
"Aku harus mencari cara." gumam Yuang Fengying, mulai berfikir.
Saat ini remaja tersebut sudah berada di sebuah hamparan hutan yang begitu luas.
Hutan tersebut memanjang sejauh mata memandang.
Yuang Fengying melesat ke bawah, menyelinap memasuki hutan dan mulai memasang serta mengaktifkan topeng Perak Raja Setan serta jubah zirah Bayangan Malam.
WEEENG...
Yuang Fengying menghilang begitu saja di rerimbunan pepohonan.
Tubuhnya seperti menyatu dengan lingkungan sekitar nya.
"Berandalan keparat..!, kemana kau bersembunyi..!." Pria dari benua lain terlihat murka dengan menghilangnya buruannya.
Yuang Fengying tersengal sengal, menempel di salah satu pepohonan yang menjulang tinggi.
Beruntung dirinya memiliki dua artefak pendukung untuk penyamaran, ternyata benda semacam itu akan sangat berguna untuk perlindungan, bukan cuma untuk menyamar.
Senyum samar kini tersemat di bibir remaja tersebut.
Meski dengan pikiran fokus ke arah lawan yang masih berkeliaran di sekitarnya, Yuang Fengying mulai mengatur pernafasan dan juga memulihkan kembali kondisi fisiknya.
Remaja itu mulai mengkonsumsi beberapa pil penguat raga, untuk kembali memulihkan kekuatan fisiknya, bergerak seharian penuh tentu saja menurunkan tenaga sejati nya.
"AAAARRGGH..!."
Pria dari benua lain mulai frustasi, dia meraung keras dan terlihat sangat marah.
Namun kemudian pria itu mendengus, matanya berputar lalu lalu mulai menghantam sekitar nya secara acak.
"Mati kau..!."
Gelombang serangan di pukulkan ke segala arah, membuat pepohonan yang terkena mulai tercerabut se-akar akar nya.
"Mau sembunyi di mana kau..!." pria dari benua lain kembali menghantamkan serangan nya.
Makin lama makin banyak pepohonan yang tercabut dan terlempar, mau tidak mau Yuang Fengying harus bergerak juga.
WEEENG...
Wajah pria dari benua lain mulai bersinar, gerakan dari Yuang Fengying mampu di tangkap nya dengan jelas meski terlihat transparan.
"Mati kau...!," sebuah serangan yang sangat kuat di lepaskan ke arah Yuang Fengying.
Remaja itu menekuk wajahnya, kini keberadaan nya bisa di ketahui lawan karena dia terpaksa bergerak untuk menghindar dari serangan lawan, meski dia memakai jubah zirah Bayangan Malam namun serangan lawan masih bisa mengenainya jika tak menghindar.
"Tampakkan dirimu..!, percuma saja kau bersembunyi seperti tikus, karena aku mampu merasakan gerakan mu ."
Yuang Fengying akhirnya menampakkan diri, karena percuma juga mengaktifkan dua artefak penyamaran jika akhirnya lawan mampu mendeteksi nya.
"Ha..ha.. akhirnya kau muncul juga bocah..!, kau sungguh di luar perkiraan ku.'' pria itu tertawa senang melihat Yuang Fengying kini berdiri ratusan meter di depannya.
"Apa sebenarnya yang kau inginkan dariku?."
"Aku semakin penasaran apa saja yang kau miliki?." pria dari benua lain terlihat makin serakah, dengan membunuh remaja di depannya maka dia pasti akan mendapatkan keuntungan yang sangat banyak.
"Kalian para penjajah memang sangat rakus, kini aku semakin membenci kalian."
"Bukan hanya wilayah kami yang kau kacau kan tapi kalian juga ingin merampas semua yang ada di sini rupanya.." Yuang Fengying berkata penuh dengan kekecewaan dan sorot mata kemarahan.
Pria dari benua lain tersenyum dengan penuh ejekan, "Itu karena kalian sangat lemah, jika kalian kuat tentu ini tak terjadi."
Wajah Yuang Fengying makin memerah, remaja itu terlihat benar benar sangat marah.
"Aku akan melawan mu tak akan lagi menghindar dari mu."
Saat ini Yuang Fengying sudah bersiap untuk bertarung, tak ada lagi pilihan baginya, karena bagaimana pun lari, pasti akan terus di kejar.
