Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
133. Ular tujuh Kepala


Yuang Fengying yang masih mengawasi gadis naga itu, tercekat dan sedikit kaget.


Remaja itu tak pernah menduga jika binatang berbahaya di kolam itu, ada begitu banyak.


"Apakah kolam itu berisi banyak ular, padahal biasanya dalam satu wilayah hanya ada satu yang dominan."


Yuang Fengying memeriksa di kedalaman kolam yang sangat keruh, dari sana terasa aura sosok terlihat menggeliat dengan sangat kacau.


Kepala ular yang menyembul itu mulai mematuk dan menyerang ke arah Ling Fei.


Gadis itu berkelit dan mencoba membalas serangan ular tersebut, meski demikian terlihat jika Ling Fei kalah tenaga dan mulai sedikit terdesak.


Saat ini gadis naga itu telah di serang oleh beberapa kepala ular yang bermunculan, kepala itu besarnya satu kamar ukuran 3 X 3 meter.


"Ular sialan..!," Ling Fei meracau sambil menebaskan senjata pedang ciptaannya dari unsur tanah dan angin.


Gambaran pedang yang panjangnya sepuluh meter itu menepis kepala ular raksasa yang berniat mematuknya, namun benturan itu membuatnya terpental karena kalah kekuatan.


Badan ular sebesar gerbong kereta itu kini keluar seluruh nya dari kolam, ternyata itu hanyalah satu sosok ular, namun ular tersebut memiliki tujuh kepala.


"Hah..!, ular kepala tujuh..?!."


Ular kepala tujuh itu nampaknya penjaga Gingseng kelopak Darah, benda mustika itu kini berada dalam lingkaran badannya dengan tujuh kepala yang sudah tegak bersiap menyerang.


Yuang Fengying kini sudah mendekati Ling Fei, gadis itu kini mundur dan berdiri di tepi kolam berdampingan dengan nya.


Ular kepala tujuh kini menatap tajam dua orang yang berada di depannya.


"Manusia rendahan macam kalian mau mencuri tanaman ku..!?," Salah satu kepala ular itu berkata penuh kemarahan.


Sorot matanya yang tajam seperti ingin menguliti dua remaja yang ada di depannya.


Slaaassh...!


Tanpa berkata kata lagi kepala ular itu melepaskan kilatan Api yang menyembur ke arah Yuang Fengying.


Api yang mampu membakar apapun itu melesat menerjang ke arah dua anak tersebut.


Remaja itu hanya mendengus, Kuasa atas unsur elemen api yang di miliki nya sudah mencapai tingkatan Penguasa tingkat 6, itu setingkat dengan panas dari api yang di pancarkan ular tersebut, yang berada di tingkatan Kuasa yang sama.


"Hmm, api merah, aku juga punya..."


Yuang Fengying mengibaskan tangannya, mencoba menepis api yang meluncur kearahnya.


Jika dua unsur elemen yang sama saling bertemu, hanya kekuatan lah yang bisa menjadi pembeda nya, selain kekuatan tentu saja 'Niat Keinginan bertempur' juga bisa menjadi penentu kemenangan.


Belum berhasil Yuang Fengying menepis api yang meluncur itu, serangan lainnya tiba tiba melesat dari kepala ular yang lainnya.


Weeeng .. Claaaapp...


Sebuah serangan dengan kekuatan unsur elemen petir terlihat melesat ganas menerjang remaja tersebut.


"Gila, binatang ini rupanya memiliki lebih dari satu unsur elemen..!." Yuang Fengying sedikit kaget, lalu mulai mengaktifkan unsur elemen petir untuk mengimbangi serangan tersebut.


Sungguh binatang evolusi yang sangat kuat, memiliki beberapa 'Kuasa' atas unsur elemen dalam kepemilikan nya.


BAAMM.. BAAMM...


Ledakan terjadi saat dua serangan ular itu berhasil di tahan Yuang Fengying.


Dua serangan itu berhasil di tepis remaja itu dengan kekuatan unsur elemen yang sama, nampaknya dua serangan dari ular itu memiliki tingkatan 'Kuasa' yang sebanding dengan kemampuan anak tersebut.


Yuang Fengying mundur beberapa langkah, demikian pula dengan Ling Fei, gadis itu sudah meloncat menjauh semenjak tadi, begitu merasakan kekuatan aura serangan begitu menakutkan.


Weeeeng...


