
Pria dengan badan sedikit bungkuk itu maju beberapa langkah mendekat ke arah Yuang Fengying, tatapannya nyalang penuh dengan keserakahan.
"Hm, kita sama sama berada di ranah Raja Bumi, tapi aku bukan kultivator Raja Bumi biasa," dengan penuh kesombongan pria itu berkata.
"Akan sangat merugikan untuk seorang bocah seperti mu jika keras kepala di saat seperti ini."
Maksudnya dengan kedudukan lima lawan satu, dan kekuatan kultivasi seperti itu bagi Yuang Fengying pasti akan kalah.
"Sekali lagi aku katakan, serahkan apa yang kau dapatkan dari tempat ini, maka kami akan membiarkan kau tetap hidup." sebuah senyuman penuh dengan kelicikan terpancar dari pria tersebut.
"Ha..ha.. jika memang aku punya harta rampasan dari tempat ini tak akan ku berikan kepada kalian, karena aku yakin..meski harta itu telah kuserahkan, orang orang seperti kalian tidak mungkin membiarkan mangsanya tetap hidup, bukan?."
Pria dengan badan sedikit bungkuk tertawa terbahak bahak, selama ini kelompok mereka memang tak pernah meninggalkan jejak dengan selalu menghabisi mangsanya. "Ha..ha..., Jika itu pilihan mu, artinya kau memang memilih untuk langsung mati."
"Banyak cakap..!." Yuang Fengying sudah mengaktifkan unsur elemen petir dan api di sekujur tubuhnya.
Pria sedikit bungkuk masih terlihat menganggap enteng lawannya.
"Hm, unsur Api - Petir ya." pria itu lalu mengaktifkan kekuatan unsur logam yang dimiliki nya.
"Tinju Logam Kehancuran..!." pria sedikit bungkuk itu meloncat terlebih dahulu, menghantamkan pukulannya.
Sebuah bayangan tinju raksasa muncul dari balik tubuhnya, melesat menerjang ke arah Yuang Fengying, itu jenis serangan jarak jauh, sehingga pria sedikit bungkuk tak perlu terlalu dekat dengan lawannya.
Melihat lawan menggunakan unsur elemen logam Yuang Fengying juga mengaktifkan kekuatan unsur elemen logam nya, remaja itu memasukan kekuatan logam dalam pukulannya selain petir dan api.
Yuang Fengying melempar lengannya ke depan, gelombang kekuatan langsung melonjak seiring dengan gumpalan kekuatan melesat menyongsong serangan lawan.
BAAAM...!
Gambaran tinju keperakan yang di lepaskan pria sedikit bungkuk dengan buntalan di punggung nya, bertemu dengan gumpalan gelombang kekuatan yang di lepas Yuang Fengying.
Terjadi ledakan keras dengan hempasan gelombang kekuatan yang menyebar ke segala arah.
"Apa..?!, pukulan Su Man berimbang dengan anak itu..?."
"Kekuatan Logam Su Man ada yang mampu mengimbangi?."
Empat orang yang berdiri menjauh terlihat terbelalak kaget dengan kenyataan yang terjadi.
Su Man adalah pengolah unsur elemen logam yang cukup kuat, mengandalkan 'Kuasa'-nya atas unsur itu, untuk menguasai semua kekuatan dari logam.
Dua orang yang beradu serangan sama sama terdorong ke belakang.
Yuang Fengying belum pulih sempurna kekuatan nya, setelah tadi bertarung habis habisan dengan pria dari benua lain, kini harus bertarung lagi.
Sementara Su Man merasa lengannya mati rasa, sedikit terbakar dan menimbulkan rasa panas yang menjalar di sekujur tubuhnya.
"Apa yang kau lakukan?, apa kau juga memiliki Kuasa atas logam?." Su Man masih tak percaya, sepengetahuan nya, unsur kekuatan lawan adalah Api-Petir.
"Ck," Yuang Fengying hanya berdecak kesal, lawannya terlalu banyak bicara.
"Giliran ku..!." Yuang Fengying meloncat dan melesat begitu cepat, karena memiliki unsur elemen angin.
"Menebas Angin Menghadang Badai - Lesatan Kehancuran..!."
Pria sedikit bungkuk terperanjat, hanya dalam satu kali tarikan nafas, lawannya sudah mendekat dan menghantamkan pukulannya.
Kecepatan dan kekuatan serangan yang berlapis lapis seperti menerjang ke arah nya membuat nya sedikit bergetar.
