Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
87. Koalisi Kegelapan


"Kenapa lama sekali?, apa yang kau lakukan?." Master Seribu Ketrampilan terlihat bersungut-sungut, mungkin sedikit kesal dan khawatir melihat Yuang Fengying yang terasa lama menyusul rombongan nya.


"Aku menemukan sesuatu, Master." jawab anak tersebut sambil tersenyum senang, berjalan mengiringi langkah pria tua tersebut.


Hanya dalam beberapa saat saja Yuang Fengying sudah merasakan manfaat dari kehadiran 'Akar rimpang' yang ternyata sejenis ras Pohon Suci, sebuah ras tanaman yang sangat langka dan di sinyalir berasal dari dunia luar.


Berkat keberadaan 'Pohon Suci' di ruang jiwanya, membuat Yuang Fengying kini memiliki peningkatan kemampuan 'Kuasa' atas unsur elemen Kayu menjadi lebih kuat lagi.


Jika sebelumnya anak tersebut memiliki Kuasa di tingkatan Pengendali level awal kini meningkat menjadi Penguasa level pertengahan.


(Tingkatan Kuasa, Pemilik, Pengendali, Penguasa dan Ahli, masing masing tingkatan memiliki 10 level)


"Benarkah?, apa itu?." dengan acuh tak acuh master Seribu Ketrampilan bertanya asal, menurutnya sesuatu yang di temukan Yuang Fengying hanya tanaman herbal biasa.


Yuang Fengying tersenyum, "Nanti jika ada waktu akan aku tunjukkan pada master." jawab anak tersebut sambil terus berjalan mengiringi langkah pria itu.


"Hmm..baiklah jika begitu, kita fokus dulu membantu keluarga Ying, mencari Bunga Salju Tujuh Jiwa."


Yuang Fengying mengangguk dan tersenyum, jelas anak tersebut sangat senang saat ini, selama ini unsur elemen Kayu adalah yang terlemah di banding dengan lainnya.


Namun berkat Akar rimpang yang ternyata salah satu ras Pohon Suci membuat 'Kuasa' atas unsur elemen Kayu mengalami peningkatan yang luar biasa.


**


"Apa kita akan terus berjalan di darat, selama mencari Bunga Salju Tujuh Jiwa?."


"Bukankah ada hewan tunggangan di dalam tas penyimpanan hewan?."


Beberapa orang yang mengikuti pencarian Bunga Salju Tujuh Jiwa terlihat mulai bertanya tanya, karena memang benar ada hewan tunggangan kenapa tidak di manfaatkan, mereka mulai berisik bisik pelan.


"Mungkin takut terlewat jika kita menaiki hewan tunggangan atau lewat jalur udara."


"Selain itu dengan kondisi gua yang seperti ini kurang bebas jika menaiki hewan tunggangan baik itu binatang terbang maupun binatang darat."


Dua pria tersebut masih terus berbincang lirih sambil mengikuti langkah kaki rombongan yang kini di pimpin Xi Feng si manusia beruang.


Bentang alam makin terasa rumit dan susah, kini mereka menaiki lereng yang sangat terjal dengan sisi kanan kiri jurang yang terlihat menakutkan.


"Hati hati, jalanan sangat licin." Xi Feng memperingatkan yang lainnya, meski penampakan Xi Feng terlihat seram namun dia sungguh profesional dalam bekerja.


Selain lereng bukit tersebut sangat terjal, dari kejauhan mulai terlihat angin topan kecil aneh dan kencang juga terlihat berputar, kini mulai mendekat dan menggempur semua yang ada di sekitar nya.


"Aah..bahaya...!, topan salju tujuh elemen mulai mengancam." Xi Feng terlihat cemas dengan kedatangan badai meskipun kecil tersebut.


Meskipun itu topan beliung kecil, namun kekuatan nya sungguh dahsyat, apalagi itu mengandung tujuh kekuatan unsur elemen.


Semua rombongan terlihat sangat panik, melihat kedahsyatan badai topan tersebut.


"Cepat ..kita harus melewati tebing terjal ini, jika tidak kita akan celaka..!," Xi Feng memperingatkan semuanya.


"Aku akan membuat tangga..!."


