
Tuan Ji dan kelompok nya kini muram wajahnya.
Misi yang di embannya terancam gagal dengan kedatangan perwakilan dari keluarga Ying.
Kekuatan mereka sungguh sangat jauh berbeda, bagai bumi dan langit.
Mungkin jika keluarga Ying memang berniat untuk melenyapkannya, itu bisa dengan mudah di lakukan sejak tadi.
"Kami masih bermurah hati, mengingat pernah bekerjasama dengan Bunga Kematian sebelum nya, silahkan tinggalkan tempat ini." Tuan kedelapan belas berkata dengan suara penuh wibawa, lalu mengibaskan ujung baju-nya, membuat tuan Ji dan kedua rekannya beringsut mundur meski dalam hati mereka merutuk dan kesal.
Membawa target misi kini sudah bukan prioritas lagi, nyawanya lah yang kini menjadi prioritas yang mesti di utama kan.
Jika masih memaksa berada di sana mereka takut jika perwakilan keluarga Ying tersebut akan berubah pikiran dan memusnahkan ketiganya.
"Terima kasih atas kemurahan tuan Ying." tuan Ji tetap menjura, menangkupkan kedua tangannya sebelum melesat meninggalkan tempat tersebut, dengan menahan kekesalan.
**
Yuang Fengying membungkuk menghormat kearah Tuan Ying Xue Yu, sang keponakan Ying Lan dan yang lainnya. "Terimakasih.. sekali lagi terima kasih atas pertolongan tuan tuan semua." setelah kepergian tiga lawannya.
Tuan Ying ke Delapan Belas hanya menatap anak muda di depannya, mungkin tengah mengawasi apa yang berbeda dari anak tersebut.
"Aarggh." Terdengar erangan dari master Xingguang yang kini makin melemah badannya.
Nafas dari master Xingguang sudah makin pelan, pandangan nya sudah mulai berhalusinasi dan kabur.
"Master ..!." Yuang Fengying berteriak penuh dengan kekhawatiran, mendekati guru nya.
"Guru mu terkena racun Bunga Bakung putih, jika tak segera di tolong, nyawanya bisa tak tertolong." Ying Lan berkata.
Yuang Fengying langsung menjura, dirinya tahu jika kemampuan orang orang di depannya sangatlah hebat, karena tidak mungkin ketiga orang tadi pergi begitu saja jika rombongan ini tidak kuat.
"Mohon kepada para senior untuk membantu guru saya, yunior ini akan membalas semua kebaikan senior kedepannya." Yuang Fengying menangkupkan tangannya, memohon bantuan kepada kelompok di depannya.
"Apa kau benar anak yang memulihkan kerusakan portal dimensi?." tuan Ying Xue Fu malah bertanya.
Yuang Fengying menatap orang orang di depannya. Kenapa sekarang banyak pihak yang menanyakan tentang hal itu.
Sedikit rasa bimbang berkecamuk di hati Yuang Fengying, apa yang akan terjadi jika dia mengakui tentang itu?, namun akhirnya Yuang Fengying mengangguk. "Ya itu memang benar saya, senior."
Ying Xue Yu mengangguk, "Aku bersedia menolong gurumu, tapi kau juga harus berjanji untuk menolong kami."
Yuang Fengying kembali menatap orang orang di depannya tak percaya, Bantuan?, bantuan apa?, tak ada yang terlihat aneh dengan kelompok didepan nya, atau adakah yang terluka parah dari kelompok itu? dan membutuhkan bantuan?, tidak.
"Bantuan apa yang senior maksud kan?, kemampuan yunior ini sangat rendah, bahkan tingkat kultivasi ku juga sangat jauh jika di banding tuan tuan."
"Hooekk..!." Xingguang tiba tiba memuntahkan darah kehitaman dari mulut nya.
Saat ini pria paruh baya itu makin melemah, akibat serangan racun Bakung putih sudah beredar makin kuat di tubuh nya.
"Baik, aku setuju membantu senior." akhirnya Yuang Fengying mengambil keputusan cepat, demi keselamatan sang guru.
Xingguang hanya menatap Murid nya dengan lemah.
