
Dua sosok Jinhu terperangah dan membelalakkan matanya.
Lawannya benar benar mampu menghancurkan salah satu kloning dari dirinya, dan itu sungguh tak di sangka.
Dua Jinhu itu menggeram marah, niat membunuh makin berkobar dari sosok tersebut.
"Bedebah .! Keparaat..!!, aku bunuh kau bajingan..!!."
Dua sosok pemilik elemen api kegelapan dan angin kegelapan itu meraung sangat marah.
Bukan hanya niat bertempur dan niat membunuh yang melonjak tajam dari dua sosok tersebut, tapi niat beradu nyawa juga terpancar dari sana.
Dua sosok itu terlihat sudah membakar esensi tenaga sejati nya, itu di lakukan untuk meningkatkan kekuatan keduanya, meski langkah itu akan berakibat fatal untuk jangka panjangnya, karena perbuatan itu sama seperti berhutang tenaga sampai ke penyimpanan terdalam nya.
Dan akibat dari tindakan tersebut adalah penurunan kultivasi, tentunya, atau bahkan bisa juga menimbulkan kerusakan yang sulit untuk di sembuhkan.
Namun itu adakah pilihan terakhir dari Jinhu dan kloning nya, dengan tindakan tersebut harapan nya mampu memusnahkan lawannya, itu sebuah harga yang setimpal.
Weeeng..
Weeeng...
Dua kekuatan menakutkan langsung melonjak dari dua sosok tersebut.
Kekuatan api yang mengerikan langsung membakar alam sekitar nya, api yang sangat panas dengan warna hitam yang tak mudah mati.
Sementara sosok Jinhu yang lain juga terlihat mengeluarkan angin yang berputar dengan pisau pisau di bagian sisi sisinya, dan tornado angin itu mampu mengikis apapun.
Bukan hanya itu, serangan kegelapan pada dasarnya adalah serangan jiwa, maka seiring meningkatnya dua unsur tersebut membuat jiwa Yuang Fengying mulai di tekan.
"Hari ini tamatlah riwayat mu bajingaan..!."
Jinhu pemilik elemen api sudah menciptakan domain yang mengerikan, sepanjang beberapa ratus meter dari lokasi itu terlihat di penuhi api yang bergolak, itu adalah upaya agar lawannya tak meloloskan dirinya.
Semetara Jinhu berunsur Angin sudah menciptakan pisau pisau angin dalam jumlah ribuan, dan melayang mengepung Yuang Fengying.
Riak gelombang serangan itu membuat alam berguncang.
**
Di sebuah kepulauan yang jauh dari tanah tengah, terlihat sepuluh sosok muncul di alat teleportasi.
"Kita sudah tiba disini."
"Ya, ini masuk wilayah kepemilikan tuan Penguasa, dan kita tinggal melanjutkan ke wilayah tersebut menggunakan armada laut atau udara."
Mereka adalah anggota Bayangan Kegelapan yang di kirim oleh tuan Penguasa.
Mungkin banyak kelompok yang menamakan dirinya 'bayangan kegelapan', namun sungguh ini adalah kelompok yang benar benar berbeda dari kelompok kelompok yang menamakan diri nya 'bayangan kegelapan' lainnya.
Kelompok Bayangan Kegelapan yang di bentuk tuan Penguasa sungguh memiliki kekuatan mengerikan, bahkan hanya dengan sepuluh orang itu saja mampu menghancurkan tatanan kehidupan di tanah tengah.
"Armada apa yang akan kita pilih?." satu dari sepuluh sosok itu bertanya.
"Bagaimana menurut kalian?," sosok dengan jubah hitam putih bertanya kepada yang lainnya.
"Armada laut saja.., kita bisa menikmati indahnya samudra dan bisa menghibur diri dengan memancing, misalnya."
"Ya, aku setuju."
"Benar."
Dari sepuluh orang itu ada lebih dari lima orang yang memilih armada laut untuk menuju ke wilayah tanah tengah.
"Bagiamana dengan waktu tempuhnya?." sosok pria tinggi besar yang memiliki anting di kedua telinga, bertanya.
"Hampir sama, hanya beda satu dua hari saja." sahut pria berjubah hitam putih.
"Berapa hari tepatnya?."
"Satu setengah bulan, jika lancar."
"Baiklah kita lewat laut saja." pria tinggi besar dengan anting akhirnya memilih transportasi lautan, karena waktu perjalanan yang lama akan membuat bosan jika tak ada hiburan yang di lakukan, bukan?.
**
"Hancurkan..!!." Jinhu ber-elemen Api mengibaskan pedang yang berkobar kobar terselimuti gumpalan api.
