
Yuang Fengying masih memegang kristal pelangi di tangan kanannya.
Kristal sebesar kepala bayi itu masih memancarkan warna warni pelangi, dan terasa begitu lembut di tangan nya.
"Jika tak kau letakkan, kami akan menyerang mu..!." pangeran mahkota berteriak marah.
"Benar bocah, jika kau masih keras hati, jangan salahkan tangan besi ku..!." Panglima berbaju zirah keemasan juga berteriak.
Saat itu pohon besar yang sesungguhnya seekor Naga rakasa yang tengah tersegel itu masih bergerak gerak mencoba melepaskan diri dari sisa segel formasi penjagaan.
"Seraang...!!."
Orang orang itu langsung melesat maju, menyerang Yuang Fengying.
Keadaan sungguh kacau balau, bangunan besar itu mulai merekah, tembok temboknya mulai runtuh dan berguguran.
Kekuatan menakutkan mulai bergolak saat semua serangan di arahkan kepada Yuang Fengying.
"Celaka.., serangan seperti ini tak mungkin aku hadapi seorang diri." gumam Yuang Fengying dengan wajah memucat.
Jelas sekali, kekuatan Yuang Fengying tak akan mampu menandingi kekuatan puluhan tokoh yang sangat hebat tersebut.
Jika hanya bertarung satu lawan satu mungkin masih ada harapan, namun kalau harus melawan puluhan orang dengan ranah tingkatan di atas nya, adalah kemustahilan.
Aura kuat langsung menekan Yuang Fengying, aura yang di pancarkan secara bersamaan itu sangat lah kuat, jika itu orang biasa badan nya akan langsung meledak menjadi seonggok daging dengan cairan darah.
"Aku cincang kau berandalan tengik..!." Long Duan melesat mengibaskan tangannya, menyerang Yuang Fengying yang masih bertahan memegang kristal pelangi.
Gelombang kekuatan logam yang terlihat sangat tajam melesat kearah Yuang Fengying.
Alam makin bergetar, selain serangan orang orang, juga karena pergerakan Naga Pelangi yang makin kuat untuk bebas.
WEEENG...
Gambaran lesatan serangan menerjang ke arah Yuang Fengying, kekuatan yang sangat dahsyat dan mampu menghancurkan apapun di jalur serangannya itu menyasar tubuh Yuang Fengying.
Remaja itu tak mau begitu saja di singkir kan, segera mengaktifkan unsur elemen logam dan petir, menggabungkannya hingga terlihat sangat kuat, kemudian membentuk semacam perisai diri.
BAAANG...
Ledakan keras terdengar nyaring, lantai lima makin terguncang, Long Duan terbelalak matanya, anak yang begitu muda dengan kultivasi dua tingkatan di bawah nya mampu menghadapi serangannya.
Padahal jika yang lain jangankan beda tingkatan, beda level saja sudah tak sanggup untuk melawan nya.
(Satu tingkatan terdiri dari sembilan level.)
Yuang Fengying terdorong beberapa langkah kebelakang, hingga membentur badan Naga Pelangi yang masih belum di sadari orang orang sebagai hewan legenda, mereka masih melihat nya sebagai batang pohon raksasa .
"Hancurkan berandalan kecil itu..!." Long Duan berteriak kepada yang lainnya.
Saat suasana makin mencekam, jika sampai serangan semua orang di lepaskan pasti Yuang Fengying celaka.
Tiba-tiba..
GROOOAAR...!
Naga Pelangi mampu benar benar lepas dari Segel nya, saat ini dia melesat terbang naik, mencabut dirinya yang sebagian terpendam menuju ke arah atas atap Pagoda dengan berteriak keras, mengguncang bumi dan langit.
Begitu batang pohon yang dianggap tiang penyangga pagoda bergerak dan terbang ke udara, bangunan itu mulai sedikit miring mendekati roboh.
Orang orang makin terkejut begitu menyadari benda yang di kira batang pohon ternyata adalah sosok Naga Pelangi yang sangat besar.
Hanya Long Duan, Tan Yoengsan dan panglima berbaju zirah keemasan yang masih menjaga pangeran mahkota meski hati nya bergetar melihat Naga Pelangi yang sudah menghancurkan atap Pagoda tersebut.
Naga pelangi itu menatap tajam Yuang Fengying, mencoba mengenali anak yang masih memegang kristal pelangi di tangan kanannya.
