Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
112. Topeng Perak Raja Setan dan Zirah Bayangan Malam.


Semua masih terlihat berjuang untuk mendapatkan harta Karun, tanpa mengurusi orang lain.


Pandangan dan perhatian semua orang hanya tertuju ke arah altar dan pertarungan untuk menuju altar, mereka tak memperdulikan yang lainnya.


Yuang Fengying sudah mengeluarkan baju Zirah Bayangan Malam dan topeng Perak Raja Setan, dua benda yang di dapatkan dari pelelangan.


"Hm, meski topeng ini mungkin tak memiliki kekuatan khusus, setidaknya aku bisa menutupi wajah asliku."


Masih menatap dua benda yang ada di tangannya tersebut.


Tiba tiba....


Dua benda itu bergetar, membuat Yuang Fengying sedikit terkejut, dua benda yang sudah sedikit rusak menurut pelelangan itu, seperti memiliki keselarasan dengan Yuang Fengying.


Benda yang di pelelangan dianggap tak memiliki harga dan manfaat itu seperti memiliki koneksi dengan jiwa Yuang Fengying.


"Apa..!, apa ini juga barang berharga?." Dengan cepat Yuang Fengying memakai kedua benda itu setelah merasakan getaran tersebut.


JREEENG...


Setelah kedua benda itu menempel di tubuh Yuang Fengying, terasa keselarasan yang hakiki.


Rasanya benda benda itu seperti menempel ke tubuhnya, dan terasa sangat nyaman, tak menganggu dan seperti tak memakai apapun.


Baju Zirah Bayangan Malam langsung memudar, meresap melekat melewati pakaian Yuang Fengying menempel ke kulit anak tersebut, zirah itu juga seperti mengalirkan kekuatan memasuki tubuhnya.


Sungguh saat ini tenaga nya terasa berlimpah ruah, dengan lonjakan lonjakan kekuatan.


Bahkan saat topeng Perak Raja Setan di kenakan di wajahnya, topeng itu seperti sebuah kulit ari yang langsung menempel dan menutupi wajah Yuang Fengying.


"Apa yang terjadi?."


Yuang Fengying masih terpana, terkejut dan meraba wajahnya, merasa sangat aneh karena seperti tak memakai topeng apapun, padahal topeng tadi sudah di kenakan nya.


"Sial..!, apa yang terjadi dengan topeng itu?." umpat Yuang Fengying dengan sedikit kesal, seperti nya topeng itu menghilang begitu saja setelah menempel di wajah anak tersebut.


"Padahal aku ingin menyamar menjadi orang tua," Yuang Fengying bergumam kecil dengan kesal.


JREEENG..


Tiba tiba alam terdistorsi, apa yang di pikirkan Yuang Fengying kini terjadi dengan tubuhnya, perlahan lahan seluruh badan anak itu seperti berubah, rasanya bukan hanya wajahnya tapi juga seluruh tubuh nya menjadi keriput selayaknya kakek kakek.


"Hah...!!?."


Yuang Fengying langsung panik seketika, "Apa yang terjadi dengan tubuhku? mengapa bisa begini."


"Apa ini halusinasi ku saja, atau aku memang berubah menjadi sosok tua?." terlihat Yuang Fengying makin ketakutan, bahkan anak itu mundur dua langkah.


"Aku tak ingin seperti ini, aku ingin kembali ke wujud asliku.."


JREEENG..


Sosok Yuang Fengying kembali berubah menjadi seperti semula.


Anak itu mengangguk angguk, "Ooh jadi begitu cara kerja nya," sebuah senyum terpancar dari wajah Yuang Fengying.


Hanya dengan memikirkan nya maka dia bisa berubah wujud nya.


"Benda pusaka yang luar biasa." Senyum terpancar di wajah Yuang Fengying.


Di aula masih terjadi beberapa pertarungan untuk memperoleh kesempatan maju ke altar.


Yuang Fengying kini sudah merubah wujudnya menjadi sosok tua, kemudian maju ke depan kerumunan orang orang dan berniat menghampiri wanita muda yang sedang mencari tantangan.


Wanita itu salah satu tetua yang berasal dari salah satu perguruan bela diri hebat di negeri itu, perguruan Cakar Iblis.


