
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
David merasa lega , karena dia sudah bisa mendengar suara Joy yang di rindukannya selama ini , David senang karena dia sudah menemukan titik terang keberadaan Joy,
dia menyuruh Roy untuk melacak nomor telepon Joy agar bisa mengetahui dimana Joy sekarang.
Roy kaget , karena setelah dia berhasil melacak nomor telepon Joy yang dia temukan malah alamat dekat rumahnya .
Tak salah lagi Roy adalah keponakan
laki-laki ibunya Joy , yang berada di Jakarta yang bernama Roy Aditya.
" David , ternyata Joy tinggal di rumah tanteku ." Roy menyerahkan sebuah alamat hasil melacak nomor Joy.
" Apa kau bilang?, Joy tinggal di rumah
Tantemu ." David menggeleng kepalanya.
Tak percaya dengan apa yang telah didengarnya.
" Roy kau sudah lama tidak berlibur, ayo
kita berlibur kerumah mu , apa kau tidak merindukan keluarga mu? aku akan ikut denganmu untuk menjemput Joyku ." ucap kata David saat meninggalkan ruangannya.
" Roy persiapkan penerbangan kita dalam waktu satu jam , aku tidak mau
berlama-lama lagi , aku sudah tak sabar
ingin bertemu dengan Joyku ." imbuhnya sebelum menutup pintu.
" Apa satu jam ? , dia mulai tak waras,
kenapa juga harus kerumah ku ,ini sangat merepotkanku ." Roy mengeluarkan nafas kasarnya merasa jengkel dengan keputusan David yang selalu tergesa-gesa.
Setelah melakukan perjalanan yang
lumayan melelahkan , akhirnya mereka sampai juga di kota Jogja , Roy segera menghubungi ibunya untuk mengabari tentang kedatangannya bersama dengan bosnya yang ingin menginap dirumahnya.
***
" Joy kau bisa bantu Tante untuk menata kamar tamu Tante , karena anak Tante
yang ada di Jakarta akan segera pulang dengan bosnya yang akan menginap di
sini." ucap Tante Puspita menyerahkan
korden dan sprei baru untuk mendekorasi kamar tamu yang akan di tempati bos anaknya nanti.
Karena Joy pernah bekerja di Apartemen milik David , Joy mendekorasi kamar tamu
itu seperti layaknya dekorasi kamar David , entah kenapa dia tiba-tiba teringat tentang David.
Tante Puspita takjub dengan hasil dekorasi Joy , yang menata kamar tamunya dengan sangat elegan pas untuk selera seorang
CEO . Setelah selesai menyelesaikan
dekorasinya Joy pamit pulang pada
Joy pulang dengan berjalan kaki , karena rumah mereka bersebelahan , saat Joy sampai di depan pagar, sebuah mobil
mewah memasuki halaman rumah Tante Puspita .
Joy sempat menoleh tapi tak terlihat siapa orang yang ada di dalam mobil mewah itu.
***
David dari Bandara menuju rumah Roy menaiki mobil yang sudah disiapkan
oleh Roy , sebelum dia mempersiapkan penerbangan.
Roy menghubungi showroom milik
temannya yang ada di Jogja, untuk membeli sebuah mobil mewah yang akan digunakan nya di Jogja nanti.
" Roy , apa masih lama sampai di
rumahmu? ." David gelisah di dalam mobil.
" Sudah dekat , rumahku ada di depan
sana", Roy menunjuk arah depan dan mulai memelankan kecepatan mobilnya yang sudah akan mendekati pagar rumahnya .
Roy menghentikan mobil dan kemudian membunyikan bel agar satpam segera membukakan pagar untuknya . Di saat
mobil berhenti David melihat ada sosok
yang dia rindukan , keluar dari pintu
gerbang rumah Roy .
Dan menoleh ke arah David , David terpaku melihat orang yang dia cari selama ini ada
di depannya, meskipun terhalang oleh pintu mobil.
Deg,,deg,,deg,, jantung David berdetak kencang .
Dia adalah Joyyana , yang terlihat cantik dengan rambut tergerai meskipun tanpa riasan apapun di wajahnya. Joy memakai daster corak bunga dengan perut sedikit membucit meskipun dia sudah memakai daster yang longgar.
David seketika pandangannya jatuh pada perut Joy ,dia merasa bersalah pada Joy
sebab dia tidak bisa menemukan
keberadaan Joy dengan cepat , agar bisa menjaga Joy.
Mobil mulai memasuki halaman rumah Roy, David segera turun dari mobilnya , tapi pandangan nya tak lepas dari memandang sosok Joy.,
" David ayo masuk, nanti saja kita ke rumah Tante Wulan, sekarang kita masuk kedalam rumah dan istirahat dulu", Roy masuk ke dalam rumahnya meninggalkan David di luar sendirian."
๐น๐น๐น๐น๐น๐น
Ayo like n votenya yang banyak ya ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ
next โ๏ธโ๏ธ