Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
69. Menaklukan Manusia Robotik


"Aku akan memaafkan mu jika kau mampu mengalahkan pasukan ku." tantang master Seribu Ketrampilan sambil tersenyum miring.


"Dasar berandalan tua ..!," Ying Xue Yu menggerutu kesal.


Dia lalu menoleh kearah orang orangnya, "Hancurkan manusia jadi jadian itu..!," teriak tuan kedelapan belas berang.


Saat ini Ying Lan dan anak buah yang lainnya sudah berdiri dan bersiap ingin menghancurkan manusia robotik dengan kekuatan penuh nya.


"Tunggu..!."


Yuang Fengying berdiri, menghadap ke arah Ying Xue Yu. "Bagaimana jika aku bisa melumpuhkan pasukan manusia besi itu?."


Ying Xue Yu terkejut, menatap tajam Yuang Fengying menelisik mencari kebenaran dari ucapan anak 10 tahun tersebut.


"Aku akan memberimu hadiah yang bahkan kau tak pernah memikirkan nya." kata tuan Ying kedelapan belas.


Yuang Fengying mengangguk, meski dia tak tahu apa 'Hadiah' tersebut. "Baik, aku mohon tuan bisa menepati janji mu."


Master Seribu Ketrampilan yang mendengar perkataan anak seusia cucu buyut nya itu tertawa kecil, "Dasar berandalan kecil sok Sokan."


Saat ini Yuang Fengying sudah melangkah maju, tangannya bergerak membentuk sebuah pola mengaktifkan unsur elemen air/es, dari gerakan tersebut.


Tuan Ying Xue Yu sampai terpana melihat kekuatan 'Kuasa' anak kecil tersebut atas unsur elemen Air.


Kabut tipis mulai terbentuk lalu menyebar dan menyelimuti sosok sosok manusia robotik itu, Ying Xue Yu dan master Seribu Ketrampilan masih menunggu dengan apa yang dilakukan oleh Yuang Fengying.


Manusia robotik kini gerakannya makin terhalang dan kelincahan serta kecepatan nya jauh berkurang.


"Haiitt..!."


Yuang Fengying meloncat, menerjang ke arah manusia manusia robotik yang tengah memainkan senjata nya tersebut, lalu memutari nya dengan sangat cepat, dan dengan kekuatan unsur elemen logam, anak itu menghantam tepat di mana lokasi batu energi (baterai) manusia baja itu tersimpan.


BLAAR..!


BLAAARR..!


Hanya dalam sekejap saja pasukan lima manusia baja itu langsung kacau, bergerak tak terkendali dan tak beraturan (korslet kali ya) lalu terdiam, mati.


"APA..!." Ying Xue Yu dan master Seribu Ketrampilan berteriak berbarengan, tak percaya dengan apa yang dilihatnya.


"Bocah ini tahu kekuatan rahasia pasukan ku ?, sungguh mengagumkan." Master Seribu Ketrampilan tercengang antara kaget dan tak percaya.


"Anak ini sungguh di luar perkiraanku, sungguh sungguh Anak surga." tuan Ying Xue Yu mengangguk angguk kan kepala.


**


Saat ini master Seribu Ketrampilan sudah duduk bersama dengan tuan Ying Xue Yu, mereka bercerita dan bercanda seakan tak pernah ada masalah dan kejadian tak menyenangkan sebelum nya.


"Bagaimana kau bertemu anak itu?," mereka menatap Yuang Fengying yang berdiri jauh sambil melihat patung patung manusia robotik.


Terlihat sekali Yuang Fengying sangat mengagumi ciptaan master Seribu Ketrampilan.


Dengan kekuatan visualisasi nya dia melihat, meneliti dan menyalin semua struktur yang ada di sosok tersebut.


Dari bagian kepala hingga ke seluruh bagian tubuh manusia robotik tak ada celah sedikitpun yang di lewatinya untuk di salin.


"Jika aku sudah kuat, aku akan menciptakan pasukan seperti ini," gumamnya sambil tersenyum senang.


"Aku memang mencarinya," jawab Ying Xue Yu membalas pertanyaan master Seribu Ketrampilan.


"Mencari nya?."


"Benar."


Ying Xue Yu kemudian bercerita kepada Fei Hung sang master seribu ketrampilan, "Patriark Keluarga Ying tengah terluka, saat ini kondisi nya makin memprihatinkan."


"Hanya ada salah satu obat yang menurut cerita ada di Gua Salju Utara, yang bisa menyembuhkannya untuk itu kami membutuhkan seseorang yang bisa membuka tempat tersebut."


