
Setelah menghancurkan kelompok Ular Hijau Yuang Fengying kembali ke area sungai larangan.
Remaja itu kembali menemui master Krook untuk meminta bantuan di teleportasi kan ke benua Dong.
Remaja itu sudah bertekad bulat untuk meninggalkan wilayah tanah tengah sesegera mungkin.
Yuang Fengying menatap beberapa artefak penyimpanan tempat menyimpan harta yang di ambilnya dari kelompok Ular Hijau, artefak yang sangat penuh dengan harta benda.
Setelah menghancurkan kelompok perampok itu Yuang Fengying memang memasuki gudang harta dari kelompok tersebut, dan bersyukur semua harta di simpan di sana.
Mungkin saking banyaknya dan tak ada artefak yang bisa menampung nya maka mereka menyimpan harta harta itu di gudang harta.
Namun bagi Yuang Fengying itu bukan masalah, remaja itu memiliki berbagai artefak penyimpanan, bahkan tas penyimpanan juga di miliki nya, membuat remaja itu mampu menguras dan menampung semua harta perampok tersebut.
Saat ini Yuang Fengying ingin memberikan beberapa artefak penyimpanan harta itu kepada master Krook, sebagai tanda terima kasih nya.
"Kau sudah yakin mau berpindah sekarang?." katak berbaju hijau itu menatap Yuang Fengying yang tengah duduk di depan nya.
"Ya master, aku rasa saat ini semua urusan ku di sini sudah selesai." Yuang Fengying menarik nafasnya, jika ada pilihan tetap bertahan dan tinggal di wilayah ini tentu saja dia akan memilih opsi tersebut namun jelas itu tidak mungkin, bukan?
"Ya, inilah pilihan yang terbaik untuk mu saat ini, hingga kau benar benar kuat nanti."
Yuang Fengying mengangguk, memang benar apa yang di katakan master katak tersebut.
Remaja itu bergeser mendekat lalu menyerahkan artefak penyimpanan.
"Ini sekedar rasa terima kasih ku kepada master." Yuang Fengying mengangsurkan beberapa cincin penyimpanan kepada katak berbaju hijau.
Master Krook menatap benda benda itu, dengan kekuatan spiritual nya dia mampu melihat isi di dalamnya, karena memang segel nya sudah di lepaskan Yuang Fengying.
"Ha..ha.. Tak perlu sungkan begitu, kau akan lebih membutuhkannya di benua yang baru nanti." tolak katak itu sambil tertawa, itu membuat Yuang Fengying tersenyum kecut.
"Ayolah.. Di sini aku tak membutuhkan itu." Master Krook kembali berkata demikian karena Yuang Fengying masih mengulurkan tangannya.
"Ambillah kembali dan gunakan untuk kebutuhan mu di benua Dong, di sana semua serba mahal." kata katak itu lagi.
Nampak nya master Krook benar benar tak mau menerima pemberian Yuang Fengying.
"Baiklah jika master memaksa," Yuang Fengying menarik tangan nya, menyimpan semua artefak penyimpanan harta tersebut.
**
Sepuluh orang terlihat mulai merasai dan mengendus alam ini.
Mereka mencoba melacak dengan kemampuan masing masing, mencoba mencari tahu keberadaan Jinhu yang mulai menghilang aura nya di wilayah tersebut, karena sudah mati.
"Hmm, aku merasakan aura nya di wilayah sana." Ye Cuang menunjuk sebuah arah.
Pria berbaju hitam putih yang memiliki kekuatan unsur elemen angin juga menatap arah yang di tunjuk pria tinggi besar dengan anting tersebut. "Ya.. aku juga merasakan jejak jejak aura dari sana."
Pria lainnya lalu melemparkan sebuah segitiga logam, artefak pelacak seperti yang di miliki Jinhu.
"Datangnya aura segitiga logam yang Jinhu bawa, berasal dari arah sana." pria itu menunjukkan arah yang lain, arah itu hanya sedikit bergeser dari arah semula.
"Hmm," Ye Cuang bergumam lalu tangannya memberikan isyarat nya, "Kita menuju arah yang kau tunjukkan."
Gerakan terbang mereka bahkan menciptakan suara seperti gemuruhnya pesawat terbang.
**
"Duduklah di tengah tengah formasi lingkaran itu." master Krook menunjuk ke arah dimana, beberapa lingkaran sinar terlihat.
Lingkaran lingkaran cahaya itu seperti membentuk sebuah formasi yang aneh dan rumit.
Dari lingkaran itu tercipta cahaya cahaya yang susun menyusun membentuk seperti semacam lorong cahaya yang makin lama makin transparan, tipis dan tak terlihat.
Lorong itu seperti mengarah ke arah tertentu.
Yuang Fengying melangkah ke arah yang di tunjukkan.
Remaja itu tahu itu adalah formasi pengaturan yang akan memindahkan dirinya ke benua lain.
"Atur pernafasan mu, lapisi seluruh tubuh mu dengan kekuatan perlindungan agar kau tak cindera." terdengar master Krook masih mengingatkan apa yang harus Yuang Fengying lakukan setelah remaja itu duduk bersila.
"Bersiap...!."
"Proses nya akan di mulai..!." teriak master Krook, lalu mulai memerintahkan katak katak lain yang besarnya seukuran gajah untuk mengaktifkan proses teleportasi.
WEEENG....
Begitu alat teleportasi di aktifkan, cahaya cahaya itu terlihat mulai berputar dan makin memancar dengan terang.
Cahaya cahaya itu lalu menggulung tubuh Yuang Fengying sebelum akhirnya menelan badan remaja itu hingga akhirnya cahaya itu menghilang tanpa bekas.
"Akhirnya proses nya selesai, semoga semua lancar untuk mu .." master Krook bergumam pelan.
**
Sementara itu di tempat lain sepuluh orang tengah melacak keberadaan Jinhu hingga ke area pertarungan terakhir nya.
Kecepatan gerakan mereka sungguh mengerikan, mengitari benua tengah untuk melacak yang di cari dengan waktu secepat itu.
"Aku bisa merasakan aura lain di sini." salah satu pria terlihat mengendus di udara, lalu berkata kepada Ye Cuang.
"Ya, di sini pula aura Jinhu menghilang, artinya kalah dan sudah mati."
"Pasti ini aura lawan Jinhu."
Orang orang itu mengeluarkan berbagai artefak pelacak sesuai keahlian masing masing, untuk menegakan apa yang di cari nya.
"Bajingan keparaat..!, nampaknya pembunuh Jinhu kabur." salah satu dari pria itu berteriak dengan marah, mungkin mulai menyadari jika sosok yang diincar sudah meninggal kan wilayah tanah tengah.
***************TAMAT***************
Cukup sampai di sini kisah Warisan Penguasa Alam bagian pertama, kisah selanjutnya ada di bagian ke-dua.
Terima kasih...