
Setelah duduk selama beberapa hari menurut waktu di alam pagoda dewa, itu hanya beberapa menit di alam sesungguhnya, membuat kekuatan Yuang Fengying makin meluap luap.
BAM..
BAM...
Kemudian terobosan terobosan kecil terjadi di ranah level kultivasi Yuang Fengying, dan kini ranah kultivasi remaja itu berada di puncak tingkatan Kuasa Sejati.
Saat itulah Yuang Fengying menghentikan meditasi nya karena dirasa cukup dan sudah sulit meningkat, dengan kekuatan nya saat ini remaja itu kini mampu melangkah makin mendekati bangunan inti Pagoda Dewa.
"Ah, akhirnya aku bisa mendekati bangunan ini." senyum sumringah terpancar dari bibir nya, sambil menatap ke arah bangunan yang menjulang tinggi itu.
Seperti yang sudah di ketahui jika selama ini Yuang Fengying sudah bisa masuk ke alam pagoda dewa dan itu, namun hanya bisa berada di halamannya, bahkan dahulu sebelum dirinya kuat dia hanya mampu melihat dari jauh, tepatnya di hutan sekitar pagoda dewa dalam kondisi masih berujut gelembung tipis perwujudan nya saat itu.
(Note : Dahulu sebelum Yuang Fengying memiliki ranah kekuatan dalam kultivasi nya, remaja itu hanya bisa bermimpi tentang alam dewa saat menatap kristal Pagoda Dewa yang saat itu di sebutnya Kristal Cahaya.
Seiring kekuatannya meningkat dan Perwujudan Kristal itu makin jelas, Yuang Fengying bisa memasukinya, namun keberadaan nya masih jauh dari lokasi bangunan pagoda itu.
Seiring semakin kuat lagi Yuang Fengying, remaja itu kini bisa mendekat dan mungkin bisa memasuki Pagoda Dewa jika beruntung.)
Saat ini Yuang Fengying masih berada di luar pintu dari bangunan sembilan lantai itu.
Tangannya terulur untuk membuka pintu yang terlihat sangat besar, mungkin lebarnya tiga puluhan meter dengan tinggi sepuluh meteran.
JREEENG...
"Ugh," kekuatan tak kasat mata langsung menerjang tubuh remaja itu, seakan menguji kekuatan daya tahan Yuang Fengying dari kuatnya hantaman.
Badan Yuang Fengying terpental, terdorong dan terlempar kembali ke halaman bangunan.
"Sial, apa yang terjadi?, mengapa aku sangat lemah.'' dengan kesal remaja itu bangkit dan mencoba kembali mendekati bangunan Pagoda Dewa.
Kembali saat sudah mendekati Bangunan Pagoda Dewa, sebuah kekuatan mendorong dan melempar remaja itu, namun kali ini tak sejauh sebelum nya karena Yuang Fengying seperti sudah mengantisipasinya.
"He..he.., kali ini aku terlempar tak sejauh sebelum nya," remaja itu berjumpalitan di udara saat kembali terdorong kekuatan tak kasat mata tersebut.
Entah sudah berapa kali percobaan itu di lakukan, dan perbuatan ini tidak membuat Remaja itu patah semangat, bahkan hal itu di jadikannya seperti latihan.
"Coba lagi..!," kali ini di percobaan yang ke berapa kali, Yuang Fengying bergerak pelan, selangkah demi selangkah hingga akhir nya.
Kretek..!
Yuang Fengying berhasil memegang daun pintu yang sangat besar itu tanpa terganggu kekuatan yang tak kasat mata, lalu mendorong dengan sekuat tenaga.
"Gghh...!." dengan seluruh kekuatan nya Yuang Fengying mendorong pintu raksasa itu, namun pintu itu hanya terbuka sedikit menampakkan celah beberapa jengkal saja.
"Ugh..!," begitu pintu itu terbuka dan menciptakan sedikit celah, kekuatan spiritual yang melimpah ruah keluar dari ruangan lantai dasar Pagoda Dewa itu.
"Hah, kekuatan ini..?" Yuang Fengying terkejut karena merasa seperti di guyur Kekuatan spiritual yang melimpah ruah, yang berasal dari dalam ruangan menerabas keluar dari celah yang tercipta itu.
Dengan guyuran kekuatan spiritual yang melimpah ruah itu Yuang Fengying menjadi sangat bertenaga, bahkan rasanya kini tenaga nya meluap luap.
JENG..JEENG....
Ternyata itu adalah ruangan yang sangat luas, bahkan itu tak pantas di sebut ruangan karena penampakan di dalamnya seperti tak ada batas dinding nya.
Lantai nya terbuat dari marmer khusus tanpa sambungan yang memancarkan kekuatan spiritual, langit langitnya sangat tinggi dan terasa sangat jauh di awang-awang.
Tapi semua itu tak dipedulikan Yuang Fengying, melimpahnya kekuatan spiritual disana tak ingin di sia siakan nya.
Remaja itu lalu duduk bersila dan kembali tenggelam dalam kultivasi nya.
**
Di tempat lain, terlihat bayangan sebuah tandu melayang di angkasa.
Tandu itu berwana hitam dengan aura yang mengerikan menyebar ke sekeliling nya, tandu itu adalah artefak pendukung.
Sebuah artefak perjalanan yang mampu memberikan kenyamanan bagi penggunanya karena mampu memberi pasokan kekuatan spiritual.
Di kanan kiri tandu itu melayang beberapa sosok, mereka adalah rombongan pria tua dengan baju katun bersih.
Pria itu memutuskan untuk langsung memburu mangsanya sendiri, bukan hanya mengutus anak buahnya.
Kematian empat anak buah nya sudah cukup membuat pria itu murka.
"Ikuti cahaya itu..!." terdengar suara Pria berbaju katun bersih dari dalam tandu terbang itu.
Sebelum mereka berangkat tadi, pria tua itu melepas sebuah kristal yang mampu terbang dan mengeluarkan cahaya, itu adalah artefak yang mampu mendeteksi keberadaan buruannya.
"Baik tuan," salah satu pria berjubah hitam dengan simbol satu garis terlihat melesat mendahului yang lain.
Pria itu adalah pemimpin dari empat pria berjubah hitam dengan simbol tertentu.
Rombongan itu melesat ke arah pergerakan Yuang Fengying berada.
**
"Hmm, meski aku berhenti di puncak Kuasa Sejati namun aku mampu memadatkan esensi kekuatan ku," gumam Yuang Fengying dengan sangat senang, remaja itu membuka matanya.
Saat ini kekuatan remaja itu meningkat sangat pesat, bahkan jika melawan kekuatan seperti Ping Chu akan dengan mudah menghadapi nya.
Dengan berhasil masuk ke lantai pertama Pagoda Dewa, membuat remaja tersebut mengalami peningkatan yang signifikan, meski ranah nya masih di tingkatan Kuasa Sejati.
Sesungguhnya bukan hanya itu keuntungan yang di dapatkan oleh Yuang Fengying begitu berhasil memasuki Pagoda Dewa.
Salah satunya antara lain adalah raganya akan menghilang dan ikut masuk ke Pagoda Dewa di alam pagoda dewa.
Jadi setelah berhasil memasuki ruang Pagoda Dewa, saat ingin menjelajahi ruang jiwa dan masuk ruang Pagoda Dewa di dalam kristal pagoda dewa raga remaja itu akan ikut masuk ke dalam pagoda dewa, bukan hanya jiwanya.
___________
Jangan lupa dukungannya