
Tetua kedua melesat mencoba menghindari lawannya, sungguh saat ini dia menyadari kekuatan nya di bawah manusia iblis berwarna ungu.
Di arah Timur, tetua berbaju putih yang merupakan pelindung Lembah Tiga Puncak masih bertarung seimbang dengan tuan Zhang.
Mereka makin menjauh dari arena semula, karena pertarungan keduanya sesungguhnya hanya di dasari oleh ego pribadi.
Keduanya bertarung karena dendam dan urusan pribadi.
"Wu Jing..!, kau masih juga kuat setelah sekian lama." tuan Zhang memuji lawannya.
Keduanya sudah bertarung beberapa ratus jurus namun kekuatan keduanya terlihat seimbang.
"Kau juga mengalami peningkatan yang hebat Zhang." pria tua berbaju putih yang bernama Wu Jing itu balas memuji lawannya.
"Ini urusan pribadi kita, jika kita ingin melanjutkan pertarungan ini sebaiknya kita menyingkir..!." Tuan Zhang mengusulkan.
"Hmm, aku setuju dengan mu.."
Dua orang itu langsung melesat kearah timur, terbang menjauh mencari lokasi pertarungan bagi keduanya.
**
Pria botak yang sudah mengalahkan lawannya langsung melesat kearah perisai warna warni.
Dirinya yang merupakan pengolah kekuatan raga tentu saja sangat tertarik dengan artefak yang ada di sana.
Selain pria botak, pria dari benua lain juga sudah bergerak ke arah itu.
"Sialan, kalian mengganggu mangsaku..!," Iblis Ungu meraung saat ini, Dia yang masih bertarung dengan tetua ke-dua, merasa tertinggal rekan rekannya untuk memburu artefak berharga di wilayah tersebut.
Dua bayangan yang melesat ke arah Yuang Fengying, membuat remaja itu meremang badannya.
"Apa yang mereka lakukan?, mereka akan menyerang ku?."
Yuang Fengying gemetaran, saat ini situasi sungguh mencekam baginya, kekuatan dua tokoh tersebut sangat lah jauh di atasnya.
Melawan satu orang saja belum tentu menang, malahan saat ini dua orang bahkan sudah mendekatinya.
Yuang Fengying menyingkir kan tetua Luang Yiang, agar sedikit menjauh dari nya, saat ini pria itu masih pingsan dan berbaur dengan mayat mayat yang berserakan.
Pria tinggi besar berkepala botak sudah mendekati Yuang Fengying, saat ini pria melayang dan mengitari remaja tersebut.
"Ciih.., nampaknya hanya seekor tikus yang mengaktifkan sistem perlindungan." pria tinggi besar berkepala botak itu terkekeh senang.
Di dalam perisai itu hanya terlihat seorang remaja yang menatapnya dengan tajam.
Tak berapa lama pria dari benua lain juga tiba di tempat tersebut.
"Apa yang terjadi..?!." pria dari dunia lain bertanya kepada pria tinggi besar dengan kepala plontos.
"Ada artefak perlindungan disini, nampak nya bocah ingusan itu yang memiliki dan mengaktifkan nya."
Dua pria itu menatap sambil menelisik kearah Yuang Fengying yang masih terlindung oleh perisai warna warni tersebut.
Sebuah perisai yang tercipta dari tujuh unsur elemen dengan di sertai dengan kekuatan segel formasi pengaturan memang menakjubkan, membuat pertahanan itu mampu bertahan lama dengan kekuatan yang luar biasa.
"Hei.. berandalan..!, serahkan artefak perlindungan yang kau miliki, maka aku akan membebaskan mu dari sini..!." pria tinggi besar dengan kepala plontos menyeringai dengan tatapan penuh penghinaan.
"Ya, jika kau mau memberikan artefak perlindungan kepada kami, kau bisa bebas." pria dari benua lain mengangguk dan menimpali perkataan rekannya.
"Artefak apa..?!, aku tak memiliki benda itu..!."
"Dasar berandalan tengik, kau memang tak pantas di beri hati." pria tinggi besar dengan kepala plontos langsung menggeram dengan marah.
"Tinju Baja kehancuran...!." pria plontos itu langsung menggerakkan tangannya.
Sebuah gelombang kekuatan langsung menerjang ke arah Yuang Fengying diiringi dengan tinju dari pria dengan kepala botak tersebut.
