarung lagi." Yuang Fengying sudah terbakar amarahnya, nyatanya lawannya memang berniat untuk mengambil nyawanya serta semua yang di miliki nya termasuk juga menguasai benua Tanah Tengah.
Aura yang terpancar dari Yuang Fengying kini langsung melonjak tajam, tak kalah dari pria dari benua lain, padahal jelas jelas kultivasi keduanya berbeda jauh. Satu di tingkatan ranah Bumi sejati awal dan satunya berada di ranah Kuasa Sejati pertengahan.
"Apa yang terjadi?, mengapa aura-nya meningkat sedemikian kuat? apa tadi bocah ini menyembunyikan kekuatan nya?." Pria dari benua lain sungguh terkejut dengan kenyataan itu.
Tanpa berkata lagi Yuang Fengying langsung melesat dengan kecepatan kilat menyerang ke arah pria dari benua lain.
"Menebas Angin Menghadang Badai - Kehancuran Semesta..!."
Sebuah gelombang serangan yang berisi gabungan aura kekuatan dari berbagai unsur elemen terpancar dan melesat menyasar pria dari benua lain.
Kekuatan yang lebih kuat dan dahsyat di banding serangan serangan yang tadi sudah di lepaskan.
WEEENG..
Pria dari benua lain sedikit gelisah, menyaksikan kuat nya serangan tersebut, entah mengapa selama di benua Tanah Tengah baru kali ini dia merasakan tekanan serangan sedemikian kuat.
Lelaki dari benua lain itu langsung menggetarkan tangannya, kembali mengaktifkan unsur elemen kekuatan nya.
Gelombang angin dengan kekuatan api, mulai berkobar kembali mengelilingi tubuh pria dari benua lain itu.
Kekuatan gelombang yang menakutkan itu melonjak tajam, berputar dengan kekuatan angin yang mampu mengiris kulit dan kekuatan api yang mampu membakar apapun.
"Hancurkan...!."
Dua tangan pria dari benua lain dengan cepat di tangkupkan dengan di arahkan kedepan, menyongsong lesatan gelombang serangan yang di lepaskan oleh Yuang Fengying.
WOOOONGGG....
Gelombang kekuatan yang di ciptakan pria dari benua lain itu menerjang ke depan, menyongsong serangan lawannya.
BOOOMM..
Dua kekuatan mengerikan kembali bertemu dan menciptakan ledakan.
Ledakan yang sangat dahsyat, mengguncang semesta dan membuat alam bergetar, langit berderak dengan bumi bergolak ketika dua hantaman itu bertubrukan, hempasan gelombang kekuatan itu menyapu apapun sejauh beberapa kilometer.
Pria dari benua lain terlempar beberapa ratus meter, benturan hantaman tadi membuat pria itu kini sedikit terluka, pun demikian dengan Yuang Fengying.
"Ough..!, gila kekuatan bocah ini benar benar menakutkan." pria itu tercekat.
Yuang Fengying meringis kesakitan, tangan nya kembali meraba dadanya, rasanya dadanya sedikit remuk.
Dengan cepat remaja tersebut mengeluarkan bunga salju tujuh jiwa yang di ciptakan bersama pohon suci, lalu dengan cepat pula menelan dan memproses nya untuk mengembalikan kekuatan nya.
Dua kekuatan yang melesat ke arah pertarungan itu makin mendekat, beruntung ledakan keras tadi sedikit melempar Iblis Ungu dan pria botak menjadi sedikit mundur kembali.
"Apa yang terjadi?, mengapa ada ledakan sebegitu kuatnya?."
"Apakah ada yang membantu berandalan kecil itu?."
Dua orang itu terheran heran dengan penyebab timbulnya ledakan, menurut perkiraan mereka berdua mungkin ada pihak lain yang ikut campur dalam pertarungan rekanya dengan bocah tersebut.
"Bahaya..!, bala bantuan pria itu semakin mendekat." Sungguh Yuang Fengying belum mampu untuk melawan tiga orang itu saat ini, dalam waktu bersamaan.
Pria dari dunia lain mulai tersenyum melihat lawannya kini terlihat panik.
Meski tadi pria itu sempat gemetaran juga setelah berbenturan serangan dengan Yuang Fengying.
"Ha..ha..ha.. bantuan ku sudah tiba, kau tak akan bisa melarikan diri lagi.." pria itu tertawa senang begitu bayangan dua orang itu mendekat ke arah mereka.
Benar saja, tak butuh waktu lama, dua sosok sudah tiba di tempat itu layaknya hantu saking cepat nya gerakan keduanya.
"Apa yang terjadi..?," Iblis Ungu terlihat penasaran dengan ledakan yang tadi terjadi.
Pria dari benua lain menggeleng, "Nanti aku akan bercerita, tapi yang lebih penting dari itu, tangkap bocah berandalan itu terlebih dahulu."
Iblis Ungu dan pria tinggi besar dengan kepala plontos mengangguk. "Baik.., ayo.. kita tangkap berandalan ini."
_____________
Jangan lupa dukungannya