Oh My GiRL,

Oh My GiRL,
Nonton...


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


Siang ini , seperti biasa Joy berada di Toko


kue milik ibunya, Joy senang sekali membantu ibunya di Toko , walaupun dia hanya bisa membantu melayani pembeli.


Hari ini di Toko sedang ada banyak pesanan .


para karyawan sedang sibuk membantu ibu


Wulan untuk membuat atau pun menghias kue pesanan pelanggan.


Joy melayani para pembeli yang datang ketoko di temani dengan Lili, dia adalah


salah satu pegawai ibunya,


" Lili kamu ambil kue di dalam sana, nanti mbak bantu menata di sini." ucap Joy yang masih sibuk menaruh kue di dalam etalase .


" Iya , mbak ." Lili masuk kedalam mengambil kue yang akan di jual .


Joy yang asyik menata kue di dalam etalase


tak menyadari kedatangan seorang pembeli.


" Kak aku mau cari kue Barbie ada?." tanya seorang pembeli yang suaranya tak asing bagi Joy,


Joy menoleh pada seorang pembeli di hadapannya,


" Anggi!!! ."


Joy berjalan memutari etalase di hadapannya , menghampiri pembeli tadi


yang ternyata adalah Anggi temannya.


Joy pun segera memeluknya.


" Kapan kau sampai di Jogja? kenapa kau


tak mengabari aku dulu ?." tanya Joy manja.


" Kalau aku mengabari dulu , bukan


kejutan namanya ." Anggi mencium pipi


Joy , karena kangen dengan sahabat nya.


" Bagaimana hubunganmu dengan David


apa dia sudah melamar mu?, dia yang memberikan alamat mu padaku."


" Jangankan melamar , dia kesini cuma


ingin menggangguku ." Joy mengajak


anggi duduk di kursi yang disediakan


Toko untuk pembeli yang ingin menikmati


kue di tempat.


" Maksudnya?." Anggi tak mengerti.


" Kau tahu Nggi , Roy teman David dia


adalah sepupuku , dan David sekarang


tinggal di sana , kau kesini dengan siapa?." Joy memberikan secangkir teh yang


diantar oleh Lili pada Anggi.


" Maksudmu sepupu? apa..."


" Ya Nggi, sepupuku! Roy anak dari


Tanteku . Toko ini adalah milik ibu


kandungku Nggi, di sini aku bertemu


dengan ibu kandungku, ternyata selama ini orang tuaku tidak membuang ku ,


melainkan mereka sudah mencariku


kemana-mana , tapi tidak menemukan aku, karena almarhum Kakekku telah membuang ku ke Panti Asuhan di Surabaya." Anggi masih mendengarkan.


" Menyedihkan sekali hidupku, karena


belum sempat aku mengetahui siapa Ayah kandungku ,beliau sudah meninggalkan


aku untuk selamanya." Anggi yang mendengar cerita Joy langsung memeluk Joy .


" Yang sabar Joy,,, terus sekarang dimana ibumu? ." Anggi menoleh ke sana kemari


mencari keberadaan Ibu kandung Joy.


" Ibu di dalam , sedang banyak pesanan",


" Nggi,,,apa kau mau ikut dengan ku ? ,


aku akan pergi nonton dengan Mery dan temannya,"


" Nonton??? oke pasti seru !! , aku akan mengabari Andreas untuk mengantarkan


kita ke Bioskop ."


"Jadi kau kesini dengan Andreas?."Anggi malu menjawabnya, dia hanya bisa


meringis .


Mery dan Adinda tiba di Toko milik Ibu


Joy , mereka turun dari taksi untuk menjemput Joy .


Mery antusias berlari memeluk Anggi ,


setelah dia masuk kedalam Toko dan


melihat ada Anggi di sana , dan tak lupa


dia memperkenalkan Adinda pada Anggi.


Joy yang sudah siap , segera pamit pada ibunya.


"Bu,,Joy mau pamit nonton dengan Mery."


pamit Joy.


" Ini Anggi teman Joy waktu di Surabaya


dan di Jakarta, dia sudah seperti saudaraku Bu..." Joy memperkenalkan Anggi.


" Terimakasih ya Anggi telah membantu


Joy selama ini , tante senang Joy


mempunyai teman seperti kamu , kalian


hati - hati di jalan ya,, ." kata ibu Wulan mengizinkan .


*****


Mereka berangkat ke Bioskop menaiki


mobil Andreas, Andreas sudah mengetahui


rencana David, dia sudah membeli tiket nonton untuk mereka semua ,


Alih-alih ingin mentraktir nonton padahal


tiketitu pemberian David yang sudah diatur tempat duduknya.


Mobil Andreas berhenti tepat di parkiran Bioskop, mereka turun bergantian.


Saat mereka hendak membeli tiket untuk nonton , Andreas mencegahnya dan memberikan tiket yang sudah dibelikan


oleh David.


Saat Joy akan membeli makanan dan minuman untuk di dalam sana , anggi


mencegahnya.


" Tidak usah Joy , biar aku saja yang


membeli cemilan nya ." ucap Anggi saat membayar cemilan yang di belinya.


