
Yuang Fengying bergerak secepat mungkin untuk sampai ke batu altar yang ada di puncak tersebut.
Kabut tipis dengan aneka unsur elemen yang semula kuat menahan laju nya, kini mulai berkurang bahkan sebagian sudah masuk terserap ke alam jiwa nya.
Penyerapan unsur elemen yang gila gilaan di lakukan oleh kristal Pagoda Dewa, itu membuat alam jiwa tentu saja sangat tertekan.
Ibarat sebuah bejana tanah yang di guyur oleh ber-liter liter air, maka akan sangat berbahaya.
Jika tak segera di perluas dan di kuatkan, wadah itu bisa bisa pecah meledak.
Sama hal nya dengan ruang jiwa Yuang Fengying.
"Sedikit lagi..." Yuang Fengying dengan sekuat tenaga terus naik, menerabas kekuatan yang melawannya dan maju melangkah ke arah altar.
Dan akhirnya sampai juga remaja itu di altar yang ada di puncak tertinggi tersebut.
Dengan kekuatan tubuh manusia Ahli saja Yuang Fengying masih kesulitan, apalagi orang biasa.
Pasti tubuhnya akan tercabik cabik dengan tulang tulang hancur terkena tekanan yang ada di area tersebut.
Master Krook yang mengawasi di kejauhan benar benar di buat ternganga tak percaya, pasalnya Yuang Fengying mampu melakukan itu dalam sekali percobaan.
Saat ini Yuang Fengying sudah duduk, membentuk sikap mudra dan mulai mengatur semua yang masuk ke tubuh dan jiwa nya.
Semakin dalam remaja itu tenggelam dalam meditasi nya, semakin teratur unsur elemen yang memasukinya, seakan seperti melambat, meski nyatanya tidak.
Arus arus deras unsur elemen yang mengalir masuk ke tubuh dan jiwa nya tak berkurang, malahan makin menggila.
Namun dengan meditasi tenang semua itu akan bisa tercakup dengan mudah karena seperti di atur.
Makin lama makin tipis kabut yang mengandung unsur elemen karena terserap ke dalam tubuh Yuang Fengying.
BOOM....!
Kekuatan yang mengerikan terlihat meledak dan keluar dari tubuh remaja itu, membuat hempasan cincin energi yang makin meluas dan melebar, menghantam melempar kan semua nya.
**
Di wilayah lautan luas mendekati tanah tengah.
Kelompok Bayangan Kegelapan yang masih di kepung para perompak mulai memperlihatkan keganasannya.
Ratusan kapal para bajak laut yang mengepungnya mulai di hancurkan.
Yang lebih menakutkan hanya butuh dua orang dari kelompok itu untuk menghancurkan koloni penjahat lautan tersebut.
"Beku kan...!." Ye Cuang berteriak dan merentangkan tangannya, badai yang berhawa sangat dingin langsung tercipta di mulai dari sekitar pria tinggi besar dengan anting di dua telinga nya itu.
Badai super dingin itu bahkan mampu membuat kapal kapal itu berderak lalu mengkerut seperti di remas.
KRAAAKK....
"Aah.. Celaka..!, kita keliru melawan monster."
"Payaah.. Kapal kapal kita mulai hancur terkena hawa dingin ini."
"Ck, sialan..!, para kapten kita salah memilih lawan."
Para bajak laut mulai berteriak panik dan gelisah.
Sasaran yang di kira mangsa empuk ternyata monster yang mengerikan, dan kini mereka mulai menyadari itu, tapi sudah terlambat.
"Musnah....!." pria dengan baju hitam putih, rekan dari Ye Cuang sudah meloncat menghantamkan pukulannya.
Gelombang energi berunsur angin terlihat bergumpal gumpal menerjang kapal kapal itu seperti sebuah mainan kertas.
Kapal kapal itu terlempar, bergulingan di samudera yang kini sudah mengeras.
"Aargh..!, kita pasti mati..!"
"Dasar sial, kita berakhir di sini.."
Begitu kapal kapal bajak laut itu berterbangan dan hancur, banyak anggota perompak yang masih bisa bergerak mulai melarikan diri ketakutan.
"Hwa..ha...ha... Sampah..!, mau unjuk gigi di depanku..!." Ye Cuang tertawa terbahak-bahak.
