
Hari pertama Yuang Fengying mengangkat batuan sebesar gajah yang ternyata air raksa padat, sangat susah payah, meski akhirnya berhasil.
Hampir semua kekuatan energi sejati dari remaja tersebut harus di kerah kan.
Bisa di bayangkan jika 1 m3 massa batuan itu seberat 13,6 ton, terus berapa berat massa satu batuan sebesar gajah?, dan itu mampu di angkat remaja itu dengan berkali-kali bolak balik naik turun perbukitan yang ada air terjunnya, hingga sebanyak limapuluh kali.
Hari kedua juga demikian, tapi ada sedikit peningkatan.
Namun kian hari Yuang Fengying mampu lebih cepat lagi pergerakan nya, dan tanpa terkuras kekuatan nya seperti sebelum sebelum nya.
Itu jelas membuat katak tersebut terpana namun juga senang.
"Luar biasa..!, kau kian hebat, aku rasa fisikmu sudah bukan lagi 'tubuh manusia Penguasa' tapi sudah meningkat ke 'tubuh manusia Ahli'." master Krook memuji kehebatan kekuatan fisik dari Yuang Fengying.
(Tingkatan kultivasi raga meliputi: tubuh manusia Biasa, tubuh manusia Terlatih, tubuh manusia Baja, tubuh manusia Emas, tubuh manusia Penguasa, tubuh manusia Ahli dan tubuh manusia Mistik )
Tentu saja tubuh 'manusia Ahli' lebih kuat dan lebih hebat di banding dengan tubuh 'manusia Penguasa' yang di miliki Yuang Fengying sebelum nya.
Sepuluh hari di alam itu kekuatan fisik dari Yuang Fengying benar benar meningkat tajam, bahkan tubuh remaja itu tak akan terluka jika hanya di tebas senjata Bertuah, apalagi senjata biasa, malah akan hancur senjata itu.
Senjata legenda saja mungkin hanya bisa menggoresnya saat di hantamkan.
(Tingkatan dari senjata, di mulai dari senjata Biasa, senjata Bertuah, senjata Legenda, senjata Mistik, senjata Kaisar Langit dan senjata Illahi)
"Semua berkat bimbingan master, aku bisa cepat sekuat ini." Remaja itu tersenyum.
Master Krook tentu saja sangat senang.
"Sekarang kita mulai latihan yang sesungguhnya," seru katak itu sambil meloncat ke udara, lalu melesat menuju tempat yang lebih tinggi lagi dari puncak air terjun.
Yuang Fengying meloncat dan mengikuti master itu.
"Eh..?!." remaja itu terkejut, ternyata tempat itu seperti berlapis lapis, antara satu area dengan area lainnya ada yang membatasi nya.
"Meski aku lihat kau belum memasuki alam Berdaulat, namun sesungguhnya kekuatan tempur mu sudah setingkat dengan alam Berdaulat Dasar."
"Tapi tetap saja kau belum bisa di bandingkan dengan jenius yang sudah memiliki kultivasi alam Berdaulat yang sesungguhnya, karena perbedaan alam kultivasi Kuasa Bumi dengan alam Berdaulat sangat jauh berbeda."
"Tingkatan kultivasi itu ibarat sebuah fase kehidupan, antara satu alam dan alam lainnya perbedaan nya sangat ketara sekali, layaknya perbedaan antara alam ketika manusia masih di kandungan dengan alam ketika manusia di lahir kan."
Mereka berbincang sambil terus bergerak ke arah yang master Krook tuju.
Yuang Fengying hanya mengangguk mendengar pencerahan tentang kultivasi.
Apa yang di katakan katak itu memang benar.
Memang perbedaan antara alam kultivasi ibarat bumi dan langit.
Kekuatan seseorang dari kultivator alam Kuasa Bumi ke alam Berdaulat sangat jauh jaraknya, begitu pun dengan alam Berdaulat dengan alam berikut nya yakni alam Dewa Suci juga bagai bumi dan langit.
"Jika kau sudah memasuki alam Berdaulat, aku yakin kekuatan tempur mu pasti akan lebih menakutkan lagi."
Yuang Fengying kembali mengangguk, melesat mengikuti katak yang terus bergerak cepat itu.
"Kita sudah sampai...!."
Tiba tiba katak berbaju hijau itu menghentikan gerakan nya, setelah melewati beberapa lapisan yang terasa seperti sekat sekat tipis memisahkan antara ruangan tersebut.
