Oh My GiRL,

Oh My GiRL,
Perkenalan


Joyyana POV


Namaku Joyyana, biasanya orang -orang memanggilku Joy usiaku 25 tahun, aku


gadis yatim piatu , Kehidupanku berubah


di saat aku bertemu keluarga Nugroho.


Mereka menyayangiku seperti keluarga mereka sendiri, aku di angkat ibu Dita


menjadianak angkatnya , di saat usiaku


18 tahun.


Ibu Dita hanya mempunyai satu anak perempuan bernama Mira , aku memanggilnya kak Mira , dia sudah


menikah , dan mempunyai satu anak perempuan yang usianya terpaut 8 tahun


denganku, bernama Mery.


Kak Mira dan keluarganya tinggal di


rumah nya sendiri dan aku tinggal bersama


ibu Dita dan suaminya,


Hari-hariku jalani dengan semangat dan bahagia, membantu mereka menjaga


toko swalayan sederhana milik ibu Dita.


Pada akhir tahun , biasanya ibu Dita mengunjungi kak Mira dan bermalam berhari-hari disana , untuk merayakan


tahun baru bersama.


Pada akhir tahun ini ,aku tidak ikut ke


rumah kak Mira , aku ingin berlibur ke Bali


bersama teman-temanku , ibu Dita pun mengijinkan nya.


***


Akhirnya sampai juga di Bali,,,


senang rasanya bisa berlibur bareng teman-temanku , kami pun pergi ke kamar Hotel kami masing-masing , satu kamar


di isi dua orang, aku sekamar dengan Anggi ,


Anggi adalah temanku yang juga seperti saudara bagiku , kami pun istirahat , lelah rasanya setelah berjam-jam di dalam pesawat


Baru beberapa menit tertidur aku di bangunkan oleh rasa perutku yang perih karena lapar. aku turun ke bawah.


Aku berjalan mencari Market atau Cafe terdekat , untuk mencari sesuatu untuk mengganjal perut yang keroncongan .


Sampai di depan Hotel , aku lihat ada


sebuah Cafe yang menarik, ku sebrangi


jalan yang saat itu sedang sepi, hampir sampai depan Cafe hujan pun turun


sangat lebat.


"Kenapa sih hujannya turun nggak nunggu aku masuk Cafe dulu ." gerutu ku kesal.


Aku pun berlari menghampiri tenda yg tak jauh dari Cafe, aku ingin masuk, tapi menunggu hujan reda .


Kedua tangan kumasukkan ke saku jaket,


ku tutupi kepalaku dengan topi jaketku,


agar tidak kedinginan.


"Kenapa hujannya nggak reda sih ." kesal


Aku tak tahu di dalam cafe ada sepasang mata yang sedang memperhatikan setiap gerak gerik ku , sampai mata ku tanpa


sengaja bertatap pandang dengannya.


"TERPESONA...mungkin itu rasa di hatiku , sampai ada tangan seorang wanita yang menutup mata lelaki itu dan duduk


di samping nya..


"Ternyata ,,dia sudah punya pasangan." batinku kesal.


Karena hujan yang agak reda aku pun


masuk kedalam Cafe. Aku memesan roti bakar dan coklat hangat untuk ku bawa


ke Hotel .


****


Malam pun tiba...


Kami merayakan malam tahun baru , teman-teman ku mengajak pergi ke club'.


Aku berdandan , sedikit ku poles wajahku ,


aku memakai dres merahku .


Menurutku sih aku lumayan cantik, seksi pula,,,,ku sombongkan diriku sendiri hee he..


Tak kurang ,banyak mata lelaki yang memandangku , entah itu terpesona


atau ke GR-an ku sendiri.


Waktu pun berjalan cepat, permainan demi permainan aku mengikutinya , tapi aku


selalu kalah taruhan, dan...yang kalah hukumannya harus minum, akhirnya aku mabuk.


Acara pun telah usai, mereka pulang


dengan taxi menuju Hotel tempat mereka menginap, dan aku pun pulang bersama Anggi,


Kami berjalan keluar Club mencari taxi


untuk menuju Hotel, tiba -tiba saja Anggi teringat kalau hp nya ketinggalan ,aku


menunggu Anggi di pinggir jalan,


Saat aku sedang sendiri , ada preman


lewat , karena mereka melihatku mabuk , mereka pun mempunyai niat jahat padaku,


mereka menggodaku .


Dan...


Akupun berlari , sampai ku lihat ada mobil melintas, ku lambaikan tanganku , tanda meminta pertolongan pada sang pengemudi.


Mungkin sang pengemudi merasa iba padaku, sehingga dia membukakan pintu mobilnya untukku , Tanpa berfikir panjang


aku langsung masuk kedalam mobilnya.


Ku lihat wajah sang pengemudi ,hanya ada satu kalimat yang terucap


",K**au sangat tampan ." gumam ku lirih, mungkin dia mendengarnya ,


Dia menoleh kepadaku , mata kami pun bertemu sesaat .


Tanpa bicara, tanpa aba- aba diablangsung mencium ku. karena efek minuman dan


aku mabuk , aku pun menerima ciumannya.


Next ๐Ÿ€