Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
41. Naik Level


"Ha..ha..ha.." Yuang Fengying tertawa pelan, merasa seperti mendapat sebongkah berlian.


Kini semua yang di khawatir kan serasa menguap begitu saja dengan adanya Ruang Pengujian, jika selama ini dia merasa kesulitan saat ingin berlatih dengan unsur elemen lain yang di miliki, kini rasa itu tidak lagi, dengan adanya arena pertarungan untuk para 'Sukarelawan' membuat nya bisa mengeluarkan semua yang di miliki.


Hanya orang orang tertentu yang berada di sana, yang mungkin bisa mengetahui identitas diri nya yang sesungguhnya, itupun kemungkinan nya sangat sedikit karena semua terlihat acuh tak acuh saja, tak memperdulikan seorang 'Sukarelawan'.


Yuang Fengying berencana akan mengeluarkan semua kemampuan unsur elemen nya saat menjadi 'sukarelawan' nanti, untuk melatih dan meningkatkan nya.


Apalagi jika melihat imbalan yang mampu di dapatkan nya saat menjadi 'Sukarelawan' membuat senyum nya makin melebar.


"Aku harus mengumpulkan koin penukar sebanyak mungkin, untuk membeli artefak penyimpanan."


Selama ini Yuang Fengying memang tak memiliki artefak seperti itu, baik itu cincin penyimpanan, gelang penyimpanan atau kantong penyimpanan binatang piaraan.


Sebenarnya ruang penyimpanan bisa di ciptakan kan tanpa harus memiliki artefak seperti itu, tapi itu bisa dilakukan oleh kultivator yang sudah berada di tingkatan Awal Tinggi level akhir atau ranah Bumi, baik Bumi Dasar atau di atasnya, itupun sangat terbatas ukuran ruangnya, makanya kebanyakan orang tetap ingin memiliki artefak penyimpanan.


Jika orang lain, menjadi seorang sukarelawan adalah pekerjaan yang berat bahkan mengancam jiwa dan bisa bisa tubuh nya hancur, namun tidak demikian dengan anak 8-9 tahun tersebut.


Kekuatan 'tubuh Penguasa' yang di miliki nya saat ini, bahkan bisa untuk melawan seorang kultivator di ranah Bumi hanya dengan kekuatan fisik nya saja, makanya Yuang Fengying tak terlalu menghawatirkan hal itu.


Bahkan jika seluruh orang di perguruan Bukit Bayangan tahu jika anak sekecil Yuang Fengying memiliki tubuh 'Manusia Penguasa' dan tahu akan kebenaran ini, semua bisa muntah dan batuk darah.


Yuang Fengying kembali di kediaman nya, sebagai murid utama dia memiliki hak atas hunian yang di sediakan perguruan.


Master Xingguang yang dahulu pernah berjanji mengangkat anak anak dari perwakilan perguruan Tameng Jiwa, hingga kini masih menjalani misi keluar perguruan, dan sampai sekarang orang tua itu belum kembali ke kediaman nya.


Di kamarnya yang hanya berukuran tiga kali tiga itu Yuang Fengying sudah tenggelam dalam meditasi nya.


**


Hari berganti dan waktu berlalu, mungkin sudah ada dua pekan.


Selama hari hari tersebut kegiatan Yuang Fengying hanya diisi dengan latih tanding sebagai sukarelawan di siang hari, dan meditasi untuk meningkatkan kultivasi nya pada malam hari nya.


Di Palung Jiwa-nya Yuang Fengying bisa merasakan jika kultivasi nya mengalami peningkatan, saat ini kultivasi nya sudah berada di ranah 'Dasar 4', kekuatan fisik nya berada di tingkat 'Tubuh Manusia Penguasa', kuasa elemen logam nya di tingkat 'Pengendali' di level puncak, namun unsur elemen yang lain hanya di tingkat 'Pengendali' awal dan pertengahan.


Sebuah titik cahaya di kedalaman relung jiwanya kini sudah membesar sebesar kacang, menyinari ruang ruang yang ada di sana. Dari sekian ruang nampak ruang unsur elemen logam tampak paling bercahaya disusul oleh ruang unsur elemen petir.