"Tebasan Awan - Menebas Angin Menghadang Badai..!." Yuang Fengying langsung melesat mengambil inisiatif untuk menyerang lawannya, mengunakan dua serangan yang bila di gabungkan akan menjadi sangat unik karena mengandung kekuatan, kecepatan dan Kehancuran.
Waktu seperti berhenti saat serangan Yuang Fengying menerabas ke arah lawannya.
Lesatan serangan itu sangat kuat dan belum pernah di lakukan nya, karena kini dia tahu siapa lawan yang dihadapi nya.
Pancaran lesatan kekuatan itu dengan cepat menerjang ke arah lawan.
WEEENG...
Pria dari benua lain menyipitkan matanya, kekuatan serangan remaja yang menjadi lawannya sungguh sangat kuat, dan terdiri dari berbagai unsur elemen. itu sungguh di luar perkiraan nya.
"Apa mungkin bocah ini pemilik banyak unsur elemen?, jika demikian berarti dia memiliki raga khusus?." pria dari dunia lain itu mulai terlihat serius bahkan lebih serius di banding saat melawan tetua pertama.
"Aku harus menghentikan nya, jika tidak akan sangat berbahaya memiliki lawan seperti ini."
Tangannya sudah berputar, lalu terbentuklah cincin cincin angin yang melingkari kedua lengannya.
Gelombang kekuatan yang tercipta itu sungguh mengerikan, karena dia sudah meningkat kan kekuatan dari jurus tersebut.
"Hancur..!."
Pria dari benua lain mengayunkan kedua lengannya kedepan, lalu cincin cincin angin yang melingkari lengannya terlepas dan membentuk lingkaran putih yang makin membesar.
Lingkaran itu diameter nya makin besar hingga mampu menelan pepohonan yang di lewatinya sebelum akhirnya bertemu dengan gelombang serangan yang di lepaskan Yuang Fengying.
BOOM...
Alam bergetar, dua kekuatan yang sangat dahsyat itu bertemu, menciptakan ledakan yang mengguncang sekitar nya.
Dari benturan itu tersibak dan tercerabut ratusan pepohonan dari tempat nya tumbuh.
Sungguh dua kekuatan yang menentang langit, arena keduanya bertarung kini membentuk kawah yang sangat luas.
"Hmm, lumayan.. kekuatan mu sungguh menakjubkan." pria dari benua lain mendengus, memuji lawannya.
Yuang Fengying terpana, lawannya sungguh sungguh sangat kuat, dirinya sudah melepas hampir tujuh puluh persen kekuatan nya namun lawan masih terlihat kokoh.
"Kita mulai lagi..!." pria dari benua lain kembali memutar tangannya, lalu cincin cincin mulai terbentuk dan melingkupi seluruh lengannya.
Cincin cincin yang berputar di lengannya kini berwarna kuning kemerahan, jelas itu adalah api yang berputar dan bersatu dengan angin.
Nampak nya pria dari benua lain juga memiliki lebih dari satu unsur elemen.
"Matilah kau..!." pria itu kembali melempar lengannya kedepan, cincin cincin itu terlepas dan kini melesat berjajar saling susul menyusul.
Cincin cincin berwarna kuning kemerahan itu melesat dan kembali diameter nya makin membesar, membentuk beberapa deretan yang berjajar susul menyusul, jika hancur satu pasti masih di sambung serangan cincin lainnya.
"Serangan ini." Yuang Fengying tercekat, remaja itu kembali menambahkan kekuatan dalam serangannya yang di mungkin kan bisa menandingi kekuatan lawan.
Alam kembali bergetar, dua serangan kembali melesat dan merusak apapun yang di lewati nya.
BAAAMM...
Dua serangan itu kembali bertemu, menciptakan ledakan yang makin kuat di bandingkan serangan sebelum nya.
Yuang Fengying terlempar kebelakang begitu juga dengan lawannya, sungguh pertarungan yang sangat menakutkan.
Lebih menakutkan di banding pertarungan pria dari benua lain melawan tetua pertama Lembah Tiga Puncak.
Pria itu mulai memulih-kan diri, dengan tingkat kultivasi nya dia mampu cepat untuk pulih, dia adalah pemilik ranah Kuasa Sejati pertengahan tentu saja memiliki fisik dan kekuatan yang hebat.
__________
Jangan lupa dukungannya