Sementara rombongan pangeran mahkota menatap Yuang Fengying penuh dengan kebencian namun mereka sadar tak bisa melakukan apapun, selagi ada naga raksasa itu di depan mereka.
GROAAARR...
Naga raksasa itu mengeluarkan jeritannya.
"Terima kasih, kau sudah membebaskan ku, kau berhak memiliki kristal pelangi itu." Suara Naga yang menggelar terdengar oleh semua orang, suara itu menegaskan siapa pemilik kristal pelangi tersebut, suara itu juga berarti ancaman bagi yang ingin merebut nya, membuat kubu orang orang pangeran mahkota menjadi muram.
Setelah naga itu berkata, tiba tiba alam seperti berputar, sosok Yuang Fengying seperti memudar seperti di tarik ke lorong dimensi.
"Aah, waktu setengah hari yang di katakan roh penjaga sudah selesai." Gumam Yuang Fengying saat kembali di lempar ke wilayah hutan kecil Larangan.
**
Yuang Fengying masih berada di tengah tengah hutan kecil Larangan, dia sengaja tak keluar dari wilayah tersebut karena ingin mengenali warisan yang telah di dapatkan nya.
Ada empat benda yang sangat berharga yang telah di dapatkan nya, semua itu bisa membuat orang lain batuk darah jika melihatnya.
Yuang Fengying mencoba mengenali, mempelajari dan memahami nya.
Dengan kecerdasan dan kecakapan pemahaman akhirnya Yuang Fengying mampu memahami semuanya.
Pertama gelang giok cahaya, sebuah benda pusaka berada di tingkat Raja Mistik, mampu memancarkan cahaya dan bisa membawanya berpindah tempat tanpa harus melewati portal dimensi pemindah.
Cukup Yuang Fengying meniatkan tekadnya maka saat tangannya di lambaikan sebuah sinar akan tercipta dari pancaran gelang giok cahaya di pergelangan tangan kanannya, dan Yuang Fengying cukup membayangkan sebuah tempat maka dia akan bisa berpindah kesana.
Kedua adalah senjata lempar yang juga memiliki jiwa, senjata tersebut merupakan senjata yang bisa di pakai untuk bertarung jarak pendek maupun jarak jauh.
Jika dalam bertarung jarak pendek maka bisa di fungsi kan sebagai senjata genggam, namun jika bertarung dalam jarak jauh maka senjata itu bisa di lempar kan dan senjata itu akan kembali kepada pemilik nya, seperti boomerang.
Senjata tingkat Kaisar Langit itu oleh Yuang Fengying di beri nama Sabit Suci Berjiwa.
Ketiga tentu saja Tungku Alkemis Tabib Dewa, sebuah tungku pembuatan pil yang merupakan artefak tingkat Kaisar Langit.
Tungku Alkemis itu memiliki kemampuan memurnikan pil buatannya, hingga hasil pil buatannya memiliki keakuratan di tingkat pil Dewa dan pil Surga.
Dan yang terakhir adalah kristal pelangi, sebuah kristal yang dihasilkan dari esensi air liur naga pelangi yang telah hidup ribuan tahun lamanya.
Dengan menyerap Kristal Pelangi itu, seseorang akan meningkat kan semua unsur yang dimilikinya.
Jika seseorang hanya memiliki unsur api, maka unsur elemen itulah yang akan menguat, seandainya dia menyerap Kristal Pelangi, namun jika seseorang yang menyerap Kristal Pelangi memiliki banyak unsur seperti Yuang Fengying maka semua unsur nya bisa meningkat berkat kristal tersebut.
Sebuah harta Karun yang luar biasa yang di dapatkan anak itu, bukan.?
Saat ini Yuang Fengying tengah mencoba menyerap Kristal Pelangi, sebelum nanti kembali ke perguruan Bukit Bayangan.
Yuang Fengying membuka matanya setelah berhasil menyerap 10 persen kekuatan dari kristal pelangi, dengan menyerap kekuatan 10 persen saja kini ranah Yuang Fengying sudah berada di ranah Bumi Jiwa awal, bagaimana jika dia mampu menyerap semuanya.
Yuang Fengying tersenyum puas dengan apa yang di capai nya, mungkin di perguruan Bukit Bayangan dia sudah termasuk 20 besar murid pilar.
____________
Jangan lupa dukungannya...