Anggi tidak mengetahui jika tempat duduk mereka nanti tidak bersebelahan.


Mereka masuk kedalam Bioskop dan


mencari tempat duduk yang sesuai dengan nomor tiket mereka,


Tempat duduk Anggi bersebelahan dengan Andreas berada di depan , sedang kan


tempat duduk Mery dan adinda ternyata berada di tengah .


Joy bingung mencari tempat duduknya.


Seorang pegawai Bioskop membantu mencarikan tempat duduk Joy , ternyata


berada di kursi pojok paling belakang.


Anggi gelisah melihat Joy berjalan ke belakang sendirian, karena Joy tidak membawa cemilan sama sekali, Anggi


beranjak dari duduknya tapi cegah oleh Andreas.


" Duduklah , di sana sudah ada David,


biarkan mereka berdua di sana ." Andreas menggenggam tangan anggi.


Anggi pun merasa lega dan kembali


duduk di samping Andreas.


" Andreas ini gimana sih , kenapa beli tiket tempat duduknya beda gini ." omel Joy saat duduk di kursinya , tanpa melihat siapa yang ada di sampingnya.


Lampu di dalam Bioskop mulai padam,


menandakan film akan segera di mulai.


Joy duduk dalam kesalnya,


Tiba -tiba sebuah tangan melingkar di perutnya dengan waktu bersamaan ada


sebuah suara yang terdengar lirih


ditelinga nya.


" Joy, ini aku David , aku yang merencana


kan semua ini ." bisik David yang dilanjutkan dengan mencium pipi Joy.


Joy yang terkejut dengan perlakuan David,


dengan refleks mendorong David dan


berdiri dari tempat duduknya.


"David,,,,!!!." Joy mengamati seseorang


yang didorongnya , seakan tak percaya


bila David berada di sini.


David meraih pergelangan tangan Joy , menariknya perlahan agar duduk kembali


di kursinya. David memberikan dua bungkus pop corn dan dua bungkus jus alpukat


kesukaan Joy.


Joy yang mendapatkan minuman kesukaannya akhirnya tersenyum pada


David ,


" Aku hanya ingin menemanimu nonton ,


anggap saja ini kencan pertama kita."kata


David kemudian mencium punggung


tangan Joy.


" Berkencan?."


" Ya sayang , ini adalah kencan pertama


kita dan Ku mohon maafkan semua kesalahanku padamu , kita kan sudah


jadian saat kita di Pantai dulu ."David mencium pipi Joy.


" Di pantai?."


" Apa kau lupa , saat kita di dalam mobil


setelah kau MENINDIHKU . " bisik David


di telinga Joy dengan memberatkan kata


terakhir yang di ucapkan nya dan meninggalkan gigitan kecil di telinga Joy.


" David ,,,, kau jangan mulai lagi , kemarin


sudah cukup , kau ingin aku marah


lagi padamu ." ucap Joy dengan sedikit mengancam .


" Tapi Joy , kalau aku tidak tahan bagaimana?."


" Tuntaskan saja sendiri."


" David dengarkan baik-baik apa yang aku


katakan , sekarang aku memberimu satu


kesempatan ,aku tidak mau lagi melihatmu


bersama dengan wanita manapun , apa


pun alasannya . Jika kau membuat


kesalahan lagi , aku tak mau lagi memaafkanmu , ingat itu!!!." ucap Joy menegaskan.


" Baiklah sayang,,aku akan menuruti semua


permintaanmu." jawab David.


" Kalau memeluk dan mencium , boleh


kan sayang?." kata David yang masih menggenggam tangan Joy.


" Iya, tapi lepaskan tanganku David, aku


mau makan pop corn ."


" Baiklah sayang ." kata David yang masih


dengan memeluk Joy .


David sengaja mengambil tempat duduk


di pojok paling belakang, karena agar


bisa bermesraan dengan Joy.


Selama di Bioskop Joy tidak bisa melihat


film yang sedang diputar, dia sibuk dengan


tingkah David yang selalu menc***nya.


Hingga tak terasa film sudah selesai .


" Kenapa sudah selesai?, ini kan masih


baru di mulai , kenapa pula cepat sekali lampunya menyala?" gerutu David kesal.


" Apa katamu David!! sejak dari mulai film


diputar tadi kau sudah melakukan aksimu,


aku tak bisa menonton filmnya , apa itu


masih kurang ? tubuh atas ku sudah penuh dengan air liurmu , hah,, ." gerutu kesal


Joy pada David.


David Hanya bisa tersenyum melihat


ulahnya pada Joy , kali ini David tidak melakukan lebih pada Joy , hanya Mel***t bibir, leher dan kedua bukit kembarnya, hingga membuat Joy kesal padanya.


" Lain kali aku tak mau lagi nonton


denganmu , kau menyebalkan sekali


David ." ucap Joy kesal , dengan merapikan


baju yang di pakainya.


_


_


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Jangan pelit vote dong๐Ÿ˜Š


juga jangan lupa like , kritik dan sarannya


ya ๐Ÿ˜˜๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ


Next โ˜€๏ธโ˜€๏ธโ˜€๏ธ