"Ayo siapa lagi yang mau maju, jika tak ada yang melawan ku maka aku yang akan maju ke altar tanpa bertarung." seru wanita itu dengan arogan.


Yuang Fengying yang dalam perwujudan sosok tua maju.


"Perkenalkan nama mu pak tua..!." kata wanita cantik itu tak ada sopan sopannya.


"Apakah perlu?, aku rasa hanya perlu bertarung dan yang menang akan menuju ke altar." balas Yuang Fengying, anak itu mulai jengah dengan wanita yang ada di depannya, kultivasinya berada di ranah Bumi Jiwa menengah dengan Kuasa atas unsur logam.


"Tua Bangka sialan..!, aku berkata demikian karena siapa tahu kau akan terbunuh disini, dan ada yang mencari mu..!."


Yuang Fengying yang dalam perwujudan sosok tua hanya terdiam.


"Ayo kita mulai saja, jangan banyak membuang waktu." tantang Yuang Fengying.


"Baiklah rasakan serangan ku..!." Wanita cantik itu menyerbu ke depan dengan tangan membentuk sebuah cakaran.


Weeeng...


Gelombang energi langsung bergolak, apalagi saat sebuah gambaran Cakar raksasa muncul dari balik punggung wanita itu.


"Cakar Iblis mencabik mangsa..!."


Perwujudan Cakar raksasa dari logam terlihat sangat menakutkan, melesat kedepan menyasar badan Yuang Fengying yang kini berwujud pria tua.


Yuang Fengying hanya berdiri, matanya yang jernih menatap ke arah Cakar raksasa tersebut.


"Aku merasa tenaga ku meluap luap, akan ku coba menghentikan serangan wanita ini dengan kekuatan fisikku."


Sambaran cakar makin mendekat, namun terlihat jika pria tua itu hanya terdiam.


"Huh, meremehkan kekuatan cakar ku?, sudah gila apa orang ini.?."


Wanita cantik itu sejenak terkesiap, heran dengan lawan yang hanya berdiri kaku.


Bahkan orang orang yang masih menonton juga keheranan, serangan cakar sungguh kuat, jika mengenai tubuh seseorang pasti akan terluka.


BLAAAR...


Cakar ciptaan wanita itu menerjang Yuang Fengying, dan terdengar dentuman sangat keras saat menabrak nya, hingga memekakkan telinga.


"Apa...!!." wanita itu kaget, serangan nya serasa mengenai benda sangat keras, setelah itu serasa ada kekuatan yang berbalik untuk menghantamnya.


Wanita cantik itu berloncatan menghindari kekuatan serangan balik tersebut.


"Nampak nya aku terlalu meremehkan mu pak tua.." senyum kecut terlihat di wajah cantik itu.


Kembali wanita itu mengerahkan seluruh kekuatannya, kali ini dia tak akan menahan lagi seranganya.


"Cakar iblis Kegelapan..!." teriak wanita itu, kembali mengayunkan tangannya.


Yuang Fengying kembali diam, namun melihat serangan lawan terlihat membabi buta dengan luapan kekuatan yang mampu menghancurkan alam, maka dia mengangkat tangannya, menciptakan sebuah penghalang di depannya.


BOOM...!


Cakar berbenturan dengan perisai, menciptakan ledakan yang lebih kuat dan melempar wanita itu hingga beberapa ratusan meter.


"Hah??, orang tua itu mampu mengalahkan nona Angsa perak hanya dalam dua jurus?."


Kekuatan Yuang Fengying memang meningkat pesat saat ini, meski kultivasi nya berada di ranah Bumi Dasar Menengah namun sesungguhnya kekuatan anak itu sebanding dengan ranah Bumi sejati, apalagi kini setelah memiliki baju zirah kegelapan malam, dia makin kuat dengan aliran tenaga yang kian melonjak.


"He.he..., akhirnya aku bisa ke altar," sahutnya sambil melesat kearah altar itu.


Semua orang masih terpana dengan pertarungan itu, jelas jelas wanita cantik itu terlihat terkuat, namun menghadapi sosok tua langsung kalah.


"Sosok tua yang sangat kuat."


"Ya, mungkin dia salah satu tetua perguruan tertentu."


_________


Jangan lupa dukungannya...