Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
57. Bahaya Mulai Mengancam


Saat ini Yuang Fengying sudah berada di arena pertarungan hidup mati.


Selain dirinya ada juga master Xingguang dan murid murid lainnya.


Pertarungan hidup mati di sana bisa terlaksana jika kedua belah pihak setuju untuk melakukan nya, jika sebelumnya ada pihak yang menolak maka pertarungan di anggap gagal.


Perbedaan pertarungan hidup mati dengan pertarungan yang lain adalah di pertarungan ini tak ada juri dalam pertandingan itu, para peserta boleh melakukan apapun, bahkan pembunuhan di sini di ijinkan.


Jika seseorang kalah, dan meminta pengampunan, maka nilai tukar yang di tetapkan sangatlah tinggi.


Di ujung yang lain terlihat tetua Sue dan lainnya bersama Nuang Ning terlihat sudah bersiap.


Meski kali ini Nuang Ning terlihat lebih kuat dibandingkan beberapa waktu lalu, namun Yuang Fengying bisa melihat sorot mata pemuda dua puluhan tahun itu terkadang terpercik ketakutan.


Kekalahan pasti nya menimbulkan trauma, dan trauma tersebut lah yang mengikis kekuatan jiwa dari Nuang Ning.


Kerusakan pada kekuatan Jiwa lebih sulit untuk di pulihkan.


Seorang pria paruh baya berdiri di atas arena, dia bukan juri pertandingan hanya seseorang yang membuka dan mengawali acara pertarungan tersebut, juga sebagai petugas yang mengesahkan pemenang dalam pertarungan hidup mati.


"Apa kalian sudah siap?."


Pria paruh baya itu bertanya kepada Yuang Fengying dan juga Nuang Ning.


"Aku siap..!."


"Aku juga siap..!."


"Jika kalian sudah siap naiklah ke arena ini."


Pria paruh baya itu segera turun, di ganti dengan dua sosok yang meloncat naik panggung.


Begitu dua orang tersebut naik ke arena panggung, para penjaga arena tersebut langsung mengaktifkan segel formasi pengaturan, menjaga luapan energi agar tak merembes kemana mana.


Kini di atas panggung hanya ada Yuang Fengying dan Nuang Ning.


Keduanya saling menatap tajam lawan di depan nya.


"Ayo kita mulai, aku tak akan mengampuni mu..!," seru Nuang Ning, sambil mulai mengaktifkan kekuatan unsur elemen Api.


"Hmm," Yuang Fengying hanya mendengus juga mulai mengaktifkan unsur elemen logam miliknya.


Unsur logam adalah unsur elemen terkuat yang dimiliki, saat ini tingkatan Kuasa atas logam berada di Penguasa level 5.


( tingkatan Kuasa atas unsur elemen yakni, Pemilik, Pengendali, Penguasa dan ahli, masing masing memiliki 10 level dalam masing masing tingkatan tersebut)


Nuang Ning sudah meloncat, tangannya di putar ke depan, gelombang api langsung tercipta dari gerakan tersebut.


Woong..


Alam bergolak, hawa panas menyeruak ke segala arah, untungnya wilayah arena pertarungan tersebut sudah di batasi oleh segel formasi pengaturan yang menjaga luapan energi menyebar lepas bebas ke segala arah.


Pusaran api yang membentuk gelombang menerjang ke arah Yuang Fengying.


Masih dengan posisi yang sama, Yuang Fengying melambaikan tangan nya, sebuah lapisan tipis terbentuk dari gerakan tersebut.


"Logam Air...!" ucapnya pelan.


Yuang Fengying mencoba menggabungkan kekuatan logam yang di miliki dengan unsur air.


Sebuah perisai tipis dengan warna keperakan namun terlihat seperti transparan muncul di depan Yuang Fengying.


DEEERR..!


Lesatan gelombang pusaran api itu membentur perisai yang di ciptakan kan Yuang Fengying, perisai itu hanya bergetar, padahal Nuang Ning sudah mengerahkan seluruh tenaga nya.


Woong..Woong..


Kekuatan tendangan tersebut sangat menakutkan, bahkan jika membentur karang mampu untuk meledakkan nya.


Yuang Fengying kali ini tidak menciptakan perisai untuk menangkis serangan tersebut, tapi malah melesat maju menghantam titik pusat serangan lawan.


BAAAMM..


