
Slaaassh....
Yuang Fengying yang berada di punggung Boa Moo terlihat bergerak sangat cepat, Griffin dengan kepala hiu itu menerabas dan menghindari semua lesatan ayunan serangan dua iblis rakasa itu.
Siu... siu....
Sabit dewa di lepas ke arah raksasa iblis dengan wajah tengkorak, senjata lempar yang makin terlihat menakutkan dengan kekuatan Yuang Fengying saat ini itu berputar putar lalu menembus ke arah mata dari monster tersebut.
Mata yang seperti mau terlepas itu tertembus oleh Sabit Dewa.
Craaak...
Begitu memasuki mata dan bersarang di tengkorak raksasa iblis, Sabit Dewa bergerak dengan tak beraturan, lalu berputar putar dan merusak segala yang ada di dalamnya.
"AAAARRGGH...!."
Suara raungan dahsyat terdengar begitu mengerikan, membuat getaran kuat di alam tersebut.
"Apa yang terjadi?." Xuo Yang yang saat ini jauh dari wilayah area pertarungan karena aksi kejar-kejaran tadi sedikit kaget, pasal nya di lihatnya salah satu piaraannya itu, terlihat bergulingan di udara dengan teriakan kesakitan.
Saat ini Yuang Fengying tengah berada di antara Lesatan serangan dua iblis Pemangsa.
Mereka kini terlihat menyerang dengan serampangan dan tak beraturan, setelah serangan nya tak mampu mengenai sasaran dari tadi.
"GROOOOO...!." Monster wajah setan dengan mata dan mulut besar mulai mundur, dari matanya keluar cahaya yang berputar dan mengandung kekuatan ilusi, sementara dari mulut nya terasa ada kekuatan yang mampu menghisap apapun.
Yuang Fengying tercekat sesaat, melihat kekuatan dari lawannya tersebut.
"Kekuatan ini, sungguh mengerikan, namun tak ada sesuatu yang tak memiliki kelemahan."
Yuang Fengying mengawasi lawannya tersebut dengan kekuatan visualisasi, dengan kekuatan itu bisa terlihat, cahaya yang berputar dan mencoba untuk membius dengan kekuatan ilusi nya tak mempan bagi remaja tersebut, sementara kekuatan daya hisap dari mulut monster itu seperti bisa menelan makhluk hidup apapun.
"Serangan matanya tak memberi dampak kepada ku, namun kekuatan hisapan itu yang ku rasakan bahaya."
Yuang Fengying makin menajamkan kekuatan indra visualisasi nya, hingga mata remaja tersebut seperti berpendar.
Saat ini Yuang Fengying mampu melihat sebuah artefak dari dasar perut raksasa dengan muka setan yang matanya besar seperti meleleh di pinggir dan mulut nya lebar menggantung ke bawah.
Artefak itu telah di telan monster tersebut dan menjadi sebuah senjata mematikan, entah artefak ranah apa benda itu.
"Hmm, itu seperti artefak penyimpanan yang tak memiliki batasan kapasitas, bahkan artefak itu mampu menghancurkan apapun yang masuk ke alam nya, mengerikan."
"Jika aku mampu merebut senjata itu darinya maka sungguh beruntung."
Yuang Fengying tanpa sadar tersenyum, memikirkan hal itu.
Saat ini Yuang Fengying masih berada di atas punggung Boa moo.
Boa Moo kini hanya memutari sosok raksasa dengan wajah tengkorak yang wajahnya rusak, setelah tadi berhasil menghindari hisapan raksasa berwajah setan mengerikan.
Raksasa itu masih bergulingan di udara, karena merasakan kesakitan di dalam tengkorak nya bersarang Sabit Dewa yang masih berputar putar dengan liar.
Namun nampaknya regenerasi raksasa itu sungguh mengerikan, jaringan yang terpotong potong itu mampu memperbaiki diri dalam beberapa saat.
Kekuatan yang sungguh aneh.
Tiba tiba...
Boa Moo melesat makin mendekati area mata dari raksasa berwajah tengkorak dengan sangat cepat.
Hingga Yuang Fengying sangat kaget, "Hei apa yang kau lakukan?."
Boa Moo menggerakkan kaki depannya, seakan berbicara.
"Apa..!!?."
Sebelum Yuang Fengying bereaksi Boa moo sudah menerabas dan memasuki mata dari raksasa Iblis tersebut melalui mata makhluk itu.