Api itu melesat membakar semua yang ada di jalurnya, bahkan yang berjarak beberapa ribu meter dari pusat pertarungan itu sudah mulai layu.
Alam langsung bergetar, pepohonan dalam domain langsung terbakar dengan Lesatan energi yang di lepaskan Jinhu tersebut.
Sungguh serangan yang mengerikan yang pernah terjadi di wilayah ini.
"Saatnya pertunjukan.." dengan percaya diri Yuang Fengying mulai memutar tangannya, kini badan remaja itu mulai memutih dengan kekuatan logam, Air-Es, angin dan petir.
Sebuah kontrol elemen yang membuat tercengang, seakan semua unsur elemen itu di ciptakan memang untuk tunduk kepada remaja itu.
Dari badan remaja itu mulai menguarkan kabut tipis, makin lama makin menebal, lalu bermunculan lah tombak tombak unsur Air-Es yang terpadat kan kekuatan logam, tombak tombak padat dengan unsur Air-Es dan logam itu makin mengerikan dengan muatan petir yang sungguh merusak, di dalam sel-nya.
Sementara unsur logam jelas melindungi dan mengokohkan remaja itu dalam bertahan dan membentuk kuda kuda.
Angin mulai menyelimuti semua elemen kekuatan yang siap di tembakan untuk mempercepat serangan nya.
"Huuh..!." Yuang Fengying melempar tangannya, membuat gerakan memutar.
Gerakan ini diikuti oleh ratusan tombak yang tercipta dan menyebar dengan gerakan memutar seperti spiral, mula mula kecil lalu meluas menyebar menangkis menghantam serangan lawan.
Sebuah pola serangan yang sungguh aneh tapi menakutkan, karena dengan kekuatan yang terpancar dari setiap tombak tersebut pasti bisa membekukan, menghancurkan dan memusnahkan apapun yang di sentuhnya.
KRAAK..!
KRAAAKK..!
BOOM...!
BOMM...!
Dua serangan api kegelapan dan angin kegelapan dari Jinhu langsung musnah, tergerus kekuatan tombak tombak yang berputar layak nya spiral.
Sesungguhnya itu bukanlah serangan dari Yuang Fengying, karena Kuasa atas unsur itu hanya bersifat defensif.
"Tarian Naga Foniks - langkah pertama..!."
Begitu serangan lawan berhasil musnah, Yuang Fengying segera menebaskan pedangnya.
Ledakan yang begitu eksplosif langsung terdengar mengerikan, membuat gelombang kejut yang sangat menakutkan.
Ledakan eksplosif itu memuntahkan unsur elemen yang bersifat merusak dan menghancurkan lawan.
CRAAAKK...
CRAAAKK....
Saking cepat nya tebasan itu bahkan dua sosok Jinhu tak mampu lagi untuk menangkis atau menghindar.
Dada dua sosok itu langsung terbelah menampakan organ dalam mahkluk tersebut.
Sesungguhnya fisik dua sosok itu sekuat baja, namun kekuatan Lesatan tebasan itu juga mampu membelah bukit dan pegunungan, jadi itu pasti terjadi.
"Arghh...!."
"Arghh....!."
Dua sosok itu menjerit dan meraung bersamaan, sepanjang tukang selangka hingga pangkal paha dari dua sosok itu terbelah, darah mengucur membasahi seluruh tubuh nya.
Bagi orang orang ranah Berdaulat, meski luka seperti ini sesungguhnya masih bisa pulih dan sembuh fisik nya, maka dari itu Yuang Fengying kembali bergerak sangat cepat memutar pedang Pelangi nya.
"MUSNAAAH...!!."
BLUAAARR...
BLUAAARR....
Yuang Fengying menebas dua sosok itu hingga meledak dan menjadi serpihan daging dan darah.
Dua bayangan samar terlihat menyatu dan bergerak ingin melarikan diri, itu adalah jiwa dari pria berbaju katun alias Jinhu.
"HANCUUR...!."
Yuang Fengying kembali menebaskan pedangnya, serangan kali ini di iringi dengan kekuatan jiwa, nampak nya remaja itu tak ingin melepas lawannya, bahkan jiwa nya untuk reinkarnasi kembali.
PLSSSST...
Jiwa itu menjerit keras dan hancur menjadi udara kosong.
Yuang Fengying terduduk di tanah, pertarungan yang sangat lama dan menguras tenaga.
Salah jika mengatakan Yuang Fengying tak apa apa, remaja itu juga terluka baik jiwa maupun raganya.
Yang jelas kutukan 'Jejak Jiwa' masih tertanam di tubuh remaja tersebut.
_________
Jangan lupa dukungannya...