Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
40. Mengumpulkan Koin Penukar


Saat ini Yuang Fengying sudah berada di Ruang Pengujian, lebih tepatnya di arena pertarungan ruang pengujian, di depannya sudah berdiri seseorang.


Mereka sama sama memakai pakaian dan penutup wajah khusus, aturan ini di tetapkan untuk menjaga para Sukarelawan dan penggunaan jasa.


Yuang Fengying saat ini tengah berperan sebagai 'Sukarelawan', atau lawan latih tanding bagi seseorang dengan imbalan tentu nya.


Dari sosoknya terlihat jika lawannya adalah seorang wanita muda, nampak nya usia mereka sama karena tinggi badannya hanya sedikit lebih rendah darinya, mungkin.


Keduanya sudah saling berhadapan, juri pertandingan sudah berdiri diantara keduanya.


"Mulai...!!," teriak Juri pertandingan.


Lawan Yuang Fengying sudah mengangkat kedua tangannya, mulai menggerakkan tangan tersebut seperti membuat pola, gerakannya terlihat sangat halus dan lembut.


Alam sekitar langsung bergetar, udara terasa mulai lembab, bereaksi atas Kuasa pemilik unsur elemen.


"Hmm, nampaknya dia pemilik unsur elemen air."


Yuang Fengying langsung mengaktifkan unsur elemen logam nya, mulai membuat pertahanan, sejak dia 'berlatih' di gua dengan membunuh ular piton sisik perak, sudah di putuskan untuk sementara akan memperkuat unsur elemen logam dan petir terlebih dahulu hingga matang, setelah itu baru memperkuat unsur elemen yang lain.


Tanpa berkata kata sosok di depan Yuang Fengying melesat maju memutar tangan nya.


Mereka memang di larang untuk mengeluarkan suara percakapan, kecuali hanya jeritan saja, untuk menjaga kerahasiaan keduanya.


Bayangan tombak yang tadi di ciptakan dari unsur elemen air mulai terbentuk, lalu melesat menyerang ke arah Yuang Fengying.


Sesuai aturan para 'Sukarelawan' di larang menyerang balik, hanya di perbolehkan bertahan dan bertahan, seperti menjadi samsak hidup, entah bagaimana caranya para sukarelawan ini bertahan, aturan tak memperdulikan itu, jika sudah tak sanggup dan ingin menyerah cukup mengangkat tangan, atau menepuk lantai atau badan lawan tiga kali.


Melihat serangan tersebut Yuang Fengying hanya menghindar dengan sedikit menggeser badannya.


Slaaass..


Bentukan tombak dari unsur elemen air itu mengenai ruang kosong, lalu pecah dan menjadi uap air kemudian menyatu dengan udara.


Kembali lawan Yuang Fengying memutar tangan nya, dari belakang lawan Yuang Fengying itu tercipta ratusan bintik air yang akhirnya membentuk sebuah wujud paku paku kecil.


Slaaass... slaaass....


Ratusan paku kecil itu melesat menembak ke arah Yuang Fengying.


Craak... craaak....


Sebuah perisai tipis, terbentuk dengan sangat cepat saat Yuang Fengying mengangkat tangan nya, perisai yang tercipta dari unsur elemen logam dari alam itu merontokkan serangan paku paku tersebut, namun perisai itu juga tergerak hebat membuat Yuang Fengying sedikit terdorong kebelakang.


"Hm, tenaganya sangat kuat, kultivasi nya pasti di atasku."


Dua orang itu masih terlibat pertarungan dengan pola aktif-pasif tanpa mengeluarkan sedikit pun suara, hingga beberapa saat.


Gelombang Air yang lebih kuat seperti terbentuk, gelombang bentukan tersebut tak benar benar nyata seperti ombak air, namun cukup jelas dalam pandangan mata manusia biasa.


Karena saat ini mereka berada di daratan dan jauh dari pusat air, maka hanya itu yang bisa di ciptakan dari unsur air di alam bebas ini.


Berbeda jika mereka bertarung di wilayah yang penuh dengan air, sudah pasti ombak ciptaan ini makin kuat dan dahsyat.


Yuang Fengying kembali bersiap dengan benteng ciptaan nya, yaitu benteng tipis juga dari unsur elemen logam di alam bebas, nampak nya tingkatan Kuasa atas unsur elemen keduanya berimbang, mereka mampu menciptakan unsur elemen dari alam sekitar meski masih jauh dari kata sempurna.