"Sial..!," remaja itu mengumpat kesal saat jaringan menjijikan bersentuhan dengan badannya.
"Apa yang kau lakukan..!?."
Wajah Hiu Boa Moo menyeringai terlihat ganas saat memakan jaringan di sekitar nya.
Jaringan yang semula mampu tumbuh kembali saat di belah dan di potong oleh Sabit Dewa, kini tak terjadi.
Boa Moo mengikis habis jaringan menjijikan yang ternyata otak dari makhluk raksasa tersebut.
Kali ini raksasa sebesar gunung itu jatuh ke daratan karena begitu kesakitan.
Jika semula mahluk itu masih bisa terbang melayang meski kesakitan tercabik Sabit Dewa, namun kini tidak lagi.
BOOMM...
Badan sebesar gunung itu jatuh di hutan yang ada di sisi kanan pemukiman para kurcaci, meski jaraknya masih beberapa kilometer namun membuat semua orang ketakutan.
Xuo Yang tak mampu untuk mendekati salah satu piaraannya itu, jika hal itu di lakukan bisa bisa dia terkena serangan mahluk yang kini gerakannya tak terkontrol lagi.
Rakasa berwajah setan mengerikan juga tak mengerti dengan apa yang sesungguhnya terjadi dengan rekanya, karena saat dia fokus menyerang dengan ilusi dan hisapan yang ternyata berhasil di hindari lawan nya.
Boa Moo yang mengkonsumsi dan menikmati jaringan otak raksasa trus melakukan gerakan memutar di dalam tempurung kepala raksasa itu, binantang Griffin dengan wajah Hiu itu seperti tak pernah merasa kenyang, makan dan terus makam menggerogoti jaringan otak tersebut.
BOOM..
Seperti mengalami kultivasi, badan Boa moo meledakan kekuatan hingga membuat Yuang Fengying hampir terpental, dan kini badan binatang itu makin membesar seukuran anak kerbau.
"Sialan kau .., makan dengan rakus dan memperbesar ukuran tubuh mu." Yuang Fengying menepuk punggung Boa moo, binatang itu hanya menoleh seakan menyombongkan dirinya.
Tak sampai beberapa menit, jaringan di otak rakasa berwajah tengkorak benar benar lenyap, saat ini tempat tersebut seperti sebuah gua yang kosong melompong, bersamaan dengan itu gerakan makhluk itu terhenti karena sudah mati.
Boa moo berhenti bergerak, lidahnya terjulur menjilat kearah bibir nya, gerakan tersebut seperti memperlihatkan betapa sombongnya binatang itu.
"Iya iya..kau hebat," Yuang Fengying mengelus punggung binatang yang kini sebesar anakan kerbau.
Xuo Yang yang masih berada beberapa ratus meter menetap rakasa piaraan nya, kali ini raksasa berwajah tengkorak itu sudah benar benar berhenti bergerak.
"Keparaat..!, di mana bocah berandalan itu, mengapa aku tak melihatnya?."
Begitu Xuo Yang makin mendekat, dari wajah raksasa yang tergeletak tepat nya dari bagian mata makhluk itu keluar Yuang Fengying sambil menaiki Griffin.
Dari cara remaja itu keluar, bisa di pastikan jika raksasa itu sudah di matikan dari dalamnya.
Meski tak percaya Xuo Yang, meraung marah, makhluk piaraannya salah satu telah di bunuh musuhnya.
Badan Xuo Yang bergetar hebat, darahnya terasa mendidih saking marahnya.
Sementara raksasa berwajah setan kembali menyerang Yuang Fengying saat makhluk itu melihat sosoknya.
"Giliran mu,'' Yuang Fengying menyeringai, keserakahan jelas terlihat dari matanya.
Siu.... siu....
Yuang Fengying melempar Sabit Dewa yang sangat tajam, mencoba membelah perut dari rakasa sebesar gunung itu.
"Ikuti Sabit Dewa..!." teriak Yuang Fengying kepada Boa moo.
Binatang itu lalu melesat sangat cepat, bergerak di belakang Sabit Dewa yang terus berputar dan menembus perut raksasa itu.
Meski raksasa itu sudah menepis dan menyerang balik, namun kecepatan gerakan Boa moo tak bisa di hentikan.
JLAAAB...
Boa Moo dan Yuang Fengying menembus masuk ke dalam perut raksasa berwajah setan mengerikan.
__________
Jangan lupa dukungannya