Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
212. ?


Saat ini tiga orang sudah mengurung Yuang Fengying dalam diameter jarak puluhan meter.


Ketiganya sudah memancarkan aura membunuh yang terpancar kuat dari tubuhnya.


Itu seperti sebuah domain yang membentuk sebuah wilayah dengan penuh aura tekanan.


Pria berbaju zirah emas sudah berpendar badannya, nampaknya pria ini adalah pengolah kekuatan api.


Pria kurus dengan tatapan tajam juga sudah mengaktifkan unsur elemen nya, si sekitar tubuhnya kini sudah terbentuk butiran es yang menyebar dan siap di bentuk menjadi apapun untuk menyerang lawan.


Semetara wanita dengan cadar jala, tubuh nya sudah di selimuti oleh cincin cincin angin yang berputar dan siap mencabik cabik lawannya.


"Kita musnahkan berandalan keparaat ini secepatnya, akan berbahaya jika sampai lolos nanti nya..!."


"Benar, mungkin ini bocah yang menggagalkan Li Chung ."


Saat ini domain yang ke-tiga orang itu bentuk kini sudah penuh dengan aura kekuatan tiga unsur elemen, bahkan di sekitar pria dengan zirah emas kini lautan api sudah mulai terbentuk dan menyebar, itu menandakan jika kekuatan mereka sudah di keluarkan.


"Cuih, nampak nya kalian benar benar mencari masalah," Yuang Fengying langsung menggerakkan tangannya, saat ini kedua lengannya mulai memutih dan berkilat kilat, namun itu bukan kilatan biasa pemilik unsur elemen logam karena kilatan itu bercampur dengan api dan petir.


"Apa itu?," Pria dengan baju zirah emas sedikit terperanjat melihat itu.


"Apa mungkin dia pemilik lebih dari satu elemen ?." wanita dengan cadar jala menyahut.


"Cuih..!, berapapun kuasa atas unsur elemen, itu tak masalah bagi kita bukan?." Pria kurus dengan tatapan tajam mencibir ke arah Yuang Fengying.


"Ya, benar..! Sekarang SERAANG..!." Pria dengan baju zirah emas sudah mengayunkan lengannya.


Gelombang api langsung menyembur ke arah Yuang Fengying, api yang berkobar itu menerjang seperti badai menghancurkan apapun di jalurnya.


"Ha..ha... Akan ku jadikan daging panggang kau bocah..!."


"Pasti itu..!."


Semua terlihat tersenyum, menatap Yuang Fengying yang terkepung dengan pandangan meremehkan.


Melihat gelombang api yang menerjang ke arahnya, Yuang Fengying hanya tersenyum kecil, kekuatan api setingkat itu bukan masalah untuk nya, saat ini ketiga orang yang menyerangnya masih berada di ranah Kuasa Sejati puncak, tingkatan 'Kuasa' atas unsur elemen juga masih sebanding dengan Yuang Fengying, Itu ibarat seperti memasukan garam di air laut, tak berefek apapun.


Begitu Yuang Fengying mengayunkan lengannya, gelombang api yang menerjang itu berlahan lahan menghilang, seperti terserap begitu saja.


"Hah..?!," ketiga orang itu terkejut dan tak percaya.


Serangan dengan kekuatan api yang mengerikan tersebut tak memberikan efek apapun pada lawan nya.


"Nampak nya bajingaan keparaat ini memiliki lebih dari satu unsur..!," pria berbaju zirah emas langsung sedikit muram.


"Jangan khawatir..!, gelombang Es ku pasti akan menghancurkannya..!." pria kurus dengan tatapan tajam langsung menghentak kan lengan nya, dalam sekejap saja alam sekitarnya mulai membeku, makin lama makin menyebar dan menyambar Yuang Fengying.


Tak hanya itu, kini di belakang pria itu juga muncul bayangan tombak es yang panjang hingga beberapa meter.


"Tembak...!." pria kurus itu mengayunkan lengannya, lalu tombak yang sangat panjang itu melesat menyerang Yuang Fengying.


Senjata ciptaan yang mengerikan itu menerjang remaja yang menjadi sasaran nya.


Semetara itu wanita dengan cadar jala juga sudah menciptakan serangan dari unsur udara, wanita itu membuat ratusan pisau angin yang siap di luncurkan.


