Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
201. Penjebakan (Lempeng segitiga logam)


Lempeng segitiga, adalah sebuah artefak yang berbentuk lempengan logam dengan bentuk segitiga, benda ini sangat sensitif mendeteksi adanya kekuatan yang di miliki seseorang, sehingga dengan artefak tersebut pemilik lempengan itu mampu mengetahui harta pusaka orang lain, bahkan yang tersimpan di dalam ruang penyimpanan nya sekalipun.


Kali ini pria tua dengan baju katun yang biasa di panggil tuan Pendamping satu itu di bekali artefak tersebut, guna mencari sebuah benda di wilayah jajahan atas kehendak tuan Penguasa.


Saat ini rombongan mereka yang menggunakan armada udara sudah hampir mendekati garis pantai di wilayah benua tanah tengah.


Dengan beberapa anak buahnya pria itu kini berniat akan menyusuri wilayah ini lebih lama, guna mencari apa yang diinginkan tuan nya.


"Tuan kita sudah hampir tiba di garis pantai." kapten kapal udara itu melaporkan.


"Ya, perintahkan semua bersiap siap untuk mendarat." sahut pria tersebut sambil masih menatap ke arah depan lewat celah celah jendela armada terbang tersebut.


**


Sementara itu Yuang Fengying bersama Ying Zhi Dao sudah memasuki wilayah hutan yang ada di wilayah pecahan istana monster tersebut.


Sebenarnya jika tak ada larangan terbang di sana, mereka mampu melewatinya dengan cepat, atau selambat lambatnya satu hari satu malam, namun karena ada larangan itu, mungkin waktu tempuh nya menjadi empat hingga lima hari perjalanan darat.


"Kita lewat sisi kanan saja," Ying Zhi Dao mengarahkan jalur yang akan di lewati nanti, Yuang Fengying hanya mengangguk saja, karena baginya tak masalah lewat mana saja, karena dirinya tak tau apapun tentang wilayah tersebut.


"Hati hati, banyak binatang buas di hutan ini."


"Baik paman." Sebenarnya tanpa di peringatkan pun Yuang Fengying akan lebih hati hati dan lebih peka jika ada serangan.


Makin memasuki hutan, pepohonan nya makin terlihat rapat dan tinggi besar.


Saking rapat nya hingga cahaya matahari tak bisa menembus hingga dasarnya.


Ying Zhi Dao terlihat menengok ke kanan dan kiri, pria paruh baya itu terlihat sedikit kebingungan.


"Ada apa paman?, apakah kita tersesat?."


"Eum, seperti benar ini jalurnya, tapi mengapa kini berubah ya.?."


Yuang Fengying mengeryit kan dahinya, "Berubah?."


"Ya.. dahulu seperti nya tak ada gundukan gundukan tanah di sana, tapi mengapa kini ada?." Ying Zhi Dao terlihat masih kebingungan.


"Memang kapan paman terakhir kali melewati jalur ini?."


"Kalau tak salah beberapa bulan yang lalu, sebelum merebak nya kekacauan di wilayah benua ini."


Yuang Fengying menajamkan kekuatan visualisasi nya, seiring dengan itu semua elemen di tubuhnya juga mulai aktif.


Dari pandangan Yuang Fengying terlihat beberapa bayangan yang tengah mengerjakan sesuatu.


"Eh, apa yang tengah di lakukan mereka?."


Dua sosok pengendali tanah dan kayu terlihat tengah memimpin beberapa orang menyiapkan sebuah jebakan.


Di lihat dari kemampuan kedua orang yang memimpin kelompok itu jelas mereka sangat kuat dalam Kuasa unsur elemen, dan kultivasi nya jelas di ranah yang tinggi.


Mereka mampu merubah struktur tanah dan menumbuhkan tanaman dalam sekejap saja.


"Tempat ini sudah di manipulasi." kata Yuang Fengying pelan.


"Apa?, maksudnya ada yang membuat alam ini menjadi seperti ini?." Ying Zhi Dao terlihat terkejut.


"Benar..!, mereka memanfaatkan hukum larangan terbang dan merampok para pelintas."


