Oh My GiRL,

Oh My GiRL,
Di kamar 2


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


Sinar matahari mulai muncul, menyinari


alam semesta , memberi semangat pada


siapa saja yang memulai kehidupan di pagi hari.


Tidak dengan dua orang yang sedang berada


di dalam kamar yang bernuansa putih.


Mereka sedang tertidur nyenyak didalam pelukan satu sama lain, Joy yang merasa nyaman berada didalam pelukan hangat


David , membuatnya malas untuk membuka mata, begitu juga dengan David yang


enggan melepaskan pelukan tangannya


pada tubuh halus yang ada di depannya .


Hawa dingin pagi membuat mereka semakin mengeratkan pelukan satu sama lain, Joy merubah posisi tidurnya , yang tadi membelakangi David merubah menjadi menghadapnya. Jari mungil Joy menarik selimut menutupi tubuh mereka berdua .


Gerakan tubuh Joy membuat David sedikit tersadar membuka matanya , seulas senyum terukir di bibirnya , setelah melihat siapa


yang tidur bersamanya , kemudian David kembali tertidur dengan semakin


mengeratkan pelukannya.


'Terimakasih tuhan , akhirnya kau


pertemukan aku dengan Yana ku lagi'. Batin David dengan mata terpejam nya , dan tangannya mengeratkan pelukan.


Kulit mereka saling menempel tanpa


pembatas apapun , Joy terbangun karena dikagetkan dengan sesuatu yang mengeras


di bawah sana , begitu juga dengan David


yang di kagetkan dengan pergerakan kecil


di dalam perut Joy,


Satu tangan Joy meraba dada bidang David


dan yang satunya meraba sesuatu yang mengganjal dibawah sana dengan matanya yang masih tertutup.


"Apa ini , rasanya gulingku tidak keras begini, mengganggu tidurku saja." gumam Joy lirih dengan mata yang tertutup rapat.


David yang mendapat remas*n lembut pada juniornya , sedikit mendesah dan berbisik


pada Joy.


" Uh,,, ihssss ..Joy , apa kau berusaha menggodaku?." Joy membelalakkan


matanya setelah mendapat bisikan dari


David, seketika mendongakkan kepalanya


dan menatap David.


Tanpa berbicara, Joy menelan ludahnya


dengan kasar , merutuki apa yang telah dilakukannya tadi. Joy segera melepaskan tangannya yang menyentuh tubuh David.


" Apa yang tadi malam masih kurang


sayang? , aku sangat senang jika bisa melanjutkannya lagi ." bisik David lagi


di telinga Joy , dengan nafasnya yang


hangat mengenai telinga Joy.


Joy merinding dan mendorong tubuh


David untuk sedikit menjauh dari tubuhnya.


" A .. astaga, David kau dari semalam tidur


di sini ? bagaimana kalau ada orang yang tahu?." Joy tergagap dan mengacak


rambutnya , lalu berfikir bagaimana jika


ada orang yang memergoki mereka sekarang sedang tidur bersama.


Rasa takut langsung memenuhi otaknya.


"Tidak apa-apa kalau orang mengetahuinya,


aku akan langsung menikahi mu ," bisik


David dengan tangan yang masuk kedalam selimut , akan memeluk tapi langsung


dicekal oleh Joy.


"Hentikan David!!, apa kau sudah gila? cepat kau keluar dari kamarku ." ucap Joy menghentikan tangan David yang meraba bagian tubuh atasnya.


Tok,tok,,tok ...


Suara orang mengetuk pintu kamar Joy .


Mereka berdua tersentak kaget dan saling menatap.


"Kak Joy .. apa kau sudah bangun?, aku sarapan duluan ya? aku sudah lapar .. "


Ternyata yang mengetuk pintu kamarnya


adalah Mery .


" Huh .. ." Suara Joy mengeluarkan nafas beratnya, sedikit lega ternyata bukan ibunya yang mengagetkannya tadi.


"Kak Joy? ." ulang Mery memanggil kakaknya, karena tak mendengar sahutan dari Joy.


"Iya Mery, kau sarapanlah duluan, aku baru bangun nanti aku akan segera kesana ."


Joy menjawab agar Mery cepat pergi dari depan kamarnya.


Setelah Joy mendengar suara langkah kaki menjauh dari kamarnya, selanjutnya dia menatap David tajam, sorot matanya seperti mengartikan kau harus cepat pergi dari kamarku.


