Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
47. Misteri Hutan Kecil Larangan


Landak Duri Emas badannya terlempar, beberapa durinya bahkan rontok berguguran.


'Tubuh Penguasa' ternyata sangat lah hebat, semua itu bukan hanya karena Kuasa logam yang di miliki Yuang Fengying hingga mempunyai kekuatan seperti itu, namun juga karena dasar yang baik dari 'Penguatan raga' anak tersebut sudah sangat baik berkat seni 'Seribu Jiwa Seribu Raga'.


Meski kini berbenturan dengan binatang buas tingkat Raja, dan landak tersebut juga memiliki kekuatan unsur elemen logam, Yuang Fengying mampu untuk memenangkan bentrokan tersebut.


Landak Duri Emas terlihat mulai ketakutan, sorot matanya tak lagi seperti semula.


Yuang Fengying menyadari hal itu.


"Jangan coba lari dariku, kau sudah ku tandai untuk menjadi mangsa ku."


Kemudian Yuang Fengying melesat maju, dan kini mulai aktif menyerang binatang tersebut.


Dengan kecepatan jurus Menebas Angin Menghadang Badai, Yuang Fengying mulai melancarkan serangannya, menekannya dengan beberapa hantaman lalu menyergap binatang buas tersebut sebelum melarikan diri.


DAAAR....!


Yuang Fengying menghantam landak duri emas, hantaman tersebut mengenai punggung sang landak hingga menghilang kan sebagian duri durinya.


Landak itu terjungkal kedepan dengan punggung seperti di tebas senjata tajam.


Darah berceceran sebelum akhirnya binatang tersebut mati.


Yuang Fengying mengambil inti jiwa binatang tersebut, benda itu berwujud kristal bulat dengan warna merah sedikit keperakan, terletak di kepala bagian depan dari binatang tersebut.


Memisahkan antara inti jiwa binatang dengan bangkai nya kemudian menyimpan di cincin penyimpanan nya.


Senyum terkembang di bibir anak tersebut, bukan hanya inti jiwa binatang yang di dapatkan, namun duri serta kulit dan daging nya bisa di tukar dengan koin penukar.


Yuang Fengying berjalan makin jauh memasuki hutan Seribu Bayangan.


Mencari pohon tertinggi, lalu menaikinya melihat situasi untuk pemetaan.


"Hmm..masih aman, area terlarang masih limapuluh kilometer jaraknya dari sini," kekuatan visualisasi Yuang Fengying mengatakan itu, setelah mengitarinya tempat tersebut dengan pandangan nya.


Yuang Fengying masih menatap kearah sisi barat dimana di sana terdapat sebuah area hutan yang di larang.


"Hmm, Hutan Kecil Larangan?, memang nya apa yang tersimpan di sana?."


"Apa benar hutan itu terhubung dengan istana Monster?."


"Aku makin penasaran."


Dasar watak manusia, sesuatu yang di larang, rasanya malah membuat semakin menarik dan penasaran.


Begitu juga dengan Yuang Fengying.


Entah sadar atau tidak kaki Yuang Fengying malah bergerak menuju arah Hutan Kecil Larangan.


**


Tetua Sue tak percaya dengan laporan yang di berikan oleh murid murid nya.


Salah satu murid andalannya di kalahkan begitu saja oleh seorang bocah dengan tingkat kultivasi jauh di bawah nya.


"Kalian sedang tidak bercanda kan?."


"Mengatakan anak dengan tingkatan Dasar mengalahkan dirimu yang berada di ranah Menengah."


Semua menunduk, merasa malu, namun kenyataan memang seperti itu.


Wang dan Yong tak ada di sana, dua anak itu sudah kembali ke keluarga nya, keluarga An.


Karena tak ada yang menjawab, maka berarti laporan itu benar.


"Dasar tak berguna..!, apakah aku harus melakukan ini sendiri..!," tetua Sue sudah berniat akan bangkit dari duduknya.


"Maaf guru, biar aku yang akan memberi bocah itu pelajaran, mungkin para Yunior memang lemah.'' Seorang pemuda usia sekitar dua puluhan terlihat membungkuk ke arah tetua Sue.


"Hmm, jangan membuatku kecewa." Sue mengibaskan tangannya, tandanya dia menyuruh pergi semua muridnya.


"Aku akan pergi berlatih, Seleksi kan masalah ini secepatnya, jangan sampai keluarga An kecewa kepada kita," pesannya.


Semua mengangguk dan membungkuk penuh hormat.


Sepeninggalan tetua Sue, anak usia dua puluhan tersebut mulai menginterogasi yunior yuniornya.


"Siapa nama anak itu? dan dimana dia tinggal?."


"Apakah dia murid salah satu tetua atau master di sini?."


Beberapa anak berhasil menjawab, namun untuk tempat tinggal dan apakah Yuang Fengying murid pribadi atau bukan tak ada yang bisa menjawab nya.


"Huh, merepotkan, dasar kalian ini sangat bodoh..!."


"Maafkan kami kakak Nuang," sahut para yunior dengan wajah muram.


**


Yuang Fengying sudah berada sekitar lima kilometer dari area Hutan Kecil Larangan.