Dua tokoh Bayangan Kegelapan itu berkacak pinggang, mengawasi sebagain kecil para perompak yang mencoba melarikan diri.
Namun setelah orang orang itu berlari sangat jauh, pria yang berpakaian hitam putih tiba tiba menghilang dari tempatnya berdiri, dan berpindah menghadang orang orang tersebut.
"Haaah...!." Orang orang anak buah bajak laut yang menyadari itu terkejut dan menggigil ketakutan.
"Kalian pikir bisa pergi begitu saja setelah bertingkah di depanku?!." pria berbaju hitam putih itu mencibir, lalu tangan nya bergerak cepat.
SLAAASSH..
Kilatan energi melesat ke arah orang orang itu, memotong leher leher mereka.
Darah langsung memancar dari leher bekas potongan kepala itu, menyiram badan sendiri sebelum akhirnya tubuh tanpa kepala itu luruh ke tanah.
**
"Aahh... !," master Krook juga ikut terlempar, oleh hempasan kekuatan yang meledak dari tubuh Yuang Fengying.
"Luar biasa tenaga anak ini, ledakan energi yang di pancarkan nya sungguh mengerikan."
Master Krook menatap Yuang Fengying dari kejauhan setelah tadi terlempar. "Apakah dia berhasil memasuki alam Berdaulat?."
Saat ini langit mulai berkabut, awan awan gelap mulai berkumpul dan memayungi Yuang Fengying yang masih memejamkan matanya.
"Ada apa ini..?," bahkan master Krook juga terkejut dengan itu.
"Apakah bocah itu akan di basuh petir kesengsaraan..?." master Krook menatap awan hitam yang makin menebal dengan kilatan kilatan petir menyertainya.
Makin lama awan itu makin tebal dengan kilatan petir yang makin intens.
Bukan hanya itu, kini angin juga berhembus makin kencang, tambah kencang dan mulai berputar membentuk tornado hingga menjulang ke angkasa.
"Aah... tak salah.., ini adalah proses peningkatan kekuatan surgawi, pasti akan ada petir kesengsaraan.." Master Krok langsung pucat wajahnya melihat alam bergolak sedemikian mengerikan.
Siksaan Petir kesengsaraan adalah sebuah proses penyucian dan pengujian tubuh sebelum menuju ke fase kultivasi alam berikutnya, namun biasanya tak sekuat ini.
CLARAAAP...
Sebuah petir melesat dari awan gelap yang berputar itu.
Petir yang terlihat sangat mengerikan itu menerjang dan menghantam Yuang Fengying.
BLEEEGAAAAAARRTTTT...
Saking kuatnya ledakan itu membuat altar itu bengkah dan pecah, ratusan meter dari sana semua benda terbakar dan musnah.
Namun anehnya Yuang Fengying tidak mengalami cidera apapun, hanya pakaiannya kini hancur menjadi abu, membuat remaja itu kini telanjang bulat.
Namun awan di langit belum menghilang, bahkan kian pekat dengan kilatan energi listrik yang meluap luap, untuk kemudian siap di lontarkan.
Kekuatan petir yang terkandung di dalam awan itu, seakan menggambar kan kekuatan surga saat tengah murka karena di tantang oleh seseorang yang memanggil kekuatan nya.
CLARAAAP....
BLEGAAAAAAARRTTT....!
Ledakan kali ini beberapa kali lebih kuat dari sebelumnya, membuat Yuang Fengying terlempar.
Master Krook yang sudah jauh menyingkir sejak tadi hanya bisa menatap prosesi itu dari kejauhan.
Makhluk berujut katak itu gemetaran melihat keganasan petir kesengsaraan yang sedang menyucikan dan penguji fisik Yuang Fengying.
Biasanya kekuatan petir kesengsaraan yang menguji seseorang tak sekuat dan sehebat ini.
Itu pula yang membuat master Krook ketakutan dan menyingkir karena ngeri dengan efek samping nya.
BOOOUUUUMMMM...
Setelah berakhirnya ledakan petir kesengsaraan, kembali terjadi ledakan, namun itu dari tubuh Yuang Fengying, hal itu menandakan jika kultivasi remaja tersebut sudah di tasbihkan memasuki alam Berdaulat.
___________
Jangan lupa dukungannya