Slaaaraak...


BYAAAAARR...


Gelombang tersebut menghantam benteng pertahanan Yuang Fengying, membuat anak itu terlempar dan bergulingan, namun lawan yang menghantam juga memuntahkan seteguk darah meski terlihat masih berdiri kokoh.


"Kuat juga orang ini.'' Terlihat penyewa latih tanding menatap Yuang Fengying dengan terkejut, kini anak itu sudah berdiri tanpa terlihat terluka.


"Ha..ha...aku bisa berlatih gratis tanpa bayar, malah dapat imbalan." Yuang Fengying tertawa dalam hatinya, merasa seperti memperoleh sebongkah berlian.


**


Sekelompok bayangan tengah berjibaku di keremangan jurang.


Ada beberapa sosok di benua ini, yang memiliki fisik sangat bagus yaitu ras iblis dan ras Naga, mereka memiliki bakat alami fisik yang lebih kuat dari sosok yang lain, badannya tinggi dan tegap.


Kali ini pasukan Iblis tengah mencoba menaklukan sebuah mustika yang berunsur kegelapan.


Ras iblis memang tengah memburu kekuatan apapun yang memiliki elemen kegelapan untuk meningkatkan kekuatan nya.


"Kepung sebelah sana..!."


Salah satu iblis memerintah iblis yang lain agar berjaga di sebelah yang lain, saat cahaya kegelapan tersebut mencoba melesat menjauh.


Mustika tersebut adalah Teratai Angin Hitam, sebuah tanaman langka yang bisa memperkuat para pemilik nya.


Cahaya kehitaman yang berujud kelopak bunga teratai warna gelap dengan memancarkan warna hitam terlihat bergerak gerak, menghindar dari para penyergap nya.


"Tangkap..!."


Sesosok iblis terbang mencoba meraih kelopak teratai angin hitam.


WOOONG...


Kelopak tersebut memancarkan api hitam kembali, seakan menyerang para penyergap nya.


"AARRRGHH..!."


Sosok ras iblis itu menjerit, rasa panas dari api hitam sangat kuat membakar pergelangan tangan nya.


"Hati hati..tangkap menggunakan jeratan Jaring Jala Tujuh Kejadian."


Jaring Jala Tujuh Kejadian adalah salah satu seni penjebakan yang sangat terkenal di kalangan iblis, seni penjebakan ini juga memiliki tingkatan kekuatan sesuai dengan kekuatan pengguna nya, syaratnya adalah harus memakai benang tali mistik, sebuah tali halus yang sangat kuat dan tahan terhadap panas maupun dingin.


Kembali sosok para iblis itu berpencar, kemudian mengepung Teratai Angin Hitam yang melayang di udara dengan melempar benang tali mistik untuk menjeratnya.


**


"Bagaimana Nona?." terlihat seorang pria tua, bertanya dengan penuh hormat.


"Lumayan, kali ini aku cukup puas, nampak nya lawan latih tanding ku lumayan kuat juga, he..he... mungkin dia senior di sini." sahut gadis cantik dengan tertawa senang.


Memang meski masih berusia 8-9 tahun Yuang Fengying memiliki fisik yang tergolong tinggi untuk ukuran anak seusia nya, jadi saat dia memakai pakaian tertutup orang tak akan menduga jika dia masih anak anak.


"Jika bisa memilih besok lagi aku ingin berlatih tanding dengan Sukarelawan seperti ini."


Sosok tua di samping nya mengangguk, meski permintaan nona muda-nya belum tentu akan terkabul, namun dia akan berusaha untuk itu.


**


Di bagian lain.


"Ini imbalan mu," kata salah satu penjaga di tempat tersebut.


"Kau nomer 13 tadi bukan?." tanya penjaga tersebut memastikan kantung berisi koin penukar.


Nomor 13 adalah inisial yang di pakai pada baju Yuang Fengying saat melakukan latih tanding.


Yuang Fengying mengangguk.


Meski ada tatapan aneh, pria paruh baya itu akhirnya menyerahkan kantung koin penukar yang isinya lima puluh keping perak.


Yuang Fengying menerima kantung tersebut, mata nya terbelalak kaget saat memeriksa isinya.


Ingin rasanya Yuang Fengying bersorak dan meloncat kegirangan karena mendapatkan koin penukar sebanyak itu, namun pikiran nya masih waras untuk tidak melakukan itu.


__________


Jangan lupa dukungannya...