Dadanya tiba tiba makin berdebar, ada sesuatu dalam kedalaman jiwanya yang terasa bergetar seperti terhubung.


Hawa pekat mulai di rasakan nya, kabut dengan kekuatan menghancurkan terlihat mengelilingi wilayah tersebut, menguar hingga tempat nya berada, padahal masih lima kilometer jauhnya.


"Hmm, mengapa tempat tersebut seperti di jaga?, ada apa ini?."


Yuang Fengying mengaktifkan kekuatan visualisasi nya mencoba menembus ketebalan kabut tersebut.


Dia hanya mampu melihat sebuah gerbang yang sangat besar, di dekat gerbang tersebut terdapat tumpukan kerangka yang berserakan, nampaknya itu adalah kerangka orang orang yang berniat masuk ke dalam nya.


Yuang Fengying mencoba lebih mempertajam lagi kekuatan visualisasi nya, namun hanya pelataran luas setelah gerbang tersebut yang mampu di lihatnya.


"Aneh, penglihatan ku tak mampu melihat jauh kedalamnya."


Sebuah kekuatan seperti menjaga dan melapisi tempat tersebut.


Yuang Fengying mencoba memutar ke arah lain, mencoba mencari celah di mana dia bisa melihat kelemahan tempat tersebut.


Mata nya yang sangat tajam bahkan bisa melihat garis garis sarang laba laba yang berada sangat jauh.


"Hmm, nampaknya selain segel formasi Pengaturan, tempat ini juga di jaga oleh segel formasi Penjebakan."


Segel formasi pengaturan adalah sistem Kekuatan pertahanan yang di atur dengan rajah mantra tertentu, jika ingin menghancurkan harus bisa membuka rajah mantra itu, atau dengan kekuatan yang lebih besar lagi.


Sedangkan segel formasi Penjebakan adalah sistem Kekuatan yang bekerja menjebak menyerang lawan dalam area yang telah di pasang struktur pengaturan tersebut, itu juga mengunakan rajah mantra untuk mengaktifkannya.


Yuang Fengying merasa beruntung memiliki 'Roh Inti Jiwa' yang membuat semua panca Indra nya kini menguat, tanpa kekuatan itu dia tak akan bisa melihat semua jaring jaring segel formasi tersebut.


"Ahh, disana sudah ada yang melemah." Yuang Fengying melihat ada bagian sudah rusak.


Dengan melewati celah kelemahan nya tersebut, dia tidak perlu merusak atau menghancurkan keseluruhan segel formasi untuk melewati nya.


Yuang Fengying melihat ada sebagian tempat yang jaring jaringnya seperti terkoyak atau sedikit rusak, mungkin karena usia segel formasi tersebut, atau bahkan karena ulah para penyusup yang merusak sebelum nya.


"Aku akan mencoba masuk lewat sana," Yuang Fengying melangkah makin mendekat.


Anak itu mengaktifkan unsur elemen logam nya semaksimal mungkin untuk melindungi tubuhnya, bergerak pelan dan hati-hati masuk ke dalam wilayah berkabut tersebut.


Kini Yuang Fengying sudah memasuki kabut yang menyebar melingkupi tempat tersebut.


Makin mendekat ke titik pusat makin kuat terasa aura yang menekan, bahkan aura korosif juga makin terasa, hingga menggetarkan badan Yuang Fengying.


Jika tubuh manusia 'Penguasa' dengan unsur elemen logam saja seperti ini, lantas bagaimana dengan yang lain, pasti akan luruh tinggal tulang belulang saja.


Yuang Fengying melihat tumpukan tulang belulang makin banyak ketika makin mendekat ke arah gerbang.


Begitu juga dengan aura yang terpancar juga makin pekat dan kuat.


Langkah Yuang Fengying makin terasa berat saat tinggal beberapa meter dari gerbang setinggi pohon kelapa itu, namun anehnya kabut tebal bahkan mulai menipis.


Pandangan Yuang Fengying kini bisa menangkap area luas di balik gerbang tersebut, namun tak bisa lebih dari itu.


"Ahh, mungkin karena terbatasnya kekuatan ku, sehingga tak mampu melihat lebih jauh."


Saat ini Yuang Fengying sudah memasuki gerbang setelah perjuangan yang sangat berat, melewati kabut tebal korosif yang menekan dan melewati jalinan jaring jaring yang rumit dan tak kasat mata bagi orang biasa, namun Yuang Fengying mampu melihatnya.


Ternyata kabut asap korosif yang melingkupi tempat itu hanya ada di bagian luar, sedangkan di wilayah pelataran yang luas di dalam penjagaan kabut itu, udara cenderung jernih, sejuk dan segar.


Yuang Fengying melangkah maju, pelataran yang luas tersebut berujung pada sebuah altar yang terletak lebih tinggi dari yang lain.


Altar tersebut tampak terselimuti cahaya gelap, wilayah tersebut seluas lapangan bola, cahaya gelap itu sangat kontras dengan lingkungan sekitar yang tersinari cahaya terang.


"Apa itu?."


Yuang Fengying melihat cahaya kegelapan yang melingkupi altar tersebut, cahaya gelap terlihat sangat pekat.


____________


Jangan lupa dukungannya....