
" Dhuaaarrrr....." Salah satu prajurit terlempar hingga beberapa meter.
" B*jingan! Apa kau tidak takut membuat masalah dengan kami!" Teriak prajurit saat melihat rekannya di serang Xu Tian.
Xu Tian tersenyum. " Apa kau pikir aku takut dengan kalian?"
" Tuan muda, aku tidak mengetahui dari mana kau berasal. Tetapi saat ini kau sedang berada di dalam kota Huyang."
" Benarkah, lalu apa yang ingin kau lakukan?"
" Tuan muda, anda begitu sombong. Meskipun kau memiliki latar belakang yang kuat sekalipun, aku tidak akan takut dengan dirimu!" Kemudian prajurit segera melesat ke arah Xu Tian.
Dengan gerakan cepat, Xu Tian segera menghindar. Lalu segera menyerang prajurit.
" Tapak Langit! " Sebuah tapak muncul dari kekosongan.
" Dhuaaarrrr..." Prajurit yang menyerangnya terlempar hingga menghantam dinding.
" Kalian yang memulainya, jadi jangan salahkan diriku!" Kemudian Xu Tian segera mematahkan kedua tangan prajurit.
" Arghh...!! B*jingan!" Teriak kedua prajurit, saat tangannya di patahkan oleh Xu Tian.
Melihat keduanya sudah tidak mampu melakukan perlawanan, Xu Tian pun kemudian segera menghampiri Ming Xiyue.
" Tuan muda, apa tidak berlebihan membuat mereka terluka dengan parah?" Tanya Ming Xiyue, karena menurutnya apa yang di lakukan oleh Xu Tian sangat kejam.
" Mereka masih beruntung, karena aku tidak membunuhnya. Sebaiknya kita segera pergi dari tempat ini, sebelum yang lainnya tiba." Kemudian segera pergi menuju arah barat. Ming Xiyue pun mengikuti di belakangnya.
Setelah kepergian Xu Tian, tidak lama kemudian datang beberapa prajurit dan komandan yang sebelumnya melakukan pemeriksaan kepada Xu Tian saat di gerbang kota.
" Apa yang terjadi?" Tanya sang komandan kepada kedua prajurit yang terluka dengan parah.
" Komandan, dia lah yang telah membuat kami seperti ini." Prajurit dengan suara pelan, menahan rasa yang begitu menyakitkan.
" Hais.. Bukankah aku sudah memperingati kalian untuk tidak membuat masalah dengannya."
Kedua prajurit hanya dapat menyesali apa yang telah terjadi, awalnya mereka ingin merampas harta milik Xu Tian. Saat sedang mengawasi Xu Tian, mereka dapat melihat jika Xu Tian adalah seorang tuan muda yang cukup kaya.
Namun mereka tidak menyangka, jika kemampuan yang di miliki Xu Tian bahkan jauh di atasnya.
Xu Tian sendiri sudah mengetahui tujuan dari keduanya, jika saja kedua prajurit tersebut tidak memiliki niat buruk terhadapnya, mungkin Xu Tian tidak akan terlalu memperdulikan kehadiran keduanya.
" Segera bantu mereka berdua, dan jangan membuat masalah." Ucap komandan memberikan perintah kepada prajurit yang ikut bersamanya.
" Benar dugaanku, ternyata dia memiliki latar belakang yang cukup kuat. Bahkan dia sama sekali tidak takut dengan prajurit kota Huyang." Batin sang komandan, dirinya berfikir untuk tidak memperpanjang masalah ini.
*******
Di tempat lain.
Xu Tian dan Ming Xiyue terus bergerak dengan mengikuti kecepatan yang di miliki Ming Xiyue.
" Tuan muda, kemana tujuan kita?"
" Aku ingin menemui seseorang terlebih dahulu, nanti akan aku jelaskan rencana selanjutnya."
Ming Xiyue pun hanya menganggukan kepala. Mereka akan berhenti jika Ming Xiyue sudah merasa kelelahan, karena ranah kultivasi Ming Xiyue sendiri masih rendah, apalagi dirinya tidak terbiasa melakukan perjalanan seperti ini.
Hingga setelah melewati beberapa kota, Xu Tian pun akhirnya tiba di sebuah hutan yang terletak tidak jauh dari kerajaan Tang.
Xu Tian kemudian segera turun, Ming Xiyue pun mengikutinya. Mereka mencari tempat yang di rasa cukup nyaman untuk beristirahat.
" Benar, kita akan menunggu mereka di tempat ini."
