Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
196. Mencari Masalah


"Berapa nilai nya?."


Yuang Fengying langsung menanyakan harga benda tersebut.


Wanita itu tersenyum, "Ini benda langka, sebenarnya akan di lelang dalam pelelangan nanti, namun entah mengapa ada perubahan dan di pajang di sini."


"Berapa?."


Wanita itu kembali menatap Yuang Fengying, namun tersenyum kecut.


"Harganya sangat mahal, jika tuan muda menginginkan barang yang hampir serupa bisa ke arah sana, harganya jauh lebih murah meskipun mungkin kekuatan nya di bawah kristal Mata Dewa ini."


Saat itu ada beberapa orang mendekat ke arah kristal mata dewa.


Mereka adalah satu pria muda mungkin sekitar enam belas tahun-an, dengan empat orang pria paruh baya yang mendampingi nya.


Terlihat jika pria muda itu berasal dari keluarga kaya, karena pakaiannya sangat mahal.


"Aku menginginkan benda itu," pemuda itu langsung menunjuk ke arah kristal Mata Dewa.


Wanita itu tersenyum seperti ingin melayani pembeli baru tersebut, yang di rasa nya memiliki kemampuan membelinya, jika saja tak terikat sudah melayani Yuang Fengying.


"Tunggu..!, bukankah aku yang lebih dulu menginginkan benda itu?, mengapa sekarang mau di jual kepada yang lain, padahal aku belum mundur." Yuang Fengying menaikan suaranya, merasa di sepelekan oleh wanita pelayan di toko tersebut.


"Cuih..!, memang kau sanggup membayarnya?." salah satu pria paruh baya yang mendampingi pemuda itu berkata.


"Berapa?." kembali Yuang Fengying menatap wanita itu.


"Sembilan puluh juta koin emas penukar." sahut wanita itu.


"Apa...!, tak salah kau nona..!," bentak pria lain yang mendampingi pemuda itu kini terkejut mendengar harga nya.


"Memang itu harga nya tuan." wanita itu menegaskan.


Yuang Fengying tersenyum masam, menatap pria yang tadi menghina nya.


"Aku bayar..!.'' kata Yuang Fengying membuat semua orang terkejut dan terbelalak matanya, termasuk Ying Zhi Dao.


Wanita berbaju putih langsung tersenyum, matanya berbinar tentu saja karena pasti komisinya akan besar.


Pria muda itu langsung muram wajahnya, meski dia sangat kaya, saat ini koin penukar yang di bawanya tak sebanyak itu, meski demikian dia tak mau kalah.


"Kurang ajar..!, kau ingin mempermalukan ku?." pria muda itu menggeram kesal.


Saat ini terjadi ketegangan di tempat itu, wanita itu sedikit pucat wajahnya.


"Ada apa..?!.'' seorang pria paruh baya dengan jubah keemasan mendekat.


"Tuan Ma, ada dua pembeli yang menginginkan barang yang sama..,"


Wanita itu lalu menceritakan detail permasalahan di sana, pria dengan jubah keemasan itu mengangguk angguk dan menyimak.


Yuang Fengying mampu melihat jika pria berbaju keemasan adalah jelmaan dari Siluman Buaya Sisik Emas, sebuah ras binatang iblis yang sangat kuat dan terpandang.


Rupanya bisnis di tempat itu di kelola oleh para kekuatan dari ras Binatang Iblis atau Siluman.


Laki laki paruh baya yang di panggil Tuan Ma langsung menatap Yuang Fengying, sedikit tak percaya.


"Maaf, anda berkata mau membayar benda ini?." masih dengan sopan laki laki itu bertanya kepada Yuang Fengying.


"Ya aku bayar."


Lalu tuan Ma menoleh ke arah pemuda dan rombongan nya.


"Apa anda bersedia membayar juga?."


"A..a-aku mau membayar nya, namun saat ini koin penukar ku masih kurang, aku minta penangguhan terlebih dahulu." pria muda itu menjawab sedikit tergagap.


Tuan Ma kemudian tersenyum. "Maaf tuan muda, jika demikian benda ini terjual kepada tuan muda ini," kata laki laki itu sambil menunjuk Yuang Fengying.


Keempat pengawal yang mendampingi pria muda itu langsung muram wajahnya.


