Oh My GiRL,

Oh My GiRL,
Ciuman ...


"Mmmh...." serangan ciuman yang mengejutkan Joy , dari orang misterius


yang menariknya paksa ke belakang Club'.


Joy mendorong lelaki itu, dilihatnya wajah siapa yang berani mencium nya.


" Yana...ini aku David, maafkan aku karena menciummu dengan tidak permisi, aku


emosi karena ada beberapa pria yang mendekati mu tadi di dalam sana ." ucap David kepada joy , yang membuat Joy terkaget.


" Al...sejak kapan kau di sini, dan maaf


aku tak tahu kalau itu kau , dan ..kau


kesini dengan siapa ?." tanya Joy dalam kekagetannya.


"Aku kesini untuk mencari mu Yana,,


aku ingin bertemu denganmu."ucap David.


" Bertemu dengan ku ? kan bisa besok ,


di dalam sana ada teman temanku,


aku takut mereka curiga." balas Joy.


" Yana , ada sesuatu yang ingin aku


katakan padamu ." kata David dengan menatap Joy .


" Katakan , aku tak punya banyak waktu,


nanti teman - temanku mencari ku ." imbuh Joy.


" Yana aku merindukanmu, maaf tapi perpisahan ku tadi siang denganmu


membuat ku terbayang akan dirimu ."


ucap David dengan tatapan teduhnya


pada Joy.


" Apa kau mabuk Al..kita baru kenal ,


sudahlah kita lanjutkan pembicaraan kita besok ya , kalau kau sudah tak mabuk lagi." kata Joy tergesa-gesa saat akan meninggalkan David ,


Joy menganggap kalau David bicara


dalam keadaan mabuk ,tapi tangan David dengan cepat menarik pergelangan


tangan Joy dan mencium bibirnya.


Joy yang terkaget , pun meronta tapi


tak bisa berbuat apa apa saat tangan


David memeluknya, Joy pun hanyut merasakan pelukan hangat tangan David


dan tanpa sadar membalas ciuman itu.


Lama mereka melakukan ciuman yang berubah menjadi l****an antara bibir


dan lidah keduanya di dalam gelap yang berada di belakang Club', tangan David meraba punggung Joy dan sedikit demi sedikit masuk kedalam baju Joy.


Joy merasakan sentuhan itu, berdebar kencang jantungnya ,dia menikmati


sentuhan di punggungnya dan l****an


dibibirnya seperti perpaduan yang sangat pas , yang membuatnya terbuai , ingin merasakan yang lebih .


Hingga suara telfon yang mengganggu


kegiatan mereka.


"Joy kau dimana? , apa kau tertidur di


toilet ? , g*** ini sudah 30 menit Joy ,


kau cepat kemari." teriak Desi kepada


Joy yang dari tadi belum kembali.


" Ya, maaf aku akan segera kesana",


jawab Joy dan di lanjut mematikan


telfonnya.


Di tatap nya David bingung , mau bicara


apa karena ada kecanggungan di antara mereka.


" Maaf David temanku mencari ku,kita bertemu lagi besok saja ya ." hanya itu


yang bisa di katakan nya sekarang.


hati yang tak mau berpisah dengan Joy.


Di dalam Club semua sibuk dengan urusannya sendiri , dan juga teman- temannya Joy sibuk bercanda dengan


para pria yang baru di kenal mereka


sesaat yang lalu.


Ada satu pria yang sedari tadi terpesona


oleh Joy dan dengan diam - diam memasukkan obat k*** kedalam


minuman Joy , berharap Joy masuk


kedalam jebakan nya , tapi wanita yang


akan di jebaknya lama belum kembali


dari toilet.


Joy berjalan mendekati meja tempat berkumpul teman- temannya dan di persilahkan duduk oleh Anggi , tanpa


banyak bicara Joy yang gugup langsung meminum minuman yang dipesan nya


tadi tanpa berfikir panjang.


Sesaat kemudian , Joy merasa ada


sesuatu yang aneh di tubuhnya , ada rasa gerah dan sesuatu yang menggelitik


didalam tubuhnya dan dia tiba-tiba


bernafsu .


Disaat bersamaan pria yang memasukkan obat di dalam minuman Joy sedang mendekati Joy dan menaruh tangannya


di pundak Joy,


Joy yang masih sadar merasa risih dan bergegas keluar dari Club , sebelumnya


dia berbisik kepada Anggi kalau dia sakit perut dan pamit pulang.


Di belakang Club'..


David hanya bisa memandang kepergian


Joy , dia tak bisa melakukan apa-apa,


disaat bersamaan HP nya berbunyi


dia pun mengangkat nya.


" Hallo ada apa Roy ? , aku sekarang ada


di luar Club' , aku sekarang merasa bosan


aku mau pulang dulu ." jawab David.


" Ya sudah kalau begitu ,aku akan melanjutkan bersenang-senang di sini,


kau tidak masalah kan kalau pulang sendirian ." imbuh Roy terkekeh pada bos sekaligus sahabatnya itu.


Setelah mematikan telfonnya dan memasukkannya ke dalam saku David


pun berjalan menuju parkiran, di kendarai mobilnya dan berhenti di sebuah


Minimarket , dia ingin mencari roti dan cemilan dan juga minuman untuk mengganjal perutnya nanti di Hotel ,


Joy yang keluar Club dengan tergesa-gesa, dia bingung dengan apa yang dirasakannya saat ini ,dia pun berlari tak tahu arah ,


yang terpenting sekarang dia harus cepat sampai ke Hotel tempatnya menginap.


Di kejauhan dia melihat David lalu


tanpa berfikir panjang dia langsung menghampirinya.


Setelah keluar Minimarket David berjalan mendekati mobilnya, dicarinya kunci


disaku celananya ,


Setelah menemukannya lalu David memasukkan kunci dan membuka pintu mobilnya , tiba -tiba ada tangan yang menyentuh punggungnya.


"Al..." suara itu membuat David menoleh.


_


_


🌷🌷🌷🌷🌷🌷


next β˜€οΈβ˜€οΈ