Oh My GiRL,

Oh My GiRL,
Rencana Oma


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


Di dalam mobil Joy di interogasi oleh


ibunya , meminta penjelasan perihal siapa


Oma tadi dan untuk apa beliau datang menemui Joy .


Joy hanya menjelaskan jika Oma pernah


ingin menjodohkan cucunya dengan dirinya


sekarang pun sama .


Mendengar penjelasan dari mulut Joy ,


rasanya ibu Wulan masih belum percaya


dan mempertimbangkan jawaban Joy dan


perkataan Oma nanti.


***


David yang masih duduk manis di dalam


kamar tamu di rumahnya Roy , dia sedang


mengerjakan pekerjaan kantor yang bisa


di kerjakan lewat laptopnya .


Pekerjaan David merasa terganggu oleh


bunyi telfon dari Hpnya , yang ternyata


Andreas yang menghubunginya , di dalam


sambungan telfonnya David tidak


mendengar suara Andreas sama sekali ,


yang di dengarnya malah percakapan


antara Oma ,Joy dan Anggi yang membahas


masalah hubungannya dengan Joy.


David yang masih setia mendengarkan ,


merasa senang dengan keputusan Oma ,


tapi tiba-tiba sambungan itu terputus


berganti dengan Oma yang mencoba menghubunginya , meminta untuk bertemu.


David mendengar bunyi mobil yang masuk


ke pekarangan rumah Joy , dia berlari mendekati jendela dilihatnya mobil ibu Joy


kembali ke pulau rumahnya yang di ikuti


oleh mobil lain di belakangnya .


Yang membuat David terkejut adalah sosok


Oma yang keluar dari mobil lain yang ada


di halaman rumah Joy . Dengan cepat


David mengajak Roy untuk mendatangi


Oma yang ada di rumah Joy .


***


Ibu Wulan mempersilahkan Oma untuk


duduk , dan menyuruh pembantunya untuk


membuatkan minuman untuk tamu.


" Saya langsung saja pada pokok pembicaraan , maksud dari kedatangan


saya kemari untuk meminta izin pada


ibu Wulan agar bersedia untuk merestui pernikahan Joy dengan cucu saya ."


" Maaf sebelumnya saya masih belum


faham tentang yang ibu bicarakan , tapi


apa ibu tau jika anak saya sekarang sedang


hamil , yang saya sendiri tidak mengetahui


siapa ayahnya ." ibu Wulan memandang


antara Joy dan Oma bergantian .


David , karena David adalah ayah dari anak


yang di kandung oleh Joy."


" David ??, David siapa Joy ? ."


Ibu Wulan bertambah ketidak mengertiannya


saat mendengar nama David yang di sebut


oleh Oma .


Di saat bersamaan David masuk ke rumah


Joy bersama dengan Roy .Dan sempat


mendengar namanya di sebut dalam


pembicaraan mereka .


" Itu saya Tante , saya adalah ayah dari


anak yang Joy kandung , dan saya sudah


mencari Joy dari beberapa bulan yang lalu."


Ibu Wulan yang kaget dengan kedatangan


David yang tiba-tiba , pun berkata ,


" Apa benar yang mereka katakan Joy?."


Menanti jawaban Joy .


Joy mengangguk ," iya Bu , maafkan aku


karena tidak berterus terang pada ibu ."


Seketika itu juga ibu Wulan memeluk


anaknya , menenangkan hati Joy seakan


berkata tidak apa-apa ibu sudah


memaafkanmu .


" Jadi Joy bagaimana keputusanmu


selanjutnya ?." ibu Wulan melepaskan pelukannya .


Belum sempat Joy menjawab pertanyaan


ibunya , Oma sudah menyela terlebih dahulu.


" Maaf Bu sebelumnya, karena saya menyela


pembicaraan anda , tapi sekarang ini bukan


waktunya meminta pendapat pada mereka berdua , kita selaku orang tua harus lebih


tegas pada mereka ."


" Apa ibu tidak lihat perut Joy yang sudah


sebesar ini , menunggu apa lagi untuk


menikahkan mereka, kita tau bisa saja Joy


melahirkan besok atau pun nanti . Apa ibu


mau jika anak yang di kandung Joy lahir


saat kedua orang tuanya belum menikah?"


" Baiklah ,saya menurut saja dengan rencana ibu untuk segera menikahkan mereka berdua"


" Kalau begitu biar saya yang mengurusnya ,


mereka akan menikah malam ini juga ."


Semua yang ada di rumah Joy kaget dengan


apa yang telah di ucapkan Oma barusan .


" Tapi Oma,,,,." Joy memandang Oma ,


tapi yang di ajaknya bicara malah menggelengkan kepala meletakkan jari telunjuknya di depan bibir .


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


_


_


_


Next β˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