
๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ
Malam ini mama Roy mengadakan makan malam keluarga , menyambut kedatangan Roy dan bosnya , semua anggota keluarga ikut serta kecuali Joy dan Mery ,
" Selamat datang di rumah kecil kami, tuan David, silahkan mencicipi makanan seadanya , tidak perlu sungkan anggap saja rumah sendiri ." ucap papa Roy mengawali makan malam.
Mama Roy memperkenalkan setiap
anggota keluarga yang ada di sini, dan menyodorkan setiap makanan yang ada
di meja untuk David mencicipi .
" Tidak usah repot-repot , saya kesini
hanya mampir ."ucap David sungkan.
"Papa , mama ini gimana , David ini kan
teman kuliah Roy , kenapa jadi sungkan seperti ini ."
" David kesini untuk jalan jalan ke Jogja
ma,, daripada dia menginap di Hotel Roy
mengajaknya kesini ." Roy pun mengambil nasi duluan karena lapar.
" David temanmu yang kuliah di Inggris
dulu?," Tanya mama penasaran.
Roy hanya mengangguk dan melanjutkan makannya.
" Hem,,,tumben masakan Mama nggak
seperti biasanya , ini lebih enak ." Roy menambah porsi makan nya.
" Memang itu masakan anaknya Tante
Wulan.''
" Oh ya ,Roy,,, mama belum cerita padamu , tentang Tante Wulan, yang sudah menemukan anak kandungnya Roy,,"
Roy tersedak mendengar ucapan mamanya.
"Maksud mama? .";tanya Roy yang masih merasa perih di tenggorokannya.
" Minum air putihnya Roy ! puspita kamu
ini gimana sih , ini lagi makan ngomongnya nanti saja ." ucap Tante Wulan menyerahkan segelas air putih pada Roy.
" Maaf mbak, aku tak sabar untuk bercerita pada Roy , Roy kan harus tahu kalau dia punya sepupu ."
" Iya aku tahu, tapi kan bisa nanti bicaranya nanti selera makan tuan David hilang ." ibu Wulan tersenyum menatap David sekilas.
" Gpp Tante , Roy penasaran sepupu yang mana? " Roy menatap mama dan tantenya.
" Roy dulu Tante Wulan pernah kehilangan anaknya , karena kakekmu membuangnya
di Panti Asuhan, dan sekarang Tante Wulan
sudah menemukan anak kandungnya Roy, ." cerita mama Roy antusias.
" Benarkah itu Tante? ." Roy menoleh ke tantenya,
Tante Wulan mengangguk.
", Terus sekarang dia dimana? ."
" Dia sekarang ada di rumah Tante , Roy,,, besok saja Tante kenalkan padamu ,
sekarang dia mungkin sudah tidur ,. "
ucap Tante Wulan menyudahi kegiatan makannya.
Setelah menghabiskan makanannya Tante Wulan pamit untuk pulang .
" Roy Tante pamit pulang dulu ya, besok
Tante banyak pesanan kue, jadi tak bisa berlama-lama , kau ajaklah temanmu main kerumah Tante, nanti Tante akan mengenalkan Joy padamu, ." kata Tante Wulan saat akan berdiri dari duduknya ,
" Joy siapa Tante?"
" Joyyana sepupumu , anak tante ." ucap Tante Wulan , kemudian meninggalkan rumah Roy,
Roy kaget mengetahui bahwa Joy adalah sepupunya, David yang dari tadi hanya
bisa mendengarkan pamit untuk kembali ke kamarnya.
***
Di sisi lain Joy yang entah kenapa malam
ini dirinya merasa gelisah , dia ingin tidur
tapi bayi yang ada di kandungannya
bergerak terus tak mau berhenti ,
Joy mondar mandir di dalam kamarnya , akhirnya dia memutuskan untuk membuat segelas susu hangat , mungkin bisa untuk mengurangi pergerakan bayi yang ada
di kandungannya.
Setelah membuatnya Joy kembali ke dalam kamar , dia membuka jendela , dan melihat pemandangan taman di depan rumah nya.
Joy memutuskan keluar rumah , berjalan
menuju taman di depan rumah dan duduk
di kursi menikmati susu hangat yang
di buatnya tadi.
Tiba -tiba ada sebuah tangan yang menutup matanya,
" Siapa ? cepat buka !! ." teriak Joy berdiri
lalu berbalik dan menarik tangan orang misterius itu .
misterius itu , bibirnya sudah di cium
paksa .
"ummmmhmmm...."
Joy mendorong seseorang di depannya , dengan cepat Joy segera melihat wajah
orang yang berani mencium bibirnya.
" David!!!" teriak Joy kaget , setelah berhasil mendorong dan terlepas dari ciuman itu.
" Oh Joy,,, maafkan aku , aku sangat merindukanmu,. " David meremas
rambutnya kasar karena tak bisa menahan lagi rasa rindunya .
" David kenapa kau bisa ada disini? ." Joy
tak percaya dengan apa yang di lihatnya.
Setelah Joy sadar jika yang di depannya
adalah benar-benar David , Joy marah dan
mengusir David .
"Sekarang menjauhlah dariku , aku tak
mau melihat wajahmu ." Joy akan pergi ,
tapi pergelangan tangannya sudah di genggam oleh David .
" Joy dengarkan penjelasanku, kumohon ."
Melihat raut wajah David yang memelas
Joy tak tega.
" Baiklah , katakan!."
" Joy ini tentang aku di Bali, "
"Maaf itu bukan kemauanku tapi Rosa
yang langsung naik ke atas tubuhku ,
saat itu aku baru saja bangun dari tidurku,
aku masih belum sepenuhnya sada. ."
" Dan juga tentang di Apartemen , sungguh aku minta maaf, saat itu aku mabuk Joy
aku melakukannya tanpa sadar dan aku
tak tahu kalau itu kau , aku mabuk saat itu karena aku sangat merindukanmu, ",
"kau ingat malam itu saat kau berada
didepan Minimarket kau melarikan diri
dariku , aku sudah mencarimu kemana
mana Joy , tapi tak juga menemukanmu,
oleh sebab itulah aku frustasi ,dan akupun minum terlalu banyak." David menjelaskan dengan mata berkaca-kaca.
Setelah mendengar semua penjelasan David ,joy bingung harus berbuat apa.
" David tinggalkan aku dulu , ku butuh
waktu untuk bisa memaafkanmu ,
sekarang kumohon tinggalkan aku sendiri,"
David yang tak mampu menahan diri langsung mencium Joy lagi, dan Joy meronta.
" Kumohon biarkan aku menciummu
sebentar saja .
" bisik David menghentikan ciumannya dan melanjutkannya lagi .
David di taman dengan cahaya lampu remang remang sedang mencium Joy dengan sangat dalam, diluapkan rasa rindunya selama ini ,
Joy yang juga merindukan David merasa
tak bisa berkutik saat David menciumnya ,
David yang terbuai dengan kelembutan
bibir Joy semakin memperdalam
ciumannya , dan Mel***t bibirnya .
Tangan David yang dari tadi memeluk Joy mulai bergerak masuk kedalam punggungnya . joy yang mendapat
sentuhan David pun tak terasa mendesah lirih. tapi ...
kegiatan mereka berhenti setelah
mendengar suara seseorang memanggil.
"Joy ,,,, apa itu kau,? cepat masuk ini sudah malam ." suara ibu Wulan memanggil Joy.
-
-
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
Jangan lupa ninggalin jejak ya KK ๐
-
Next