
Mata ketiga orang dari perkumpulan Bunga Kematian itu sedikit terbelalak, hanya dalam waktu satu bulan lebih sedikit, anak yang tengah di buru nya sudah mengalami peningkatan kultivasi sedemikan banyak.
Bukan hanya naik level, tapi naik Tingkatan, dan itu sesuatu yang tak mungkin terjadi jika itu orang lain.
"Hebat juga kau..!." pria mata satu tak urung juga memuji kehebatan terobosan yang di lakukan Yuang Fengying.
"Tapi kultivasi mu masih belum mencapai ranah Bumi," nona bulu emas masih saja meremehkan kehebatan anak tersebut." Masih belum mampu melawan kami."
Krataaakk...!! Jalinan akar yang menjerat Yuang Fengying kini makin terlepas.
"Dengan kekuatanku seperti ini, aku sudah mampu melawan kalian." balas Yuang Fengying setelah berhasil melempar kan untaian akar rumput darah iblis yang sudah terurai.
Tiga orang anggota Bunga Kematian terlihat muram, namun amarah nya makin terpacu.
"Kita buktikan kalau begitu..!." Pria mata satu berteriak, lalu mengayun kan tangan ke udara seakan membentuk gerakan seperti menulis sesuatu di udara.
"Jeratan Lima Pilin..!."
Begitu pria itu berteriak, akar rumput darah iblis mulai mengembung dan membesar atas kendali Kuasa kayu nya, lalu lima akar yang sudah membesar itu membentuk semacam jalinan dan melesat mencoba membungkus serta memilin tubuh Yuang Fengying.
Dengan peningkatan perwujudan akar rumput darah iblis, kekuatan nya juga meningkat pesat.
Sreet... srettt...
Akar Rumput Darah iblis bergerak sangat cepat dan membentuk sebuah jalinan yang langsung mengurung tubuh Yuang Fengying, untuk memilin tubuh itu.
Serangan yang seribu kali lebih kuat dari belitan ular piton biasa yang terkuat.
"Ha..ha.. hancur sekarang badan mu."
Jalinan akar yang sudah membesar itu terlihat kuat menjerat, menjepit dan meremas badan Yuang Fengying.
Ruang Kayu di alam Jiwa Yuang Fengying terasa bergetar, pohon suci terlihat sudah bergetar hebat saat esensi kekuatan nya mengalir membanjiri badan Yuang Fengying.
"Hancurkaan..!." Tangan Yuang Fengying terulur di antara jeratan, dari balik tangan nya terpancar ratusan serabut serabut yang langsung meloncat menangkap akar Rumput Darah iblis yang sudah mengikat badan Yuang Fengying.
Serabut serabut tersebut membelit akar rumput darah iblis, kemudian menyerap energi kehidupan dari Akar Rumput Darah iblis, membuat senjata penjerat itu bergetar sangat kencang, Jiwa akar rumput darah iblis langsung ketakutan dan bergetar hebat, menemukan lawan yang jauh lebih kuat.
Kekuatan roh pohon suci adalah yang tertinggi di dunia flora tersebut, membuat Akar Rumput Darah iblis langsung terdesak dan ketakutan.
Perbedaan garis darah keturunan dua tumbuhan berjiwa itu sangat jauh, itu terlihat dari kekuatan keduanya yang terasa timpang.
Kraaak...zzzzzzz...
Kini senjata andalan dari pria mata satu itu sudah menyusut kembali ke wujud semula, bahkan terlihat lemas dan tampak seperti tanaman biasa pada umunya, karena aura kehidupan terserap oleh pohon suci.
Pria mata satu terlihat terkejut dengan kejadian tersebut, selama ini tak pernah ada yang bisa menandingi jeratan senjatanya itu.
Nona bulu emas juga ikut terkejut, melihat kegagalan serangan itu dia langsung meloncat dan mengayunkan kipas nya.
Gelombang angin warna gelap kemudian menyebar dari hempasan kipas senjata wanita cantik tersebut.
Rupanya dia langsung melempar racun dari serbuk bunga Bakung hitam, sebuah racun yang sedikit berada di bawah bunga Bakung putih.
Weeeng...
Angin gelap membuat malam makin pekat, racun yang terkandung dalam angin tersebut langsung menyebar ke seluruh tempat itu.