Yuang Fengying mengerutkan keningnya, namun master Krook hanya terkekeh.
"Kau bisa membangkitkan semua unsur yang kau kuasai, baru kau akan menyadari kehebatan tempat ini," master Krook berkata demikian karena katak tersebut melihat Yuang Fengying seperti meragukan tempat itu.
"Eh, maaf.." Remaja itu menggaruk tengkuknya yang tak gatal, remaja itu tersipu malu, seperti pencuri kecil sedang tertangkap basah.
"Capailah ujung puncak itu, jika kau mampu lalu duduklah di atas batu altar itu, dan serap lah apa yang bisa di serap di sana."
Yuang Fengying menatap puncak bukit yang di lingkupi oleh kabut kabut tipis dengan penampakan warna warni, remaja itu tahu jika itu adalah unsur unsur elemen yang berputar liar di ruang sana.
"Jika kekuatan kultivasi mu sudah memasuki alam Berdaulat, pelajarilah jurus ini." master Krook melempar keping lempeng ingatan, itu adalah benda yang mampu menyimpan dokumen dan informasi.
Yuang Fengying menangkap nya, sekilas remaja itu membaca judul nya 'Metode Jari Bintang.'
Itu adalah metode pertarungan fisik atau pukulan tangan kosong.
Dengan dasar kekuatan hebat fisik seseorang, jika berhasil mempelajari jurus Metode Jari Bintang ini maka akan mudah untuk menghancurkan logam berat, hanya dengan pukulan tangan kosong nya.
Dengan jurus ini pula, seseorang akan mampu dengan mudah mengalahkan kultivator yang memiliki level kultivasi lebih tinggi dari nya, bahkan bisa mengalahkan kultivator dengan tingkatan satu tingkat di atasnya.
Metode Jari Bintang adalah salah satu jurus yang sudah punah di alam ini, bahkan sesungguhnya master Krook juga tak mampu mempelajari jurus tersebut, dia hanya bertugas menjaga nya untuk sosok 'Sang Terpilih' penerima warisan itu, untuk nanti di serahkan bersama kristal elemen Air-Es yang masih terjaga di area tersebut.
Yuang Fengying meloncat, mulai bergerak menuju ke puncak bukit yang ada batu altar nya.
Namun begitu memasuki kabut tipis yang melingkupi wilayah itu, semua baru terasa berat.
"Ah, aku tahu sekarang.. Mengapa tadi tak terasa unsur elemen di wilayah ini, rupanya semua unsur elemen itu berkumpul di kabut kabut ini."
Aneka unsur elemen itu berputar liar selaras dengan kabut tebal yang melingkupi area itu.
"Eeh." Yuang Fengying mulai merasakan penolakan atas kehadirannya.
Unsur elemen yang bergerak liar itu seperti memiliki kesadaran nya sendiri, nampak nya mereka mencoba mengusir orang asing yang mencoba memasuki wilayah itu.
Di ruang jiwa kristal pagoda dewa kembali bergetar, kristal yang semakin jelas gambaran nya itu, seperti merasakan asupan energi yang akan menjadi makanan nya.
Semakin bergetar hebat kristal itu memancarkan cahaya nya, cahaya itu menyebar dan semakin menyebar hingga melingkupi seluruh ruang jiwa lalu terus menjalar dan menyebar ke seluruh tubuh remaja itu.
Begitu cahaya itu menyebar melingkupi tubuh Yuang Fengying, semua unsur elemen yang bersatu dengan kabut dan mendorong ingin melempar remaja itu, kini tidak lagi.
Seakan cahaya dari kristal Pagoda Dewa itu adalah alat penghisap yang menghubungkan kristal itu dengan unsur elemen di dunia luar, dan menyerap nya.
WEEENG...
Kolam energi langsung bergolak, berputar seperti di guyur ber-galon galon elemen pendukungnya.
Yuang Fengying langsung seperti merasa penuh dengan unsur elemen pendukung, bahkan makin lama makin kuat tekanan itu hingga rasanya ingin meledakkan alam jiwanya.
"Argh, aku harus naik ke altar itu..!."
Remaja itu bergerak cepat, mencoba mencapai batu altar untuk segera duduk dan berkultivasi.
Yuang Fengying sadar dia harus meningkatkan Alam kultivasi nya, akan berbahaya untuk ruang jiwa nya jika tak segera di perluas, karena bisa hancur dan meledak.
____________
Jangan lupa dukungannya