SRAAAAKK..


Kini semua orang bisa memanjat dengan lebih mudah, namun badai topan makin mendekat, jarak mereka hanya sekitar dua kilometer, jarak tersebut sudah cukup membuat bagian luar putaran angin yang bercampur dengan tujuh unsur elemen mengiris kulit siapapun yang terkena.


"Perisai Es...!." Ying Xue Yu dan para senior yang lain bergerak bersama sama, membentuk sebuah pelindung dari unsur elemen Air-Es.


Sriing..! Sriiing...!


Gesekan yang memekakkan telinga terdengar sangat keras, saat sisi luar putaran topan beliung yang makin mendekat dan berbenturan dengan perisai Air-Es ciptaan rombongan keluarga Ying.


Suara gemerincing saat kekuatan topan tersebut menerjang dan bergesekan menggambarkan betapa mengerikannya putaran tersebut.


Yuang Fengying melihat kejadian tersebut dan menjadikan itu penambah pengalaman serta wawasan nya tentang alam liar.


**


Di tempat lain, di wilayah lain.


Terlihat beberapa sosok tengah berbincang di sebuah ruangan yang terlihat megah dan mewah.


Meski itu bukan sebuah istana namun kemegahan tempat tersebut tak kalah dengan istana istana di semua wilayah yang ada di benua Tanah Tengah.


"Bagaimana perkembangan kekuatan yang sudah kita bangun? apakah sesuai dengan yang direncana kan?." suara seseorang dengan luapan kekuatan yang menakutkan terdengar bertanya dengan tanpa emosi.


Pria tersebut duduk di sebuah kursi yang di buat seperti singgasana, padahal dia bukan salah satu raja di wilayah tersebut.


"Semua berjalan sesuai keinginan kita tuan, dengan bergabungnya pihak 'kekuatan tanah dalam' kemungkinan rencana kita berhasil makin meningkat."


Pria penuh kekuatan tersebut tersenyum samar dan mengangguk, mendengar laporan salah satu bawahnya.


"Kita akan tunggu.. hingga tuan Pengawas datang, jika kekuatan kita memang sudah sesuai dengan harapan nya pasti perintah untuk melakukan penyerangan akan segera di keluarkan."


Semua hanya berani mengangguk, penyerangan yang di maksud disini adalah menyerang terhadap wilayah wilayah yang 'tak sejalan' dengan mereka.


"Bagaimana jika kekuatan kita belum mencapai kekuatan tertinggi nya, saat pertemuan puncak Aliansi Bintang Benua di laksanakan tuan?." tanya pria lainnya yang juga duduk di kursi yang ada di sebelah nya.


Pria itu mendengus mendapatkan pertanyaan dari wakil nya yang tersebut.


"Masih ada waktu beberapa tahun lagi, untuk itu kita persiapkan mulai dari sekarang dengan sebaik baiknya, kita bisa mengawasi semua kekuatan lainnya, dari beberapa turnamen dan perburuan harta karun saat beberapa warisan di buka."


Warisan disini adalah sebuah wilayah yang tertutup di waktu waktu tertentu, namun memiliki beberapa harta Karun yang tak ternilai, baik itu senjata, jurus atau seni tempur maupun artefak, peninggalan para orang orang hebat di masa lampau, dan wilayah tersebut akan terbuka pada waktu waktu tertentu.


Semakin hebat kekuatan yang tersimpan di dalam warisan itu, biasa nya akan semakin lama waktu terbukanya tempat warisan itu, bisa saja warisan itu terbuka tiap puluhan tahun sekali, ratusan tahun sekali, bahkan ada warisan kekuatan yang hanya terbuka dalam tiap ribuan tahun sekali, seperti warisan Aliansi Bintang Benua.


"Jika nanti para penerima Warisan itu bukan dari kelompok yang sealiran dengan kita, tentu saja kalian tahu apa yang harus di lakukan, bukan?."


Tentu saja jika bukan kelompok mereka yang mendapatkan warisan itu, maka pasti akan di musnahkan atau setidaknya harta warisan itu akan di rampok.


"Kami paham Tuan ku.." kata beberapa orang tersebut hampir serempak.


____________


Jangan lupa dukungannya..