Hantaman tinju tangan dan tendangan kaki itu bertemu, menciptakan ledakan dan getaran yang mampu menyapu ke sekitar, namun untungnya arena tersebut sudah di pagari dengan segel formasi pengaturan jadi semua energi itu tak meluber kemana mana.


Nuang Ning terlempar kebelakang sedang kan Yuang Fengying mundur dua tiga langkah kebelakang.


Semua mata yang melihat tak percaya dengan itu, menurut mereka kekuatan keduanya beda dua level, dan itu sesungguhnya bisa menjadi pembeda.


Nuang Ning mulai di liputi ketakutan, semua bisa terlihat dari sorot matanya.


"Aku tak boleh kalah lagi, jika aku kalah bukan hanya diriku yang celaka, tapi guru Sue juga mendapat malu."


Nuang Ning lalu mencabut senjata yang lain dari yang pernah dia gunakan, sebuah pedang dengan corakan gambar api, jelas itu pedang dengan kekuatan api, namun kali ini nampak senjata tersebut lebih kuat Aura nya, rupanya itu jenis senjata Bertuah tingkat sedang, hasil dari pinjaman sang guru Sue.


Tetua Sue yang berada di luar arena menatap pertarungan itu dengan hati berdebar, jika melihat beberapa kali bentrokan tadi, muridnya terlihat kalah dalam kekuatan dan tenaga, padahal tingkatan kultivasi nya lebih tinggi, aneh memang jika di rasa.


"Pedang Pembakar Jiwa?."


Orang orang langsung terpaku, pasalnya pedang tersebut adalah senjata tetua Sue, jika demikian berarti tetua Sue jelas jelas mendukung total muridnya.


Aura senjata Bertuah tingkat sedang langsung menguar ke area sekitar, memberi tekanan kepada siapa saja, terutama yang berada di atas panggung itu, artinya kini Yuang Fengying mendapatkan tekanan hebat dari senjata Bertuah tingkat sedang tersebut.


"Aku tak akan setengah setengah melawan mu kali ini, kau pasti celaka..!," Nuang Ning mencoba meruntuhkan moral Yuang Fengying dengan serangan mental nya. Dia memutar mutar pedang Bertuah tingkat sedang itu.


Berkali kali dia mencoba merusak kekuatan Jiwa Yuang Fengying dengan berbagai cara.


**


Sementara itu di wilayah perbatasan dua kerajaan, tepatnya perbatasan kerajaan Bumi Mulia yang ada di bagian tengah dengan kerajaan Istana Bintang di wilayah selatan terlihat tiga sosok tengah bergerak dengan menaiki seekor binatang terbang yang aneh, binatang tersebut seperti seekor Rase tebang, tapi berukuran sangat besar dan moncongnya hampir mirip dengan singa.


Jika sedang terbang seperti ini, dengan kaki depan dan belakang di rentangkan, binatang itu lebar badan dan sayap nya bisa mencapai belasan meter.


Punggung nya dipasang semacam pelana besar, dan itu cukup untuk tiga orang tersebut duduk dan istirahat dengan nyaman.


Binatang ini mampu terbang ratusan kilometer tanpa henti, sungguh binatang yang luar biasa.


"Kita sudah masuk perbatasan kekuasaan Istana Binatang, sebaiknya kita jangan mencari masalah dengan kekuasaan setempat." Pria paruh baya dengan kumis dan cambang berkata, mengingat kan yang lainnya.


"Anda benar tuan Ji, jangan sampai tenaga kita terkuras, sedangkan mangsa yang kita buru masih belum di temukan." Wanita cantik yang masih terlihat muda itu menyahut.


"Setuju dengan mu, nona bulu emas," sahut pria dengan penutup mata.


Tampak nya mereka bertiga adalah kelompok Bunga Kematian.


Kelompok pembunuh yang di sewa oleh orang misterius, untuk menemukan seorang anak dengan kemampuan memperbaiki struktur segel formasi pengaturan atau biasa di sebut Ahli Struktur Segel.


"Ngomong omong benarkah anak tersebut betul betul seorang ahli struktur segel?." wanita cantik itu kembali berkata.


"Itu juga yang ingin ku ketahui kebenaran nya." pria paruh baya yang di panggil Tuan Ji menyahut.


"Setuju denganmu tuan Ji." Pria dengan satu penutup mata kembali bereaksi.


____________


Jangan lupa dukungannya...


Terima kasih...