
ππππππππππππ
Dengan perasaan kesal Mery berjalan memasuki rumah Adinda, semua orang
yang ada di rumah Adinda sudah
mengenal Mery ,
Mery bebas keluar masuk di rumah itu , bahkan dia bsering menginap di sana.
Mery memasuki rumah Adinda , dia berpapasan dengan Tante Puspita yang sedang asyik menonton TV acara kesukaan nya.
" Tante, apa Dinda ada dirumah?" Mery
duduk di samping Tante Puspita.
" Biasa Dinda di kamar Mer,, mungkin dia sekarang sedang asyik baca novel di kamarnya , kamu masuk aja sana ." Tante Puspita menjawab tanpa menoleh karena asyik dengan drama favoritnya.
" Ok Tan ."
Mery meninggalkan Tante Puspita , dan masuk ke dalam kamar Adinda.
" Din ,,kamu sedang sibuk ya ?." Mery duduk
di atas kasur yang di sebelah Adinda.
" Nggak , cuma lagi baca aja, emang
kenapa? ."Dinda masih serius membaca.
" Kita jalan- jalan yuk,,, aku pingin nonton
nih...pasti seru ." ajak Mery.
" Gimana ya?, aku mandi dulu ya. " Adinda
meletakkan hpnya dan beranjak masuk
ke kamar mandi,
Mery bermain game di telfon genggamnya, sembari menunggu Adinda mandi .
Tiba-tiba perutnya terasa sakit .
" Bagaimana mana ini aku sudah tahan,
Dinda juga baru masuk, kalo mau pulang
sudah terlalu sakit ." Mery mondar-mandir menahan sakit di perut nya.
Mery keluar menghampiri Tante Puspita.
" Tante ,,, Apa kamar mandi di kamar Tante kosong?." Mery bertanya dengan wajah pucatnya.
"Mery kamu kenapa ?, kamar mandi di kamar Tante sedang di bersihkan, terus di kamar pembantu juga di bersihkan, aduh gimana ini mer.." Tante Puspita panik .
" Nggak mungkin kalau ke kamar tamu ,
ke kamar mandi Roy saja ,ayo." Tante
Puspita mengajak Mery masuk ke kamar
Roy , dan meninggalkannya sendirian di dalam.
Tante Puspita ingat ,jika dia punya janji dengan temannya , Tante Puspita segera bersiap dan pamit keluar pada Adinda.
" Din,, mama keluar dulu ya , mama lupa
kalau sekarang ada arisan , mama
berangkat dulu ya,," pamit Tante Puspita
pada anaknya pdi depan kamar mandi .
" Iya maaaa,,,tapi jangan lupa uang jajan
Dinda ya , Dinda mau nonton sama Mery ."
teriak Mery yang masih dengan ritual mandinya.
" Iya nanti mama transfer,"
"Ok mamaku sayang, hati hati dijalan," imbuh adinda .
*****
Setelah Joy menyuapkan sesendok nasi goreng ke mulut David , Joy beranjak
kembali ke kamarnya untuk bersiap pergi
ke Toko untuk membantu ibunya.
" Kau mau Kemana sayang," David
memegang pinggang Joy , seakan berat
bila Joy meninggalkan nya.
" Aku mau bersiap akan pergi keToko kue ibuku , lanjutkan makanmu aku sudah kenyang, kalau sudah selesai cepat pulang sana ." Joy melepaskan diri dan masuk
ke kamarnya.
Roy yang baru pertama kali bertemu atau berbicara langsung dengan Joy terkaget melihat ada seorang wanita yang berani
David,
"David!! dia luar biasa , aku tidak pernah
menjumpai wanita yang berani denganmu."
Roy berkata pada David yang sedang melanjutkan sarapannya.
" Selanjutnya bagaimana rencanamu ?, kelihatannya Joy sulit untuk di ajak bicara." lanjut Roy.
" Aku juga tak tahu, yang pasti aku akan segera menikahinya ." kata David yang
sudah menyelesaikan makannya .
Tak berapa lama Joy keluar dari kamarnya
dengan sudah berganti pakaian dan memoles
sedikit make up diwajahnya,dia terlihat cantik.
membuat David tak rela bila Joy keluar dari rumah.
" Kau mau kemana lagi sayaaang," David berdiri dari duduknya dan berlari menghampiri Joy.
" Lepaskan aku David, aku mau ke Toko ,
Roy cepat kau bawa pulang bos mu ini,
kalau kau tidak mengajaknya pulang dia
pasti akan terus menggangguku ." Joy meronta melepaskan pelukan David.
" Lagi pula kita bukan siapa-siapa , jadi
cepat keluar dari rumahku , kejar sana
wanitamu ,aku tak Sudi berbagi bibir
dengannya ." teriak Joy yang tiba-tiba moodnya berubah jika melihat David.
"Roy apa kau tak dengar , apa yang aku katakan, cepat bawa bos mu pulang ."
Joy marah.
" Sayang, kau jangan bicara begitu ,aku kan sudah menjelaskannya kemarin padamu , kenapa sekarang kau membahasnya lagi."
"Aku tak mau dengar lagi apa katamu
David, aku kan sudah bilang padamu
kalau aku butuh waktu, tapi apa ?kau langsung saja masuk kedalam kamarku."
Roy bingung dengan perdebatan mereka berdua.akhirnya mengajak David pulang dengan paksa.
" Sudahlah David biarkan Joy sendiri dulu ,
sekarang dia sedang hamil, emosinya bisa berubah ubah, ayo kita cepat pulang ." Roy menyeret David untuk kembali kerumahnya.
David tidak mau membuat Joy semakin
marah padanya , dia pun bersedia mengikuti omongan Roy.
***
David dan Roy kembali ke rumah Roy, David
masuk kedalam kamarnya dengan perasaan sedih, karena Joy tadi mengusirnya.
Roy juga yang merasa lelah memikirkan
hubungan David dan sepupu barunya ,
dia masuk kedalam kamar dan ingin membersihkan dirinya ,
Roy tak tahu , jika di dalam kamar
mandinya ada Mery , dia langsung masuk
dan membersihkan dirinya.
Dibukanya setiap baju yang menempel
di tubuhnya , kemudian dia masuk
kedalam sebuah ruangan kaca yang ada didalam kamar mandinya , dinyalakannya shower , dia tak tahu jika ada seseorang
yang baru keluar dari toilet kamar mandinya.
"Aaaaaaaaaaa..." teriak Mery , yang baru keluar dari toilet di dalam kamar mandi Roy.
_
_
_
ππππππππππ
jangan lupa ninggalin jejaknya ya π
next