
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
David syok setelah mendapat tamparan mendadak dari Anggi dan juga tak
mengerti dengan apa yang dibicarakannya.
Karena David tak mengenalnya.
Tak kalah dengan David , Andreas pun ikut terkaget dengan sikap Anggi.
" Hey nona apa ini , kenapa kau
menamparku kita ini tidak saling
mengenal kan? ." David menyentuh
pipinya yang telah ditampar
Anggi .
" Tunggu , seperti nya kita pernah
bertemu, dimana ya? ." lanjut david
mengingat sepertinya dia tak asing
dengan wajah Anggi.
" Di mana , apa kau sudah ingat , tuan
David ? kita pernah bertemu di Bali, aku temannya Joyyana ." kata Anggi pada David.
Andreas yang tidak mengerti dengan
apa yang dibicarakan mereka, dia hanya
bisa mendengarkan.
" Tunggu, apa kau bilang? Joyyana?."
David masih tidak mengerti.
" Ya Joyyana , wanita yang kau tiduri
di Bali, dan kau mengkhianatinya ,
jangan bilang kau sudah lupa atau pura
pura tak mengingatnya , jika kemarin kau sudah memper****nya dengan sangat
kejam , dasar kau lelaki ba*****n ."
setelah berbicara panjang lebar Anggi menampar David lagi .
David terdiam membisu.mendapati
sebuah kenyataan dia telah memp****** Yana .
" David , apakah Yana yang kau maksud
itu adalah Joyyana? katakan padaku
David." Andreas menggoyangkan pundak David .
Anggi yang merasa jengkel dengan
David , ikut bicara ," Ya benar, Joy sering memperkenalkan diri dengan nama
Yana, tapi untuk orang dekatnya memanggilnya Joy."
" Jujur padaku David, kemarin kau memper*** Joy ? apa kau sebajingan
itu sampai tega memper**** seorang
wanita yang sedang hamil", Andreas.
Bertambah frustasi hati David
mendengar semua perkataan anggi ,
dia baru menyadari jika orang yang
selama ini di carinya malah setiap hari
datang ke Apartemennya, dan
bertambah frustasi dirinya mendapati kenyataan jika dia telah memper****
Joy yang dalam keadaan hamil.
" Sekarang Yana dimana? aku ingin
meminta maaf padanya dan aku akan bertanggung jawab atas kehamilannya ." David memohon pada Anggi.
" Aku tidak tahu , kemarin malam dia
sudah pergi dari rumah , dia tak ingin
lagi bertemu denganmu ." Anggi.
Melihat kesedihan diraut wajah David ,
" Kata Joy dia akan menghubungiku
nanti, kita tunggu saja ."
***
Dua bulan kemudian ...
Usia kandungan Joy sudah memasuki
Tujuh bulan , dia belum pernah
sekalipun mengabari Anggi tentang keadaannya,
Hari ini rasanya Joy sangat merindukan David , mungkin karena bayi yang dikandungnya sedang merindukan sosok ayahnya.
Setelah Joy berfikir lama akhirnya dia memutuskan untuk menghubungi Anggi berharap agar bisa mendengar kabar
tentang David.
***
Anggi yang saat ini sedang menikmati
makan siang dengan Andreas di sebuah
Cafe mendapatkan telfon dari nomor
yang tidak di kenal , saat dia hendak
akan mengangkatnya, David tiba tiba
datang dan ikut duduk bergabung dengan mereka , karena david baru selesai pertemuan dengan cliennya di Cafe yang sama dengan mereka.
Anggi mengangkat telfon genggam
miliknya mendekatkan ke telinganya ,
dan dia mulai bicara .
" Hallo, dengan siapa ya? ."
" Hallo Anggi aku Joy , apa kau lupa
padaku ? ." jawab Joy antusias
mendengar suara Anggi.
" Kau kah itu Joy ? bagaimana kabarmu?."
mendengar Anggi menyebut nama Joy ,
David merebut telfon genggam Anggi
dan berjalan menjauh darinya.
Sekarang hp Anggi berpindah tangan
ke tangan David .
Joy sekarang sedang berbicara dengan
David tidak lagi dengan Anggi, tapi dia
belum menyadarinya .
" Kabarku baik Anggi, aku sangat merindukanmu, maaf aku pergi tidak
pamit dulu padamu , kau tahu kan apa alasanku pergi , karena aku tak mau lagi bertemu dengan lelaki itu ",
" Anggi apa kau mendengarkan aku? ."
David yang mendengar langsung isi hati
Joy pun merasa hatinya hancur, tak sadar David pun menangis.
" Anggi, apa itu kau? kenapa kau menangis?"
Joy bertanya setelah dia mendengar suara isakan tangis di sambungan teleponnya.
" Joy ini aku , David ."
Joy kaget mendengar bahwa yang berbicara dengannya tadi bukan Anggi melainkan adalah David.
"Joy maaf kan aku, aku sangat mencintaimu, Joy aku ingin bertemu dengan mu ."David meluapkan isi hatinya pada Joy dengan air mata yang mengalir.
" Joy beritahu aku dimana kau sekarang."
sambungan teleponnya mati .
_
_
πππππππππππ
ayo kritik dan sarannya , author masih setia mendengarkan,jangan bosan mengikuti setiap episode nya ya,,,π€ maaf bila ceritanya muter-muter author bingung merangkai kata -kata nya , ,πππjangan lupa ninggalin jejak y KKπππ
Next****