Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
116. Tungku Alkemis (Penj. Alam Jiwa)


"Apa benar itu tungku Alkemis?, mengapa bentuk nya berbeda dengan yang lain?, lebih besar dan sedikit aneh?."


Kini Yuang Fengying berjalan menghampiri benda tersebut, rasa penasarannya memaksa diri nya mendekat.


Begitu dekat Yuang Fengying merasa ada keterikatan dan ketertarikan dengan benda artefak tersebut.


"Apakah aku harus mengambil tungku Alkemis ini?, sebenarnya aku menginginkan sebuah senjata nyata."


Ya, selama ini Yuang Fengying belum memiliki senjata dalam keseharian nya.


Di puncak gunung logam hanya mendapatkan senjata lempar mirip Boomerang, dan belum tahu apa hebatnya senjata tersebut, kini di sini perasaan nya menuntun ke arah tungku Alkemis, apa ini..!


Senjata nyata dan senjata ciptaan dari unsur elemen sangat berbeda, karena senjata ciptaan banyak menguras tenaga dalam dan tenaga sejati serta kekuatan dari unsur elemen, singkat nya jika dua orang dengan tingkatan yang sama persis bertarung, maka yang memiliki senjata nyata pasti akan memenangkan pertarungan tersebut karena kekuatan nya tak terkuras habis untuk membentuk senjata ciptaan.


Yuang Fengying sejenak ragu untuk mengambil benda tersebut, namun saat itulah pohon suci yang ada di ruang jiwa nya tiba tiba berkata.


"Itu tungku Alkemis artefak tingkat Kaisar Langit, jika tuan memiliki nya maka semua obat yang tuan buat akan tercipta sempurna, meski hanya menggunakan bahan bahan 80 persen saja."


Mata Yuang Fengying terbelalak, selama ini di benua tengah tak ada senjata maupun artefak yang memiliki tingkatan kaisar langit, paling tinggi hanya berada di tingkat Raja Mistik itupun hanya di miliki segelintir orang saja.


"Tungku Alkemis tingkat Kaisar Langit dahulu kala hanya di miliki oleh tabib terkenal yakni Dewa Tabib yang terkenal akan kehebatan pil buatannya." kembali pohon suci berkata.


Tak heran meski hanya sebuah pohon, tapi dia berasal dari ras pohon suci yang memiliki umur ribuan tahun, selama itu dia bisa mendengar semua berita melalui hembusan angin dan suara pohon pohon lain nya yang sambung menyambung.


Yuang Fengying langsung melambaikan tangan nya, menyimpan benda tersebut ke dalam Ruang dimensi Jiwa nya.


Dia selalu menyimpan benda yang paling berharga di ruang dimensi jiwa nya.


**


Kelompok Tan Yoengsan sudah memasuki lantai ketiga dari pagoda lima lantai, namun semua kelompok yang ada di sana sudah meninggalkan lantai itu menuju ke lantai berikutnya.


Mengapa kelompok kelompok kuat tak menyerang orang orang yang berbeda kelompok dan di anggap lemah? sebelum mendapatkan harta warisan? karena jika orang orang itu mati sebelum mendapatkan warisan, maka kesempatan merebut warisan semakin sedikit, karena adanya sistem "Keadilan' dalam tiap munculnya warisan.


Maka kelompok kuat akan membiarkan semua orang memperoleh warisannya, baru kemudian setelah keluar dari tempat itu akan diserang dan dirampok warisan tersebut.


Berkat kehebatan pelacakan anjing langit bersayap kelompok Tan Yoengsan bisa sampai sejauh ini.


"Sasaran kita sudah memasuki lantai keempat, semoga rombongan Yang mulia pangeran mahkota menandai orang ini." Tan Yoengsan menyeringai sambil berkata penuh keserakahan.


"Semoga demikian tetua."


Kali ini kelompok Tan Yoengsan masih memilih milih sisa benda pusaka yang ada di lantai tersebut.


Saat ini jumlah kelompok Tan Yoengsan hanya berkisar sekitar limapuluh orang saja, sebagian mati saat memasuki kabut dan sebagian lagi mati di lantai dua.


Dengan kekuatan yang ada saat ini, Tan Yoengsan masih merasa yakin akan mampu mengalahkan orang orang lainnya.


"Cepat..!, kalian selesai kan urusan disini, setelah itu kita susul berandalan itu di lantai berikutnya."