Sungguh tak tahu malu, tiga orang dewasa mengeroyok seorang remaja.


Siuu...


Siuu...


Ratusan pisau melesat dan menyasar tubuh Yuang Fengying.


"Ugh..!," Yuang Fengying mulai merasa tekanan kuat dari serangan pria kurus dengan tatapan tajam, tombak itu bukan hanya menghasilkan gelombang serangan yang kuat tapi juga menciptakan lintasan yang membekukan.


Di sisi lain ratusan pisau angin juga melesat ke arah nya.


"Hancurkan...!." Yuang Fengying mengayunkan lengan kanan nya, tangan yang kini sudah memutih dan mengkilat dengan loncatan loncatan petir itu menciptakan ledakan pukulan yang menerjang ke arah tombak es.


BAAMM...


Dua serangan kekuatan itu bertubrukan, menciptakan benturan yang menyebabkan ledakan kuat.


Sedangkan tangan kiri yang sudah memegang cambuk ekor naga di putar nya dengan di dasari seni jurus pertahanan Seribu Perisai.


"Hentikan...!."


Cambuk itu berputar membentuk Sebuah Perisai yang sangat kuat, merontokkan ratusan pisau angin yang datang menerjangnya.


Tak..


Tak..


Tak berhenti sampai di sana, begitu pisau pisau itu berguguran, cambuk itu langsung melesat menuju ke arah wanita dengan cadar jala.


Sreeettt...


Rupanya itu sudah direncanakan Yuang Fengying, dengan menggunakan senjata cambuk ekor naga tersebut, selain bertahan juga langsung bisa menyerang.


Wanita bercadar jala itu terkejut dan meloncat menjauh, begitu ujung cambuk tersebut mengejar nya.


"Sialan..!." umpat nya, tubuhnya melenting dengan sangat cepat dan indah menghindari sambaran ujung cambuk ekor naga.


Tiga orang itu makin muram wajahnya, nampak nya remaja yang di anggap anak ingusan, memiliki kehebatan tempur yang sangat menakutkan.


"Rupanya berandalan ini benar benar yang membunuh Bong dan Roa."


"Benar, kekuatan nya mengerikan."


Tiga orang itu kini sedikit menjauh, namun mereka menaikan kekuatan serangan nya.


Badan pria baju zirah emas bahkan kini sudah berkobar, elemen api di tubuhnya sudah di tingkatkan ke tingkatan berikutnya, di tangan pria itu sudah tergenggam pedang panjang yang kini juga sudah berkobar di selimuti api.


Pria kurus dengan tatapan tajam juga sudah memaksimalkan potensi nya, tombak yang memancarkan warna putih sudah terhunus, membuat alam sekitarnya langsung membeku.


Begitu juga dengan wanita bercadar jala, wanita itu sudah di selimuti angin yang selalu berputar dan siap di lesatkan.


Di tangan wanita itu bahkan sudah tercipta angin yang berputar dan berujung di jari telunjuk wanita tersebut.


Itu adalah jurus yang sangat mematikan, di kenal dengan nama 'Jurus Satu Jari.'


Meski hanya menggunakan satu jari untuk menyerang namun serangan itu cukup membutuhkan banyak kekuatan spiritual, membentuk dan memadatkan satu pusaran angin raksasa menjadi seukuran satu jari.


Aura yang terpancar dari tiga orang tersebut sungguh meluap luap, dan itu di sadari Yuang Fengying.


Tak mau kalah Yuang Fengying juga meningkat kan kekuatan nya, saat ini remaja itu sudah mengaktifkan semua unsur yang di miliki nya, tinggal nanti mengeluarkan unsur mana yang di butuhkan.


Meredam serangan lawan juga di butuhkan strategi yang tepat agar tak banyak menguras energi nya.


Begitu semua unsur elemen sudah aktif dan meningkat remaja itu langsung melesat menuju ke arah pria dengan baju zirah emas, semua itu hanya membutuhkan waktu tak kurang dari dua detik.


"Pedang Pelangi..!."


Begitu di rasa dekat dengan lawannya, Yuang Fengying langsung memanggil pedang pusaka itu dan langsung menebaskan nya.


Siuuuu....


________


Jangan lupa dukungannya...