Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
237. Penguasa unsur elemen cahaya.


Pria tua berbaju katun terkejut serangan cepat nya mampu di hindari remaja tersebut.


Begitu serangan itu berhasil di hindari lawan, Pria tua itu kembali melesat, mengejar Yuang Fengying yang mencoba menghindar.


"Mati...!." Ayunan serangan kembali tercipta, membuat sebuah alur serangan yang meledakkan sekitar nya.


JREEENG...


Lesatan energi itu seperti mengejar Yuang Fengying yang sudah berpindah sejauh tiga kilometer dari tempat semula.


KRATAAAAKK....!


BLAAAAARRRRTT...!


Perbukitan yang ada di sana langsung terbelah sepanjang beberapa kilometer dengan kedalaman hingga beberapa meter, terkena lesatan serangan itu.


"Ugh.." Yuang Fengying tercekat saat menghindar dari bahaya yang mengerikan tersebut.


Serangan seorang di ranah Berdaulat memang menakutkan.


"Jangan menghindar terus..!," pria tua tersebut meraung keras, lalu pria itu kembali menebaskan serangan serangannya.


Alur serangan yang bertubi tubi itu benar benar merusak alam ini, namun tak ada satupun yang benar benar mengenai sasaran nya.


"Bajingaan..!," pria itu makin geram dan marah, serangannya selalu berhasil di hindari atau di tepis lawan.


Tiba tiba pria itu berhenti menyerang lalu mengangkat tangan, kemudian memutar tangannya yang memegang pisau, dari lengan pria tersebut keluar asap hitam tipis, mula mula asap itu hanya tipis namun makin lama makin kuat dan tebal.


'Kekuatan Kegelapan....!."


Asap itu mulai menyelimuti tempat itu, pepohonan yang masih tersisa langsung mulai layu saat asap tersebut mendekat dan tersentuh oleh nya.


"Hah..?, kekuatan apa ini?." Yuang Fengying terlihat heran, selama ini tak ada serangan dengan kekuatan seperti ini.


"Ha..ha..ha.. Kau mulai gemetaran bukan?." pria tua itu mulai tertawa mengerikan.


"Ini adalah salah satu jurus dari Penguasa elemen Kegelapan, karena aku memiliki garis darah keturunan Dewa Kegelapan.."


"Penguasa elemen Kegelapan?."


"Ya benar, pemilik elemen Kegelapan."


"Aah," Yuang Fengying mendesah, pasalnya dirinya baru tahu jika ada kekuatan yang berasal dari elemen Kegelapan.


Selama ini remaja itu hanya tahu jika unsur elemen ada tujuh, yakni Air, Api, Tanah, Udara, Logam, Petir dan Kayu.


"Dasar bodoh, apa kau kira unsur elemen hanya ada pada hitungan jari di tangan mu?."


Ya, sesungguhnya unsur elemen ada banyak di alam ini, selain Kegelapan pasti ada unsur elemen cahaya, unsur elemen ruang dan waktu dan masih banyak yang lainnya.


Asap hitam itu makin melebar, menyebar dan mulai membuat korosif kolosal pada apapun yang di temui nya.


" Sialan kau pria tua, rupanya kau ingin memusnahkan segala nya..!." Yuang Fengying yang terus di kejar asap hitam itu mulai panik dan mengumpat kesal.


"He..he.. sekarang sudah terlambat untuk kau memohon ampunan ku." pria itu makin merentangkan kedua tangannya, asap hitam yang keluar dari tubuh nya kian pekat seakan memang ingin memenuhi alam itu dengan Kegelapan.


Saat ini dari asap hitam tebal itu keluar bulatan bola kecil berwarna hitam pekat, bola bola kecil itu kemudian menyatu dan terlihat sangat mengerikan, dengan aura penghancuran yang sangat kental.


"Ha.. ha... terimalah kematian mu...!."


SPLAAAASS...


Pria tua itu melempar bola hitam yang melayang itu dengan ayunan tangannya.


WEEENG...


Bola itu terlepas menyasar ke arah Yuang Fengying yang segera meloncat untuk menghindarinya.


BOOOOOMMM...


Bola itu meledak dengan sangat kuat, membuat gelombang kejut yang menggetarkan alam itu, namun bulatan itu tidak meledak pecah, tapi membesar dan melebar ukurannya.


"A..Apa ini..?."


Begitu bola hitam itu membesar meluas, bola itu kemudian berputar di tempat nya seakan berputar di poros nya, makin berputar cepat makin pekat warna nya, seperti sebuah lubang hitam yang tak berdasar, bulatan hitam itu berputar seperti menciptakan sebuah medan magnet dan menghisap apapun yang ada di dekatnya.


Batu, pepohonan dan sisa sisa pertarungan yang semula berceceran dan berserakan kini berputar melayang dan mulai terhisap ke dalam lubang hitam yang terbentuk dari ledakan bola hitam itu.