Joy melihat dibawah tempat tidurnya,


tercecer pakaian mereka berdua , Joy


segera mengambil baju tidurnya dan memakainya asal, setelah itu dia pergi


masuk kedalam kamar mandi dan meninggalkan David sendirian di atas kasur tempat tidur Joy.


David yang melihat Joy akan masuk ke


dalam kamar mandi, segera melompat


dari kasur dan berlari ikut masuk ke dalam kamar mandi juga dengan Joy.


Joy kaget, pintu yang terdorong muncul


mengunci pintu.


" Apa yang kau lakukan disini David? cepat keluar dari kamar mandiku, aku mau mandi."


tegas Joy berusaha membuka pintu.


Joy mengusir David saat melihatnya ikut masuk kedalam kamar mandi , tapi David


tak menggubris perkataan Joy malah


dengan cepat David mengunci pintunya.


" Joy,, ku mohon bantu aku menidurkannya sebentar,,, saja ."


Joy mengacak rambutnya frustasi karena melihat David dengan wajahnya yang memelas .


Joy berkacak pinggang dengan jengkel dan berkata, "Bagaimana cara menidurkannya David? aku tak mengerti apa yang kau


maksud, aku tak tahu bagaimana caranya ."


Joy kehabisan akal dengan permintaan


konyol David.


David mendekati Joy , dengan perlahan


tangan David menggenggam kedua


tangannya dan mengangkatnya keatas, menyesap leher jenjang Joy, ." ihssst,,, "


Joy meringis geli , merasakan sentuhan


bibir lembut David di lehernya.


" Aku akan mengajarimu bagaimana cara menidurkannya ." bisik David di telinga Joy.


Dan selanjutnya mencium bibirnya , dengan tangan David yang satunya membuka baju


tidur Joy . Joy tak bisa melawan dengan


semua perlakuan David ,


Merasa tak mendapatkan penolakan dari


Joy, kemudian David pun melakukannya lagi


di dalam kamar mandi.


***


Di dalam rumahnya , Roy bingung mencari keberadaan David, dia mencari David di


dalam kamar tidur maupun di kamar


mandinya juga tidak ada.


Roy segera mengambil telfon genggam


disaku celananya, dengan cepat berusaha menghubungi David. Beberapa kali Roy menelfon , tapi telfonnya tidak diangkat oleh David.


" Kemana perginya David? setidaknya


beritahu aku dulu agar aku tidak mengkhawatirkannya , bagaimana nanti aku menjawab jika mama bertanya padaku ."


Roy berkacak pinggang bingung , harus mencari David dimana lagi.


Sesaat kemudian Roy mencoba


menghubungi David lagi dan akhirnya


David mengangkatnya.


" Hallo David , kau dimana sekarang? aku mencari di kamarmu kau tidak ada?."


tanya Roy saat David mengangkat telfonnya.


" Roy, kau bisa bantu aku? sekarang aku


ada di kamar Jo ." Roy membelalakkan matanya, kaget mendengar jawaban David.


" Roy kau mendengarku kan? ."David


bertanya pada Roy yang tak menyahuti permintaannya.


" Iya ,,iya,, kau tunggu saja aku akan menjemputmu ." David mematikan


sambungan telfonnya setelah mendengar jawaban Roy yang akan segera datang menjemputnya.


David duduk di atas kasur , melihat Joy yang baru keluar dari pintu kamar mandi dengan memakai kimono berjalan kearah lemari pakaian , dan kemudian kembali masuk kedalam kamar mandi.


" Kau bisa berganti pakaian disini sayang,,,


tak usah malu , kita kan sudah melakukan


nya berkali-kali, lagi pula aku sudah melihat seluruh bagian tubuhmu dan juga


sebaliknya , kau juga sudah melihat milikku semuanya ." goda David yang melihat wajah malu Joy yang tak berani menatapnya .


" Sssttt ."Joy meletakkan jari telunjuk


di depan bibirnya menyuruh David untuk diam .


" Apa kau bisa mengecilkan sedikit suaramu David? , nanti ibu mendengar ." Joy


memelototi David dan dia pun berlalu


masuk ke dalam kamar mandi.


David tersenyum melihat tingkah laku Joy ,


yang menurutnya lucu dan menggemaskan.


_


_


_


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Maaf nggak bisa up banyak πŸ™πŸ™


jangan lupa ninggalin jejak like , kritik


dan sarannya, author akan setia mendengarkan 😊,


jangan lupa vote y KKπŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°


Next*****