"Apakah tuan tidak tahu siapa tuan muda ku?." salah satu pengawal itu mulai menaikan suaranya, setelah mendapat keputusan dari tuan Ma.


"Ini Rumah Harta, aku yang berkuasa disini."


"Kurang ajar..!." pemuda itu kembali mengumpat, namun nampaknya mereka tak berani macam macam di tempat itu.


Rumah Harta adalah tempat bisnis yang memiliki jaringan kuat di istana monster, tak sembarang orang bisa membuat kekacauan di sana.


"Ayo kita pergi.." pria muda itu mengajak para pengikutnya meninggalkan tempat itu, entah apa yang di rencanakan selanjutnya.


Setelah kepergian rombongan pria muda itu, tuan Ma lalu mengajak Yuang Fengying menuju tempat pembayaran.


"Kita pergi ke sana, tuan muda."


Yuang Fengying menyelesaikan pembayaran nya, saat kristal Mata Dewa di berikan kepadanya, aura kekuatan jiwa langsung bisa di rasakan oleh Yuang Fengying.


Meski kehilangan puluhan juta koin emas penukar, namun Yuang Fengying tak menyesali itu.


**


Saat ini Yuang Fengying sudah berada di luar toko Rumah Harta.


Ying Zhi Dao berdiri di samping remaja itu dengan perasaan yang sulit di gambarkan.


Melihat begitu royal remaja itu membelanjakan uang nya membuat pria paruh baya itu senewen.


Puluhan juta koin emas penukar bukan harta yang sederhana, bahkan mungkin sebuah perguruan kecil tak memiliki harta sebanyak itu.


Dahulu memang keluarga Ying pernah memberikan puluhan juta koin emas penukar atas jasa remaja itu mendapat kan bunga salju tujuh jiwa, namun dia yakin tak sebanyak itu juga, ini membuktikan jika Remaja tersebut memiliki banyak koin penukar sebelum nya.


"Luar biasa, remaja yang sulit di jelaskan."


Yuang Fengying dan Ying Zhi Dao melangkah menuju ke penginapan yang berada di samping bangunan toko Rumah Harta, jaraknya hanya beberapa ratus meter saja.


Wuus...


Wuuss...


Saat ini lima bayangan tampak melesat menuju ke arah Yuang Fengying dan Ying Zhi Dao.


"Hm, kalian.."


Rupanya yang menghadang adalah rombongan pria muda bersama kelompok nya.


"Mau apa kalian?." Ying Zhi Dao sudah muram wajahnya, melihat kelakuannya, pria paruh baya yakin rombongan itu memiliki niat buruk.


Meski Yuang Fengying sangat hebat, namun lawannya juga terlihat kuat dan berjumlah lebih banyak.


Keempat orang itu berada di ranah kultivasi Raja Bumi puncak, sedangkan pria muda berada di awal ranah Raja Bumi.


"Tentu saja bocah itu tahu apa yang ku mau.." pria muda itu langsung menjawabnya.


Yuang Fengying tersenyum miring, "Aku tak tahu yang kau mau, aku tak memiliki urusan dengan mu." sahut remaja itu pura pura tak mengerti maksud lawan bicaranya.


"Bedebah..!, serahkan benda yang kau beli dari Rumah Harta, tuan muda Jin akan menggantinya nanti dengan harga yang setimpal." salah satu pengawal pria muda yang bernama 'Jin' itu menyahut.


"Ha..ha.. mengganti?, kalian saja tak memiliki harta sebanyak itu, bagaimana cara kalian mengganti." Yuang Fengying tertawa miring.


"Jika kau tak mau, jangan salahkan kami bertindak kejam..!," pria lain menimpali.


"Bertindak kejam..?, terhadap ku..?." Yuang Fengying menatap rombongan manusia jadi-jadian di hadapan nya, nampak nya mereka adalah jelmaan dari ras monster Kera Api salah satu keluarga yang berkuasa di tempat itu.


"Benar..!, kami akan mencabik badan mu saat ini juga..!."


Weeeng...


Kelompok itu langsung mengeluarkan aura kekuatan nya, kekuatan ranah Raja Bumi puncak langsung menyebar dan menekan semuanya sejauh beberapa ratus meter.


___________


Jangan lupa dukungannya