Lengan yang sudah memutih seperti logam keras itu menghantam mengirimkan kekuatan serangan kearah perisai.
BAAMM...
Hantaman yang sangat dahsyat tersebut membuat perisai tersebut bergetar hebat, bahkan Yuang Fengying seperti tersedak saat menahan kekuatan serangan tersebut.
"Hantaman yang mengerikan.''
Badan Yuang Fengying bergetar menahan serangan pukulan lawan.
Kembali pria tinggi besar dengan kepala plontos mengambil ancang ancang untuk menghantam perisai tersebut.
"Hancurkaan...!!."
DEEENG....!
Perisai warna warni ciptaan Yuang Fengying makin kuat bergetar, bahkan kini terlihat mulai ada retakan tipis seperti jaring laba-laba.
"Celaka." Yuang Fengying mulai menyadari jika hanya bertahan saja tak akan mampu untuk menghindari masalah di sana.
SLAAASSH..!
Saat pria botak itu berniat melakukan serangan ke-tiga di bagian yang tadi di hantam nya, sebuah lesatan cahaya meloncat dan menyerang nya.
Pria berkepala plontos itu meliuk, hampir saja badannya terkena sambaran lesatan serangan itu.
Meski badannya terkenal kebal terhadap serangan, namun pria itu tak mau sembarangan menahan serangan lawan tanpa mencoba menghindari nya.
"Keparaat..!, bocah ini berani membalas serangan..!." pria kepala plontos berteriak marah, demikian pula dengan pria dari benua lain.
"Dewa Angin Merusak Bumi..!." Pria dari benua lain kini mengayunkan tangannya, setelah melihat Yuang Fengying membalas, sebuah angin tornado yang berputar di lengannya langsung melesat dan menghantam perisai tersebut.
BOOM...
Lesatan cincin angin yang berputar-putar menghantam perisai dan menimbulkan ledakan.
Perisai itu bergetar hebat, bahkan membuat Yuang Fengying dan perisainya terdorong beberapa meter, namun untungnya tak pecah.
"Bedebah ini sungguh sanggup menahan serangan ku..!," pria dari benua lain menggeram marah.
Saat ini bayangan Ungu terlihat melesat ke arah Yuang Fengying, nampaknya iblis Ungu sudah memenangkan pertarungan nya dan kini akan membantu menyerang Yuang Fengying.
"Serang dari tiga sisi...!."
Pria dari benua lain berteriak mulai mengarah kan yang lainnya.
"Baik..!," Iblis Ungu mengangguk, begitu mendapatkan perintah.
Tiga tokoh hebat itu kini mulai 'mengeroyok' Yuang Fengying yang masih berlindung di dalam perisai warna warni ciptaan nya.
Iblis Ungu mencoba menyerang ke arah Jiwa Yuang Fengying, serangan jiwa memang mampu menembus perisai dari unsur elemen.
"Ilusi Pengikisan Dunia Ungu..!."
Dari badan Iblis Ungu menguar kabut ungu yang melingkupi perisai Yuang Fengying.
Dari gelapnya kabut tersebut, muncul tangan tangan hitam membentuk cakar dan bersiap merobek lapisan pelindung tersebut.
Craaass.... DUAAARR...!
Saat cakar kehitaman tersebut mulai berniat merobek lapisan pelindung, sebuah cahaya memercik dari lapisan pelindung itu dengan unsur elemen petir yang lumayan kuat.
"Keparaat rendahan ..!, apa yang kau lakukan...?!." Iblis Ungu terguncang jiwanya mendapatkan serangan balasan yang tak pernah di duganya.
Percikan yang berasal dari kekuatan petir sungguh sanggup menghancurkan kekuatan ilusi yang di ciptakan sosok iblis, membuat iblis ungu langsung meloncat menghindar ketika percikan itu mengejar ke arah nya.
"Hati hati, berandalan ini mampu menyerang dari balik perisai, sedangkan serangan kita, bisa di tahan perisai." pria dari benua lain mulai menyadari itu, dia lalu mulai memperingatkan yang lainnya.
Kini tiga sosok tersebut sudah melayang dan mengurung Yuang Fengying, mencoba untuk menghancurkan perisai pertahanan Yuang Fengying.
________
Jangan lupa dukungannya