Kuasa atas jurusnya juga mengalami peningkatan, untuk jurus atau seni 'Tebasan Awan' karena hanya jurus/seni tingkat rendah dari perguruan kecil Tameng Jiwa, dia sudah menguasai hingga puncak kuasanya, sedangkan seni penguatan raga 'Seribu Jiwa Seribu Raga' kini sudah tenggelam oleh kekuatan dari kristal inti perak yang membuat fisik nya seperti sekarang.


Untuk jurus kuno 'Menebas Angin Menghadang Badai' sudah meningkat di langkah selanjutnya yaitu fokus nya bukan lagi di gerak langkah atau pertahanan tapi sudah di tingkat penyerangan, hanya sayang Yuang Fengying belum bisa mempraktekkan serangan tersebut karena tak adanya kesempatan untuk itu.


"Aku harus ke Ruang Pengujian, kali ini akan ku pilih lawan yang lebih kuat, agar koin penukar yang ku dapatkan semakin banyak.''


Yuang Fengying sudah mengambil keputusan, kini di kantung nya sudah ada dua puluh lima koin emas, hanya butuh lima koin emas penukar lagi untuk bisa mendapatkan cincin penyimpanan seluas keping poin kontribusi yang dahulu di pakai dalam ujian masuk murid utama, yakni ukuran 3 x 3.


Pada saat ini, Yuang Fengying sudah berada di bagian pendaftaran ruang pengujian.


Saat ini Yuang Fengying sudah memakai pakaian tertutup tak lupa juga topengnya.


Dia ingin agar identitas nya benar benar tak di ketahui.


"Sukarelawan tingkat tiga..!," kata Yuang Fengying dengan membuat suaranya lebih besar lagi.


Penjaga memberikan nomor yang di tempel kan, nomor tersebut berwarna merah, artinya itu adalah tingkatan yang lebih tinggi di banding warna kuning atau hijau.


Di atas arena sudah berdiri sosok yang terlihat sangat arogan.


"Huh..!," dengus sosok yang berdiri di atas arena.


Sosok tersebut mengulurkan tangannya, melambai lambaikan nya seperti berkata "Ayo maju, aku ingin menghajar mu."


Yuang Fengying meloncat ke arah panggung arena, menghampiri sosok yang berdiri di sana.


Dengan sopan Yuang Fengying menangkupkan tangannya lalu membungkuk.


Namun sang lawan malah mengangkat tangan dan menunjukkan jari tengahnya.


Tak hanya sampai di situ, lawan Yuang Fengying langsung melesat melepaskan tendangan ke arah kepala anak tersebut.


Wuuuss...


Tendangan yang berhawa panas api itu menebas kepala Yuang Fengying, meski hanya tendangan jarak jauh namun hawa panas yang di hasilkan sangat lah berbahaya.


Yuang Fengying tersenyum dari balik topeng nya, dia mengaktifkan unsur elemen air yang di miliki nya, mendinginkan suhu di ruang tersebut sambil menepis serangan tersebut.


Plaaakk...


Angin serangan itu langsung terhempas musnah, tertepis tangkisan Yuang Fengying.


Sosok lawan Yuang Fengying melenting ke belakang, menatap tajam lawan Sukarelawan latih tanding nya.


"Huuu...!."


Kembali sosok itu melempar tangannya ke depan, melepaskan serangan bola bola api yang langsung melesat menghujam ke arah Yuang Fengying.


Blaaar... Blaaar....


Yuang Fengying membuat benteng air yang ada di alam bebas, saat ini Kuasa unsur elemen air Yuang Fengying belumlah sekuat unsur elemen Logam atau petir, namun benteng transparan itu sudah mampu meredam bola bola api yang berniat menjilat tubuhnya.


Ceeess... Ceeess....


Bola bola api langsung luruh menghantam lapisan dinding air transparan.


Lawan Yuang Fengying terlihat makin marah, itu bisa di ketahui saat dia menggeram kesal.


Berturut-turut lawan Yuang Fengying menyerbu, menyerang seperti melampiaskan kemarahannya.


Namun lagi lagi semua serangan tersebut mampu di redam, ditangkis atau pun di hindari oleh Yuang Fengying dengan mudah.


Dengan nafas tersengal lawan Yuang Fengying kembali menghantam kan pukulan nya.


DUAAARR...!


Yuang Fengying kembali membuat lapisan air, namun kali ini suhu air tersebut lebih di dingin kan lagi, hampir mendekati suhu es, meski hal itu akan menguras tenaga dalam nya.


___________


Jangan lupa dukungannya....