
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
" Siapa kau?." teriak David yang sedang mabuk kepada seorang wanita yang beraninya masuk ke dalam Apartemennya, karena David tidak tau kalau wanita itu
adalah ART yang biasa membersihkan Apartemennya.
Joy yang takut dengan teriakan seorang
lelaki yang berada di belakangnya ,
dia hanya diam tidak bisa menjawab pertanyaannya.
Selama Joy bekerja di Apartemen itu , dia tidak pernah sekalipun bertemu dengan pemiliknya dan Joy juga tidak tahu siapa namanya.
" Hey apa kau tuli , kenapa kau tidak menjawab pertanyaan ku ? berbalik cepat ." teriak David marah,. karena yang diajaknya bicara hanya diam.
Tubuh Joy bergetar karena takut dengan suara kasar orang itu , akhirnya dia
berbalik ,Joy menunduk tidak berani
menatap wajah orang itu,
"Angkat wajahmu ." teriak David lagi,
Joy mengangkat wajahnya , dia menutup matanya tidak berani menatap orang yang dengan kasar meneriakinya.
Dalam keadaan mabuk tapi David masih setengah sadar dia memandang wajah seorang wanita di depannya dalam -dalam.
"Yana,,,a,,,. " suara David bergetar , saat melihat wanita yang berada di depannya
saat ini adalah wanita yang di carinya
selama ini. Matanya berkaca-kaca
menyesal telah berteriak keras tadi .
Joy yang mendengar namanya dipanggil ,
dia membuka matanya , memandang
lelaki yang ada di depannya.
"Ti,,,tidak ,,,ini tidak mungkin ." Joy masih terkejut .
Joy yang masih kaget belum sempat lari
dari Apartemen itu , sudah didahului
dengan gerakan tubuh David yang dengan cepat memeluknya.
Joy meronta ,ingin melepaskan diri dari pelukan David tapi , kekuatannya kalah
kuat dengan David .
David yang masih mabuk , tidak bisa mengontrol emosinya saat bertemu Joy
saat ini.
Dia ingin meluapkan rasa rindunya pada
Yana yang selama ini dia rindukan .
Di pelukan David Joy masih meronta ,
ingin melarikan diri tapi David
mencegahnya .
David takut kehilangan Yana lagi , David
menggendong joy dan masuk kedalam kamarnya.
"David , biarkan aku keluar dari sini ." teriak Joy takut .
"Tidak Yana , aku sangat merindukanmu,
ku mohon maafkan aku ." David memohon.
" Aku tak ,,,,mmmmhmm ." Joy tak bisa melanjutkan ucapannya,karena mulutnya mendapat ciuman mendadak dari David.
Joy memberontak ingin lepas dari Kungkungan tangan David .
David yang selama beberapa bulan ini haus akan akan sentuhan wanita , tapi dia tidak bisa melakukannya dengan wanita lain,
dan dia hanya bisa berg****h jika bersama satu wanita , yaitu Joy .
Hari ini David bertemu dengan Yana yang selama ini di rindukannya , David merasa sangat berg****h saat bibirnya mencium bibir Joy , Ciuman David semakin dalam .
Tangannya tak bisa diam , digenggamnya kedua tangan Joy agar tak bisa bergerak
lagi dan tangan David yang lainnya meraba tubuh Joy.
Tiba - tiba Joy teringat dengan David yang
sedang bermesraan dengan wanita lain ,
membuat Joy menolak setiap perlakuan David padanya.
David yang sedang mabuk tak bisa berpikir jernih lagi , saat dia mendapat penolakan
dari Joy David tak menerimanya , dia memaksakan keinginan untuk bercintanya saat ini dengan memperk*** Joy .
David seperti orang yang kesetanan , dia
meluapkan semua rasa rindunya yang selama ini telah dipendamnya .
Kali ini David memaksakan keinginannya ,
dia tidak sadar telah melakukannya dengan
keras , yang membuat tubuh dan hati Joy
terluka .
Saat ini David tidak menggunakan hati
nuraninya , karena dirinya saat ini hanya
di penuhi oleh hasrat g****h . karena dia sekarang dalam pengaruh minuman keras .
Joy yang merasa saat ini tenaganya kalah kuat dengan David , tak bisa melawan saat David memp******nya .