Begitu melihat lawannya mundur, dari kepala yang lain melesat kilatan serangan yang berwarna putih.


"Gila...sungguh gila, apakah binatang ini juga memiliki tujuh unsur elemen di masing masing kepala nya?." Yuang Fengying mulai sedikit goyah melihat kemampuan binatang yang di luar nalar, ShengLong Ling Fei bahkan sudah mulai ketakutan, memikirkan kebodohannya dengan ceroboh memasuki wilayah danau tadi.


Pancaran kilatan cahaya putih yang memiliki kekuatan menusuk dan membekukan itu, terus melesat menerjang ke arah Yuang Fengying.


Masih dengan unsur yang sama Yuang Fengying mencoba menangkis serangan itu.


Sebuah perisai Air-Es di ciptakan untuk membendung Lesatan serangan itu.


"Nampak nya kau cukup hebat juga bocah berandalan..!, memiliki banyak unsur elemen seperti ku."


Bukan hanya ular kepala tujuh, Ling Fei juga sangat terkejut dengan kemampuan Yuang Fengying.


Gadis itu kini makin menyadari jika kekuatan Yuang Fengying jauh di atasnya, meski dirinya sosok jenius di kelompok nya, namun masih banyak kekuatan yang tak kalah hebatnya dengan dirinya di luar ras Naga nya.


"Tak perlu banyak cakap, kita buktikan siapa yang kuat disini."


Yuang Fengying kini bergerak maju, dirinya tak lagi pasif di jadikan samsak serangan ular kepala tujuh.


"Menebas Angin Menghadang Badai - Lesatan Kehancuran..!."


Sebuah gelombang serangan yang mengandung unsur elemen logam dan petir melesat ke arah ular raksasa kepala tujuh tersebut.


Merasa kan aura kekuatan serangan yang menakutkan, kepala ular yang ada di samping kiri langsung bereaksi.


Kepala itu mengeluarkan bola bola kecil dari mulut nya, begitu di keluarkan bola bola itu membesar, lalu mulai tampak pusaran angin yang siap menerjang apapun.


Ngiing ... ngiing....


Pusaran angin tersebut langsung menerjang serangan yang di ciptakan Yuang Fengying.


BLAAAR...!


Ledakan kembali tercipta dan terdengar, dua kekuatan tersebut bertemu dan hancur seketika.


Kehancuran dua kekuatan tersebut mengakibatkan alam sekitar seperti tersibak, ledakan kekuatan meluber kemana mana, pepohonan bahkan terangkat dan tercerabut beserta akar nya.


"Sungguh kekuatan yang menakutkan, jelas anak ini bukan orang biasa." Ling Fei mulai menyadari itu.


Rasa kagum kian terpancar dari tatapan gadis naga terhadap Yuang Fengying.


Yuang Fengying terdorong beberapa langkah kebelakang, demikian juga ujar tujuh kepala.


"Gawat, jika terus bertempur di tempat ini, Gingseng kelopak Darah bisa bisa rusak." Yuang Fengying mengambil langkah menjauh.


"Jangan lari berandalan tengik..!, tak ada yang bisa lolos setelah kau memaksa ku bertarung."


Ular kepala tujuh kini mengejar Yuang Fengying, gerakan nya sangat lincah dan cepat karena ular tersebut juga memiliki 'Kuasa' atas unsur elemen angin.


Hanya dalam beberapa gerakan ular itu sudah menyusul Yuang Fengying yang kini sudah berjarak beberapa kilometer dari kolam tersebut.


Sebelum Yuang Fengying melesat pergi, dia sempat mengirim kan pesan kepada Ling Fei, agar saat dirinya menyibukkan ular itu, gadis tersebut bisa memanen beberapa gingseng kelopak darah.


Tak perlu banyak pertimbangan gadis itu langsung melesat menuju tengah kolam, begitu Yuang Fengying berhasil 'menarik' ular tersebut untuk bertarung di area lain.


"He..he..he... ular yang bodoh, kau terpancing dengan jebakanku."


Yuang Fengying tersenyum licik, berbalik dan menunggu ular kepala tujuh di area sedikit lapang.


"Kau tak sanggup lari lagi bocah..!, aku akan memakan tubuh mu, jika begitu." ular kepala tujuh berteriak, begitu melihat Yuang Fengying berhenti seperti kehabisan tenaga.


___________


Jangan lupa dukungannya...