Makin lama udara gelap itu makin memadat menyerang Yuang Fengying.
Yuang Fengying melempar tangannya kedepan menciptakan gelombang angin yang menghantam dan menyingkir kan kabut dengan kandungan racun itu.
Hempasan gelombang kekuatan menyibak dan menyingkir kan semua racun itu, termasuk juga mendorong nona bulu emas beberapa langkah kebelakang.
Wanita cantik itu terkejut, dengan kekuatan hempasan gelombang yang di kerahkan Yuang Fengying.
Wanita cantik itu merasa sudah hampir sepenuhnya mengeluarkan kekuatan serangan nya namun masih bisa di dorong oleh kekuatan anak itu.
"Bahaya..!, anak ini benar benar kuat..!," teriak nona bulu emas kepada dua rekannya dengan mengunakan Indra spiritual nya.
Ketiganya terlihat berkomunikasi dengan Indra mereka agar tak di ketahui Yuang Fengying.
"Jika kita tak bisa membujuk, atau menangkap nya maka kita harus membunuh nya." tuan Ji mulai membicarakan rencana nya.
"Ya kita tak bisa pulang tanpa sebuah keberhasilan." Pria mata satu membalas.
JREEENG...
Siu... siuu....
Kini ketiga orang itu sudah meloncat mengurung Yuang Fengying, mengatur jarak sedemikian rupa seperti membentuk segitiga jika di buat garis lurus.
Mereka terlihat mengedarkan Aura Kekuatan yang makin menekan, memusatkan kekuatan aura itu menjadi beberapa meter saja dan terpusat pada Yuang Fengying.
"Hembusan bunga bakung kematian..!!."
Tuan Ji, nona bulu emas dan pria mata satu merentangkan kedua tangannya.
Kembali alam makin menggelap, udara makin menipis dan berganti dengan serbuk bunga Bakung putih yang menyebar seantero tempat tersebut sejauh beberapa puluh meter.
Yuang Fengying masih mengedarkan kekuatan manusia tubuh Penguasa, dengan kekuatan tersebut dia bukan hanya kuat secara fisik namun juga sedikit kebal dengan racun.
"Padatkan...!." Tuan Ji memberikan perintah, lalu dua rekannya menghentakkan tangan nya, membuat Aura Kekuatan makin memadat berniat untuk mengunci Yuang Fengying dengan udara yang sudah di penuhi racun bunga Bakung putih.
Asap tebal yang berisi serbuk bunga Bakung putih terlihat makin memadat dalam jarak beberapa meteran.
"He.he..akhirnya mati kau berandalan kecil..!." seringai licik terlihat di wajah pria mata satu, memandang Yuang Fengying seperti melihat sebuah mayat.
Tiga orang itu sudah yakin mangsanya pasti akan mati, selama ini sangat jarang ada yang bisa lolos dari jeratan jebakan serangan tersebut.
Yuang Fengying tidak mundur, tidak menghindar ataupun membuat perlindungan, anak itu malah merentangkan kedua tangannya seperti menghisap esensi serangan itu, debu yang terdiri dari serbuk bunga Bakung putih yang berputar-putar di udara tersebut di hirup-nya, terlihat seperti itu bagi orang orang yang melihat, namun sesungguhnya serbuk itu masuk di dalam tubuh Yuang Fengying dan di hisap oleh pohon suci.
Asap pekat makin menipis, terhisap oleh pohon suci melewati Yuang Fengying, kini hanya tersisa dimensi ruang yang di ciptakan oleh tiga lawan nya, namun itu tak memberikan efek apapun buatnya.
Yuang Fengying masih kokoh berdiri, padahal seharusnya jika seseorang sudah teracuni serbuk bunga Bakung putih akan mengalami sesak nafas, pandangan kabur, muntah muntah kemudian nadi melemah dan akhirnya jantung berhenti dan mati.
"Haah..!, berandalan ini masih kokoh berdiri?."
"Apa mungkin dia kebal dengan bunga Bakung putih?."
"Sehebat apa daya kekuatan anak ini dari racun?."
Ketiga orang anggota Bunga Kematian makin jelek wajahnya, lawan yang seharusnya sudah terkapar, saat ini masih bugar.
__________
Jangan lupa dukungannya..