Master Seribu Ketrampilan mengangguk angguk kan kepala, mengerti jalan cerita tersebut, "Tunggu apa hubungannya dengan bocah itu?, apakah ahli struktur yang kalian miliki tak bisa membuka segel formasi pengaturan tempat itu?.'


"Jika mereka bisa melakukan itu, aku tak perlu susah susah ke selatan, untuk menjemput nya."


"Sebentar.., " Fei Hung memotong perkataan tuan Ying Xue Yu, menghentikan cerita tersebut, "Apa hubungan anak itu dengan struktur segel formasi pengaturan Gua Salju Utara?."


Ying Xue Yu menarik nafasnya sejenak, "Mungkin kau tak mendengar berita rusaknya struktur segel formasi pengaturan portal dimensi pemindah antar benua."


"Aku mendengar itu." potong Fei Hung cepat, meski dia menyembunyikan diri tapi dia tetap mengikuti berita di dunia luar.


"Anak itu lah yang memperbaiki segel formasi pengaturan tersebut."


"APA..! bercanda mu jangan kelewatan ..!," bentak master Seribu Ketrampilan dengan kesal, kepada Ying Xue Yu.


Plaak..!


"Dasar tua gila...!," Tuan Ying Xue Yu memukul pelan kepala sang master yang rambutnya sudah botak sebagian.


"Aku berkata sungguh sungguh..!, memangnya siapa tadi yang bisa menerobos rumah buruk mu ini jika bukan anak tersebut." seru Ying Xue Yu.


Master Seribu Ketrampilan langsung mengalihkan pandangan nya ke arah Yuang Fengying yang kini masih meneliti benda benda ciptaan sang master itu. "Benar benar anak berbakat, aku jadi ingin mengangkat nya menjadi murid ku."


Tuan kedelapan belas tertawa, "He..he.. ternyata bukan hanya kau yang jadi buronan, hampir saja aku telat menyelamatkan nya karena kelompok Bunga Kematian berniat membawanya."


Master Seribu Ketrampilan kembali terpana dengan cerita tentang anak tersebut. "Kita harus mendapatkan perhatian nya, jangan biarkan anak berbakat seperti ini jatuh ke tangan yang salah."


"Benar, aku setuju dengan pendapat mu."


Tuan Ying Xue Yu kembali menarik nafasnya, "Jadi maksud kedatangan ku ke sini, selain meminta maaf kepada mu, aku juga membutuhkan bantuan mu, engkau bersama anak itu bekerja sama untuk membuka segel formasi pengaturan di Gua Salju Utara lalu dengan harta yang tersimpan di dalam nya agar mengobati Patriark kami," kata pria tua itu menunduk dengan sungguh sungguh.


"Akan ada harga yang sudah kami siapkan untuk kalian, jika mau melakukan misi ini."


Master Seribu Ketrampilan mengangguk, bukan hanya karena Ying Xue Yu sudah meminta maaf dan menawarkan kompensasi, tapi karena keberadaan Yuang Fengying membuat pria tua penggila sains itu tertarik dengan tawaran tersebut.


"Baik aku setuju, dan akan melakukan misi ini."


**


Sebelum meninggal kan wilayah kota Diqiu, rombongan Ying Xue Yu yang kini bertambah dengan master Seribu Ketrampilan, menuju ke kediaman keluarga cabang Ying yang ada di situ.


Kedatangan mereka di sambut dengan antusias oleh keluarga cabang tersebut, pasalnya saat ini keluarga Ying yang ada di kota Diqiu tengah berkonfrontasi dengan keluarga Ming.


"Selamat datang paman kedelapan belas, kami keluarga Ying cabang merasa sangat terhormat bisa menjamu rombongan paman semua." nampak Patriark keluarga cabang Ying membungkuk dengan penuh hormat.


"Ha..ha.. jangan sungkan, kita satu keluarga jadi jangan berlebihan," Ying Xue Yu mengibaskan lengan bajunya, agar orang orang yang membungkuk kembali tegak.


"Mari masuk..paman kedelapan belas." Patriark keluarga Ying cabang menuntun jalan dari rombongan tersebut, masuk.


Mereka masuk ke dalam ruang utama dari keluarga tersebut, sebuah ruang yang sangat indah selayaknya istana.


Yuang Fengying ternganga melihat keindahan ruangan keluarga tersebut.


"Wah.. keluarga cabang saja sekaya ini, bagaimana dengan keluarga utama ya?."


__________


Jangan lupa dukungannya...