Awalnya David memang melakukannya dengan keras , tapi selanjutnya dia dilakukannya dengan sangat lembut .
Hingga tanpa Joy sadari , jika dia juga
ikut menikmatinya,
David yang sudah memendam hasrat b*****nya selama beberapa bulan ini ,
tidak merasa puas jika dia melakukannya hanya sekali saja .
bisa pasrah dan berdoa kepada Tuhan , semoga tidak terjadi apa-apa pada kandungannya nanti . Karena perbuatan
David yang melakukannya terlalu lama ,
membuat Joy kelelahan dan tak sadarkan diri .
Saat langit sudah mulai petang , David
baru berhenti mengukung Joy , diapun akhirnya tertidur di samping Joy karena kelelahan .
David merasa puas , karena bisa mengeluarkan seluruh hasratnya
selama ini . Sampai dia tak menyadari
bagaimana keadaan wanita yang ada
di sampingnya .
Joy terbangun dari pingsannya , dia
melihat ada David disampingnya , dengan penuh keringat di tubuhnya .
Joy segera bangun , tapi sekujur tubuhnya merasa sakit karena perlakuan David tadi , dengan sekuat tenaga Joy bangun dan memakai pakaiannya kembali . Lalu dia mengambil tas dan memakai sepatunya
kembali , dan dia cepat pergi meninggalkan Apartemen David dengan berjalan tertatih tatih.
Tubuh Joy gemetar tak kuasa menahan bebannya , dia akhirnya terduduk di pinggir jalan , yang tak jauh dari Apartemen David . Saat kesadarannya masih terjaga , joy
segera menghubungi Anggi .
Saat ini Anggi sedang bersama dengan Andreas . Anggi yang mendapat telfon
dari Joy pun segera mengangkatnya .
" Hallo Joy , ada apa kau menghubungiku?"
tanya Anggi saat menerima telfon dari Joy.
" Anggi.." Joy memanggil Anggi dengan
suara lemah , mengumpulkan tenaga yang masih tersisa .
Anggi yang mendengar suara Joy , seperti
suara orang yang sedang kesakitan ,
merasa takut jika terjadi sesuatu pada Joy.
" Hallo Joy , kau kenapa ? kau sekarang dimana , Joy,,,jawab aku? ." teriak Anggi
saat mengangkat telfon Joy.
Joy tak bisa berkata banyak , dia hanya
hanya mengatakan hal yang menurutnya
penting saja .
Setelah Joy menyebutkan alamat dirinya
kini berada , dia tak kuat lagi dan Joy pun pingsan di pinggir jalan tanpa ada orang yang menolongnya .
Anggi yang sedang ada di dalam mobil bersama dengan Andreas saat ini , segera mengajak Andreas untuk menuju ke alamat yang di sebutkan oleh Joy tadi .
Andreas segera melajukan mobilnya
dengan kecepatan tinggi agar Anggi bisa
dengan cepat menemukan Joy .
Merasa sudah dekat dengan alamat tujuannya , Andreas sedikit demi sedikit
mengurangi kecepatan mobilnya .
Mobil Andreas berhenti saat melihat ,
seorang wanita yang mirip dengan Joy pingsan di tepi jalan. Anggi segera turun
dan mendekatinya .
Ternyata wanita itu benar adalah Joy ,
yang sedang tergeletak tak sadarkan diri
di pinggir jalan .
Melihat Joy pingsan , membuat Anggi
takut jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan , terjadi pada Joy.
Anggi mendekat dan memeluk Joy ,
menepuk pipinya dan juga menggoyang
goyangkan tubuh Joy agar dia cepat
sadar.
" Joy , ,,,,,, " teriak Anggi takut.
" Joy,,, cepat bangun Joy !!, kau jangan membuatku takut ."
" Dre,,, bagaimana ini Joy belum bangun
juga ." Anggi merasa sangat takut dengan
keadaan Joy saat ini , membuatnya gemetaran .
Tanpa menunggu lama , Andreas segera
mengangkat Joy dan memasukkannya
ke dalam mobil dan diikuti Anggi.Dan meninggalkan tempat Joy pingsan tadi.
***
**
*
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Ayo lanjut like ,komen n vote nya yaaaa😘😘😘😘😘
next,,,