Yuang Fengying mulai mengaktifkan semua kekuatan nya, mengaliri seluruh badannya hingga berpendar menciptakan percikan percikan energi yang berputar melingkupi nya, lalu remaja itu merunduk memasang kuda kudanya.


Tubuh remaja itu kini berpendar dengan gelora energi di sekeliling nya, memancarkan kekuatan yang sungguh menakutkan.


"Tarian Naga Foniks - Langkah pertama..!." Yuang Fengying menebaskan pedang Pelangi yang juga telah bersinar dengan warna warni nya, mencoba menghancurkan bulatan hitam yang memiliki kekuatan menghisap apapun itu.


Weeesss....


Gelombang energi kekuatan yang melebihi tebasan serangan sebelum nya kini meledak dan menembak ke arah bulatan hitam yang menghisap apapun itu.


Serangan yang sangat menakutkan yang pernah terjadi di benua tanah tengah.


BAAAMMM....


Bulatan hitam itu bergetar hebat terhantam energi yang di lepas Yuang Fengying.


BAAAAAMMM....


Kembali Yuang Fengying menebaskan pedangnya, gelombang gelombang serangan bertubi tubi menghantam bulatan hitam ciptaan pria itu.


Bulatan hitam itu hanya bergetar hebat namun masih bertahan tidak hancur dan malah kian membesar, bahkan kini daya hisapnya makin kuat menarik apapun di sekitarnya.


"Cobalah sesuka hatimu, kau tak akan mampu menghancurkan lubang neraka ciptaan ku..bwa..ha...ha...." pria itu tertawa layaknya orang gila, karena kini alam Peta Dimensi benar benar seperti di jungkir balik kan.


"Sial.!." Yuang Fengying sedikit terseret oleh hisapan bulatan hitam.


"Elemen Kayu - logam..!." Remaja itu menciptakan tonggak tonggak kayu di sertai kekuatan logam, yang memenuhi tempat itu selayaknya sebuah dinding pagar mencegah benda benda yang masuk ke dalam Bulatan hitam.


"Ha..ha... sungguh naif, perbuatan yang sangat sia sia..!". Pria itu merentangkan tangannya membuat daya hisap bulatan hitam makin menggila.


Kini bulatan hitam itu berhenti berputar, dan daya hisapnya sedikit berkurang namun dari bulatan tersebut mulai menyebarkan asap hitam yang bergerak ke segala arah.


Asap itu seperti menyerap cahaya yang ada di sekitar nya, hingga tiba tiba alam seperti meredup, lalu asap hitam itu seperti membentuk beberapa beberapa lengan dengan cakar yang menakutkan.


Lengan lengan itu menarik apapun untuk di masukkan ke dalam lubang hitam.


"Hah, bisa begini..?." tentu saja Yuang Fengying kaget dengan kekuatan semacam ini.


Tiing...


Tiba tiba badan Yuang Fengying seperti di getarkan dari dalam, kristal Pagoda Dewa lah pelaku nya.


Kristal itu seperti ingin menguasai tubuh Yuang Fengying.


"A..ada apa ini?, mengapa tubuh ku serasa kaku?."


Tubuh Yuang Fengying kini terasa kaku saat di gerakkan, itu karena terjadi perebutan kendali atas raga tersebut.


Kristal Pagoda Dewa seperti ingin merasuki raga remaja tersebut.


"Menurut lah..!," sebuah suara terdengar di kepala remaja tersebut, dan Yuang Fengying yakin itu adalah sosok bercahaya, atau sosok asap hitam yang pernah bertemu dengan nya.


"Musuh mu memiliki kekuatan elemen Kegelapan, hanya ada unsur cahaya yang mampu menandingi nya." suara itu terdengar tegas memerintahkan.


Akhirnya Yuang Fengying mencoba pasrah dan menurut.


Tiba tiba.


Tangan Yuang Fengying yang sudah di kendalikan sosok bercahaya menengadah, lalu sebuah titik cahaya tercipta di sana.


Setitik cahaya itu makin membesar dan membentuk bulatan seperti yang di ciptakan oleh pria tua berbaju katun, namun ini dari unsur yang berbeda yakni unsur elemen cahaya.


"Apa...?!." pria tua itu terkejut dan terpana.


"Pemilik elemen Cahaya?!."


Begitu pria itu menyadari kekuatan remaja di depannya adalah unsur cahaya, artefak penyimpanan nya juga bergetar, tepat nya lempeng 'segita logam' yang di berikan oleh Sang Penguasa untuk melacak pusaka yang di carinya di wilayah ini.


"Hah, mungkinkah kau memiliki apa yang tuan Penguasa inginkan?." Pria tua itu menelisik tajam ke arah Yuang Fengying.


_________


Jangan lupa dukungannya....