
Ruangan yang sangat besar itu kini penuh dengan orang orang yang baru datang.
Mereka adalah 'aliansi Kegelapan' yang akan membahas penaklukan dan penguasaan penuh terhadap Benua Tanah Tengah.
Pria tua dengan baju katun terlihat memimpin di pertemuan itu.
Laki laki yang sudah tua tapi masih terlihat gagah itu tampak mendominasi dalam pertemuan tersebut.
"Apa yang akan kami dapatkan jika benar benar mendukung rencana ini...?." sosok manusia raksasa tiba tiba berdiri, sambil menatap pria tua.
Dari pertanyaan dan sikap sosok tinggi besar itu, bisa di rasakan jika ras manusia raksasa masih sedikit ragu, dengan rencana itu.
"Tentu saja ras kalian akan selamat." jawab pria tua dengan baju katun bersih dengan acuh tak acuh.
"APA..!, ras kami akan selamat?," raksasa itu terlihat gusar, wajahnya yang jelek makin tambah jelek, sambil berdiri, "Memangnya ras raksasa begitu lemah?, hingga membutuhkan kelompok lain untuk melindungi nya?."
Pria tua dengan baju katun bersih terdiam, menatap sosok tinggi besar yang saat ini berdiri, dengan raut wajah gusar.
Tiba tiba lengannya terayun kedepan, membuat alam langsung terguncang, gelombang kekuatan tercipta dengan cepat dan sangat kuat, menerjang ke arah manusia raksasa tersebut.
Gubraaaak...!
Sosok tinggi besar yang sangat kokoh itu terlempar seperti sebuah bulu tersapu angin.
Badannya terhempas kencang hingga menabrak dinding pembatas ruangan tersebut dan jebol.
"Haah..?!, begitu kuat nya tuan utusan."
"Sebuah kekuatan yang mengerikan, padahal manusia raksasa itu berada di ranah Raja Bumi awal, tapi bisa di lemparkan begitu saja, bahkan tanpa awalan kuda kuda?."
"Apa ranah kultivasi tuan utusan? Kuasa sejati kah?, atau lebih tinggi lagi?."
Orang orang langsung heboh, melihat sosok ras raksasa yang begitu kuat dengan kultivasi berada di ranah Raja Bumi, langsung di hajar dengan sekali ayunan.
"Itu pembelajaran buat semuanya, semut semut seperti kalian tidak pantas meragukan kekuatan atasan ku." pria tua berbaju katun berkata dengan tatapan dingin.
Semua yang hadir langsung bergetar hatinya, punggung mereka langsung banjir keringat saking takut nya.
"Kami di sini bukan untuk meminta bantuan kalian, tapi menawarkan sebuah kesepakatan, kalian akan menjadi kepanjangan tangan dari kekuasaan tuan ku, menguasai tempat ini dan menjadi pelayan dari tuanku, maka kami menjamin, kalian dan ras kalian akan selamat." pria tua dengan baju katun berkata dengan sinis.
Kini sosok pria tua itu 'melepas bebas kan' Dimensi Aura Kekuatan yang di miliki nya.
Sebuah kekuatan yang bahkan tak pernah terbayangkan oleh semua nya.
Kekuatan dari tingkatan kultivasi asli pria tua itu langsung menyebar dan menekan semua yang hadir di sana.
"Apa..? kekuatan ini sangat lah kuat."
"Ini bukan kekuatan Kuasa Sejati..! aku masih bisa menahannya jika hanya Aura Kekuatan Kuasa Sejati."
"Ini pasti kekuatan yang ada di luar benua Tanah Tengah, dan pasti ini aura kekuatan dari tingkatan yang lebih tinggi dari Kuasa Sejati."
Orang orang langsung gelisah, mereka mulai memahami.
Selama ini di benua Tanah Tengah hanya mengetahui tingkatan kultivasi mulai dari ranah Dasar, Menengah, Awal Tinggi, Bumi Dasar, Bumi Jiwa, Bumi Sejati, Raja Bumi dan Kuasa Sejati.
Karena sesungguhnya setelah tingkatan itu ada lagi tingkatan di atasnya yaitu di sebut tingkatan alam 'Berdaulat'.
Dalam tingkatan alam Berdaulat terdiri dari enam tingkatan yakni Alam Berdaulat Dasar, Alam Berdaulat Menengah, Alam Berdaulat Penuh, Langit Jiwa Berdaulat, Langit Sejati Berdaulat dan Langit Superior Berdaulat.