Meski Ying Zhi Dao terkejut dengan informasi yang di berikan oleh Yuang Fengying, namun pria paruh baya itu lebih terkejut dengan kemampuan prediksi remaja tersebut.


Ying Zhi Dao hanya menganggap Yuang Fengying membuat prediksi, karena dirinya tak melihat apapun di depannya.


"Tunggu.. tunggu..., maksud mu ada yang mau merampok kita nak?."


Yuang Fengying mengangguk menatap pria paruh baya tersebut lalu sedikit menepuk dahinya, "Apakah paman sudah kehilangan insting berburu?, mereka jelas perampok lah."


Yuang Fengying hanya tersenyum, "Bukankah kita juga merampok anggota keluarga Jin?."


Ya, meraka juga mengambil harta benda dari anggota keluarga Jin yang sudah di bunuh nya.


"Ya, tapi aku kan tak mau jika di rampok orang.." Ying Zhi Dao menekuk wajahnya.


"Jika begitu kita hajar mereka, jika perlu kita kuras hasil rampokannya, bagaimana Paman?.''


Ying Zhi Dao tersenyum, wajahnya berbinar mendengar usulan remaja itu, hingga Yuang Fengying terkadang menggelengkan kepalanya dengan kerakusan keturunan keluarga Ying tersebut.


Siapa yang tidak tahu seberapa kaya keluarga itu, satu dari tiga keluarga terkaya di benua ini.


"Ayo kita hadapi para bajingan ini." pria paruh baya itu terlihat semangat dengan aura pertempuran yang meluap luap.


**


Di sebuah tempat di wilayah benua tanah tengah.


Sebuah bangunan besar yang berdiri kokoh di tengah perbukitan dengan di kelilingi belantara, terlihat beberapa orang sudah berkumpul di sana.


"Menurut berita dari mata mata kita tuan Utusan sudah kembali ke benua ini, kita tinggal menunggu perintah darinya untuk kembali bergerak membumi hanguskan wilayah wilayah di sini."


"Benarkah?." pria dari ras iblis terlihat tersenyum menyeringai mendengar berita tersebut.


"Ya tentu saja benar, bahkan saat ini armada terbang mereka akan tiba di garis pantai."


"Jika demikian siapkan pasukan aliansi kita, nanti kita sambut tuan Utusan dengan pasukan yang telah kita siapkan."


Mereka adalah aliansi penyerang yang merupakan antek antek dari kelompok benua lain.


Mereka juga terdiri dari beberapa ras yang ada di benua ini.


**


Yuang Fengying dan Ying Zhi Dao tetap berjalan meski terlihat alam sekitar yang mereka lewati terlihat aneh.


Mereka tetap tenang seakan tak menyadari jika telah di jebak.


Tiba tiba.


KRAAK...


Begitu dua orang itu tiba di tengah tengah tanah yang membentuk gundukan di kanan dan kiri, tanah seperti terbelah, membentuk sebuah cekungan dengan dua orang itu di dalamnya, lalu di susul dengan pepohonan yang tadinya menjulang terlihat miring seperti dan menutupi cekungan itu.


"Ha .ha... akhirnya tikus nya tertangkap."


"Ya..kita akan menuai hasil yang banyak."


Begitu dua orang itu terlihat terjebak di dalam cekungan dengan di tutup pepohonan yang rimbun terdengar suara suara para penjebak nya.


Mereka bersorak sorai kegirangan merasa berhasil menjebak mangsanya.


Rupanya kelompok itu sudah mengincar Yuang Fengying dan Ying Zhi Dao semenjak dari Rumah Harta, mereka tahu jika mangsanya mampu membeli kristal yang harganya sangat mahal dan pasti nya orang kaya.


Selain itu mereka juga telah memanen harta dari keluarga Jin yang juga terkenal kaya.


"Aktifkan segel formasi penjebakan, jangan sampai mangsa lolos." teriak pria dengan wajah seperti burung elang gundul, hidungnya bengkok matanya cekung tajam dan kepalanya botak lancip ke atas.


"Segel Penjebakan - Rantai Berakar..!.''


___________


Jangan lupa dukungannya...