Tuan Ying Xue Yu maju mendekati master Xingguang, lalu memasukan sebuah pil anti racun yang ada di tangannya ke mulut guru Yuang Fengying tersebut, lalu pria tua namun masih gagah itu duduk dibelakang master Xingguang dan memberikan tenaga murni membantu mendorong racun tersebut keluar dari tubuhnya.
Dengan pil anti racun dan kekuatan Raja Bumi sangat mudah mengendalikan dan mendorong kekuatan racun tersebut keluar dari tubuh Xingguang.
"Hoeek..!."
Setelah memuntahkan darah kotor, berangsur-angsur tubuh master Xingguang mulai memerah sedikit demi sedikit.
"Terimakasih tuan ." kata master Xingguang lemah.
**
Yuang Fengying sudah bersama dengan kelompok keluarga Ying.
Saat ini mereka dalam perjalanan ke Utara, mereka menaiki seekor binatang terbang yang sangat besar.
Saking besarnya binatang itu mampu menampung 10-15 orang.
Binatang itu berujud Banteng coklat dengan punggung dan dua sayap lebar yang menakjubkan.
Setelah mengantar master Xingguang ke perguruan Bukit Bayangan, kelompok tersebut langsung membawa Yuang Fengying meninggalkan wilayah selatan tersebut.
"Perjalanan akan berlangsung sangat panjang, persiapkan dirimu." Tuan Ying Xue Yu memperingatkan Yuang Fengying.
Yuang Fengying mengangguk, menurut perkiraan nya perjalanan kali ini dua kali lebih lama dibanding saat menuju ke kerajaan Bumi Mulia.
Anak tersebut lagi lagi terpana dengan panorama keindahan di sepanjang perjalanan, dia memetakan seluruh apa yang dilihatnya.
Bentang alam tersebut kini sedikit banyak sudah di hafal nya hanya dalam beberapa kali dia melihat.
Duduk di bagian depan kini Tuan Ying kedelapan belas tampak tengah meditasi dengan tenang, dari badannya terlihat cahaya tipis yang berasal dari alam sekitarnya yang meliuk-liuk memasuki badannya.
Bagi orang lain itu tak terlihat namun bagi Yuang Fengying pemandangan seperti itu bukan hal baru.
Dengan kemampuan kekuatan visualisasi nya dia mampu melihat apa apa yang orang lain tak mampu melihat.
Bahkan dalam pandangan Yuang Fengying jika di fokuskan, mampu melihat sumber kekuatan yang ada di tubuh orang lain, seperti Tuan Ying kedelapan belas yang memiliki cahaya seputih salju di pusat dantian nya.
Tuan Ying Lan, sang keponakan memiliki dua cahaya putih dan keperakan di pusat kekuatan nya yang dimiliki meski kekuatan unsur putih nya tak sekuat tuan Ying Xue Yu.
Dengan makin meningkat nya ranah kultivasi nya membuat pandangan Yuang Fengying semakin tajam dan kini berada pada kemampuan yang baru.
Yuang Fengying kembali meneliti kekuatan nya, saat ini memang sudah berada di ranah Menengah 7, dengan beberapa ruang yang mulai terisi, tapi untuk ukuran kultivator masih sangat lemah, bahkan dirinya hampir celaka bersama gurunya.
"Aku harus makin kuat, jika ingin menguasai dunia."
"Groooohh..."
Suara binatang terbang terdengar menggema menyebar ke angkasa.
Binatang tersebut sudah terbang sejauh ratus kilometer, dan sudah meninggal kan perbatasan istana Bintang menuju wilayah kerajaan Bumi Mulia.
"Jika sudah tiba di keramaian kita cari tempat istirahat, biarkan binatang ini juga istirahat." Tuan Ying Xue Yu berkata tanpa membuka matanya.
Memang hebat Indra spiritual tuan Ying Xue Yu, tanpa melihat dengan matanya dia bisa melihat bentang alam dengan Indra spiritual nya.
Yuang Fengying menatap orang orang tersebut dengan penuh kekaguman, saat ini lah dirinya berada begitu dekat bersama orang orang dengan kemampuan hebat, ranah yang mendekati kesempurnaan ranah Bumi sejati, bahkan Raja Bumi.
____________
Jangan lupa dukungannya...