Tan Yoengsan berkata setelah memutuskan mengambil sebuah tombak dengan perisai nya.


Kelompok itu, segera mengambil apa yang di inginkan dari sisa warisan di sana, kemudian bergegas menuju ke lantai empat untuk menyusul orang yang di carinya.


**


Di tempat tersebut seseorang bisa meditasi dan menyerap hukum langit dan bumi untuk meningkatkan kemampuan nya.


Yuang Fengying juga seperti yang lainnya, duduk dengan tenang di tempat yang telah di pilih nya.


Lantai empat akan otomatis mengirim orang orang yang mampu meningkatkan kultivasi nya minimal satu level.


Jika seseorang dalam waktu tertentu mampu meningkatkan kultivasi nya maka kekuatan yang tak terlihat akan mengirim orang tersebut ke lantai berikutnya, namun sebaliknya jika orang tersebut tak mampu meningkatkan kultivasi nya dalam waktu tertentu itu, maka akan di kirim keluar dari Pagoda tersebut.


JREEENG...


Yuang Fengying terlihat menerobos ke level berikutnya dari ranah Dasar Bumi, dan kini anak itu sudah berada di level 8, meski terlihat hanya berada di ranah Bumi Dasar level 8, namun kekuatan sesungguhnya jauh melebihi kekuatan di ranah itu.


Dalam ruang Jiwanya, semua hukum dasar dan pondasi unsur elemen mengalami peningkatan.


Bola Cahaya yang berisi pagoda Dewa terlihat makin membesar, mungkin sebesar bola tenis dengan corakan gambar pagoda yang makin jelas terlihat.


Cahaya yang di hasilkan nya juga makin kuat dan terang, mampu mendorong ruang kegelapan lebih mundur, sehingga ruang cahaya yang ada di sana semakin melebar.


Dengan makin luasnya ruang cahaya di dimensi ruang jiwa, maka ruang unsur elemen pun makin meluas, kekuatan yang tersimpan di sana otomatis makin meningkat.


Secara nyata tubuh Yuang Fengying makin terasa kokoh dan penuh tenaga, fisik nya makin kuat dengan letupan kekuatan yang makin menggelora, meski demikian badan Yuang Fengying makin terasa enteng dan ringan.


Unsur logam makin luas dengan kolam berisi cairan logam makin melebar, mungkin sekitar satu meter persegi.


Ruang unsur elemen Api, Petir, Air, udara dan Kayu juga makin menguat, hanya ruang unsur elemen tanah yang masih sedikit tertinggal.


Kekuatan bumi dan langit juga makin meningkat seperti berpusat kepadanya, kekuatan itu melebihi kekuatan seseorang di ranah Bumi Dasar tentunya.


Di lantai empat semua orang sibuk dengan urusan nya masing masing, mereka melakukan meditasi untuk menaikan kultivasi nya dan selanjutnya di kirim ke lantai tertinggi.


Sebuah keberuntungan bagi seseorang yang mampu memasuki pagoda ini, apalagi bisa masuk ke lantai empat dan meningkatkan kultivasi nya, karena memang kekuatan di lantai ini sangat mendukung untuk meningkatkan kekuatan, termasuk bagi orang orang yang sudah lama mandek di tingkatan kultivasi.


JREEENG..


Yuang Fengying sudah berada di lantai lima atau lantai tertinggi.


Bukan hanya Yuang Fengying, namun juga pangeran mahkota, panglima berbaju zirah keemasan dan Long Duan, kakek dari putra mahkota.


Selain mereka ada juga beberapa tetua dari kelompok lain yang juga sudah tiba di sana.


Di lantai lima mungkin hanya ada sekitar dua puluhan orang saat ini.


Mereka saling tatap seakan mencoba mengingat siapa saja yang ada di ruangan tersebut, mungkin niat jahat sudah terpupuk dari sini.


Di ruang itu hanya ada ruang kosong dengan sisa ujung batang pohon dengan corakan aneh.


Ujung batang pohon itu terlihat menakutkan, karena terlihat rumbai rumbai yang tak sewajarnya.


Namun dari balik rumbai rumbai yang panjang itu terlihat sebuah tombak panjang hingga beberapa meter mencuat ke atas, dan di ujung tombak yang bercabang itu terdapat sebuah kristal dengan warna pelangi yang menyebar ke segala arah, termasuk keluar dari Piramida dan menembus kabut.


__________


jangan lupa dukungannya...