"Berandalan sialan ini ternyata cukup kuat."
Meski belum sepenuhnya pulih namun kekuatan Yuang Fengying masih cukup menakutkan bagi lawan lawannya.
BAAM....
Ledakan Keras terdengar saat gelombang serangan menghantam dan menenggelamkan sosok pria sedikit bungkuk ke dalam tanah.
Pria sedikit bungkuk yang juga memiliki fisik mengagumkan itu tertanam ke dalam tanah sebatas pinggang, akibat hantaman Yuang Fengying.
Seandainya saja bukan pemilik fisik kuat, pasti sudah hancur badan orang itu terkena serangan Yuang Fengying.
"Su Man kalah?."
"Tak mungkin."
"Berandalan ini memang mengagumkan, namun Su Man juga bukan kultivator kacangan."
Yuang Fengying yang sudah mengubur separuh badan lawan, mulai mengendalikan kekuatan tanahnya.
Tanah di sekitar lawannya langsung bergerak, dan mencoba menjepit nya.
"Keluar...!." Su Man berteriak tiba tiba, membuat Yuang Fengying terkejut untuk sesaat.
Tiba tiba buntalan yang ada di punggung pria itu terbuka, nampak nya itu adalah tas artefak penyimpanan.
Tas artefak penyimpanan adalah sebuah benda penyimpanan untuk binatang dan segala jenis benda yang berukuran besar.
Siuu... siuu....
Saat ini dari dalam tas itu berloncatan sosok sosok yang berjumlah empat bayangan.
"Apa itu?," Yuang Fengying tercekat, selama ini remaja itu belum pernah bertemu dengan lawan yang memiliki kekuatan seperti ini.
"Ha..ha... inilah pasukanku..!." pria sedikit bungkuk yang bernama Su Man itu terbahak, merasa mampu mengejutkan lawannya.
Saat ini di sekitar Su Man sudah berdiri sosok sosok manusia robotik setinggi beberapa meter.
Sosok sosok robotik raksasa itu berujud manusia dengan kepalanya binatang, ada yang berkepala burung, singa, anjing dan gajah.
"Ha..ha... bocah itu pasti akan mati."
"Ya... setuju, Su Man sudah mengeluarkan kartu andalan nya, dia mengaktifkan manusia robotik yang menjadi pasukannya."
Semua memandang Yuang Fengying dengan penuh ejekan, semua bisa memastikan pasti remaja di depan akan segera mati, melawan pasukan Su Man tak akan mudah.
Su Man sudah berhasil keluar dari jepitan tanah atas bantuan satu sosok robotik pasukannya.
"Tak ada jalan kembali..!, kau sudah membuatku marah, saat ini pasukan ku sudah ku keluarkan dari ruang penyimpanan nya, maka harus ada korban disini." pria sedikit bungkuk menyeringai dengan kejam.
"Serang..!."
Sosok sosok robotik itu langsung menyerbu ke arah Yuang Fengying, mereka langsung menyerang tanpa keraguan sedikit pun.
Weeng...
Sosok dengan kepala burung meloncat menghantamkan tongkat besi dengan ujung pedang.
Melihat kuatnya serangan dan ledakan kekuatan yang pancarkan jelas sosok sosok tersebut sebanding dengan manusia di ranah Raja Bumi, hanya bedanya sosok sosok robotik sedikit lambat dan kaku.
Yuang Fengying kini sudah menguasai keadaan, meski awalnya terkejut karena sosok sosok itu berloncatan dari artefak tas penyimpanan, saat ini remaja itu sudah tak terlalu heran, sudah beberapa kali menghadapi sosok sosok yang di kendalikan seperti ini.
"Dasar pengecut..!, beraninya keroyokan..!," Remaja itu meledek lawannya.
Sambil berkata Yuang Fengying menghindari serangan sosok sosok itu, saat ini Yuang Fengying masih mencari dimana kelemahan dan mempelajari makhluk jadi jadian tersebut.
Serangan sosok robotik makin gencar, namun bagi penguasa angin seperti Yuang Fengying kecepatan mereka tak lebih dari setengah dari kecepatan nya, maka remaja itu terlihat tak tertekan.
"Berandalan ini menyimpan banyak rahasia rupanya, setelah tadi aku lihat kekuatan angin dan api serta logam, kini ada unsur angin dalam kekuatannya."
___________
Jangan lupa dukungannya