Dalam masing masing tingkatan ada tiga tahapan, awal, pertengahan dan akhir.
Saat ini pria tua dengan baju katun bersih berada di Alam Berdaulat Dasar pertengahan, sebuah kekuatan yang mampu meratakan satu kerajaan di benua Tanah Tengah hanya seorang diri.
"Ampun tuan utusan, kami yang bodoh ini telah membuat tuan murka." satu orang mewakili yang lain langsung berdiri meski dengan sempoyongan karena tekanan aura kekuatan yang sanggup memecahkan tubuh tubuh orang orang di sana hanya dengan aura tersebut.
"Kami mohon cabut kekuatan anda yang luar biasa kuat ini," sahut yang lain, merengek bagai pengemis jalanan.
Pria tua dengan baju katun menghela nafasnya dengan sikap arogan, baginya kelompok orang orang itu tak ubahnya sekelompok cacing, hanya dengan sekali injak sudah hancur dan musnah.
"Jangan lagi membuat ku murka, aku bisa saja menghancurkan kalian beserta ras kalian jika aku mau, saat ini juga..!."
Kini semua orang menunduk kan wajahnya, sosok di depan bukan manusia yang mudah di singgung, salah sedikit saja badan pasti tinggal serpihan selayaknya balon yang meledak.
"Sekali lagi, lakukan apa yang mesti kalian lakukan, selebihnya biar kami yang bekerja, maka kalian dan ras kalian akan selamat." pria tua itu kembali mengeluarkan perkataan nya, yang tentu saja membuat semua yang hadir makin gemetaran Badannya, termasuk perwakilan ras iblis yang hadir di sana.
**
Yuang Fengying meninggalkan toko Pundi Emas dengan senyuman di wajahnya.
Saat ini dia memilik saham 10 persen di toko Pundi Emas, bukan hanya di wilayah cabang tapi di seluruh benua tengah, setelah tadi dia menyerahkan 30 pil dengan ke-akurat-an 81- 90 persen, artinya itu adalah Pil Dewa. Sebuah pil yang berada di bawah tingkat Surga atau sempurna.
"Aku akan menyimpan Pil tingkat Surga, untuk aku jual sendiri di pelelangan nanti."
Pil Surga memiliki keakuratan 91-100 persen, alias sempurna, semakin tinggi ke-akurat-an sebuah pil tentu saja semakin hebat dan ampuh kegunaan nya.
Dengan tungku Alkemis tingkat Kaisar Langit, semua pil yang di buatnya menjadi sangat sempurna meski bahan bahannya bukan kelas super.
Saat ini, Yuang Fengying sudah kembali ke perguruan Bukit Bayangan.
Remaja itu kini berniat meningkatkan dasar kultivasi nya.
"Aku harus tumbuh semakin kuat, karena semakin lama circle yang ada di sekitar ku terlihat makin menguat." Yuang Fengying kembali berniat melakukan latihan tertutup sebelum pergi ke kepulauan antar Benua guna pencarian harta warisan berikut nya.
Yuang Fengying sudah berada di ruang khusus kultivasi, remaja itu kini duduk dengan santai, mulai mengatur pernafasan nya, mencoba menarik kekuatan yang ada di sekitar nya untuk membantu menerobos dan menaikkan ranah kultivasi nya.
Kristal pelangi sudah di munculkan di tangan kanannya, saat ini Yuang Fengying ingin menyerap kekuatan yang ada pada kristal tersebut.
Dengan tingkatan kultivasi nya saat ini Yuang Fengying belum bisa menyerap kekuatan benda benda yang di miliki nya langsung dari ruang Jiwa nya, dia harus memunculkan benda tersebut dan memegang di tangannya.
Jika nanti ranahnya sudah berada di Raja Bumi, dia mungkin mampu menyerap benda benda yang dimiliki nya langsung dari ruang jiwanya tanpa di muncul kan secara nyata.
Makin lama makin tenggelam Yuang Fengying dalam meditasi nya.
Aura yang berbeda beda kini terlihat mulai memutari badannya, aura itu adalah lepasan dari kristal pelangi, sebuah aura yang terdiri dari beberapa warna menandakan bermacam esensi kekuatan yang ada di alam ini.
___________
Jangan lupa dukungannya