Xu Tian kemudian menanyai beberapa hal kepada Ming Xiyue, mengenai Klan Ming.
" Tuan muda, awalnya Klan Ming kami sedang membangun kekuatannya kembali, setelah kekacauan yang di lakukan oleh Klan Tang, kami memutuskan untuk pergi dan mencari tempat persembunyian." Lalu Ming Xiyue menjelaskan tentang bagaimana situasi di Klan Ming saat dirinya masih berada di sana.
Ming Xiyue mengatakan kepada Xu Tian, jika saat ini hanya tersisa Ayah, Ibu, lima tetua, dan ratusan anggota yang sebelumnya telah menyelematkan diri saat terjadi kekacauan.
Namun Ming Xiyue yakin, jika masih banyak anggota Klan Ming yang masih hidup, hanya saja mereka memisahkan diri saat terjadi kekacauan.
Untuk Kaisar Ming Cheng sendiri, Ming Xiyue tidak mengetahui apakah masih hidup atau sudah tewas dalam kekacauan.
Ming Xiyue yang awalnya berniat ingin mencari sumber daya untuk meningkatkan kultivasinya pun harus berhadapan dengan beberapa orang berpakaian serba hitam.
Hingga beberapa rekan yang bersamanya tewas dalam pertempuran, untuk dirinya bisa selamat karena memiliki paras yang cukup cantik, sehingga mereka memutuskan untuk tidak membunuhnya.
Hingga saat orang berpakaian hitam ingin membawanya, tiba-tiba datang kelompok lain.
Akhirnya pertempuran di antara keduanya pun terjadi, hingga pada suatu kejadian membawa Ming Xiyue harus berada di penginapan Cempaka putih.
" Aku tidak menyangka, dirimu memiliki keberuntungan yang cukup tinggi. Setelah mendengar penjelasan darimu, aku yakin suatu saat nanti Klan Ming akan kembali menuju kejayaannya." Xu Tian sendiri begitu mengagumi kegigihan yang di miliki Ming Xiyue.
" Apa tuan muda yakin, jika Klan Ming mampu bangkit kembali?" Tanya Ming Xiyue, karena saat mendengar ucapan Xu Tian, dirinya seperti merasakan sebuah harapan yang begitu besar.
" Semua tergantung Klan Ming sendiri, jika mereka memang ingin menuju puncak kejayaan mereka kembali, maka mereka harus mampu mengambil keputusan dengan tepat." Jawab Xu Tian dengan tersenyum, dia sudah mempunyai rencana agar Klan Ming menjadi sekutunya.
Saat mereka sedang berbicara tentang beberapa hal lainnya, tiba-tiba Xu Tian dan Ming Xiyue dapat merasakan beberapa aura yang sedang menuju ke arahnya.
" Tenang saja, mereka adalah orang-orangku." Ucap Xu Tian mencoba menenangkan Ming Xiyue yang terlihat khawatir.
Ming Xiyue akhirnya dapat bernafas dengan lega, setelah mengetahui jika orang yang sedang menuju ke arahnya bukan musuh. Dirinya merasa trauma saat sudah berhasil keluar dari penginapan namun harus tertangkap lagi, maka dari itu dia merasa khawatir.
Hingga tidak lama kemudian, datang Long Hei dan lainnya.
" Salam Pemimpin!" Ucap mereka semua, memberi hormat kepada Xu Tian.
Xu Tian tersenyum, lalu menganggukan kepala. " Bagaiamana? Apa semua berjalan sesuai rencana?" Tanya Xu Tian menatap Long Hei.
" Maaf tuan muda, kami sudah berusaha semaksimal mungkin, namun untuk masalah Klan Ming sendiri, kami tidak banyak mendapatkan informasi. Untuk selebihnya sudah kami laksanakan dengan sebaik mungkin, sesuai rencana tuan muda." Jelas Long Hei dengan rasa bersalah, dirinya merasa tidak dapat melakukan perintah Xu Tian dengan baik, karena tidak mendapatkan banyak informasi tentang Klan Ming.
" Tidak masalah, untuk informasi Klan Ming sendiri aku sudah mendapatkannya."
Xu Tian mengetahui, jika untuk mencari informasi mengenai Klan Ming akan sulit, namun langit seperti mempermudah dirinya dengan mempertemukan Ming Xiyue kepadanya.
Sedangkan Long Hei dan lainnya merasa bingung, karena setahu mereka, Xu Tian baru saja tiba di Benua Tengah. Lalu bagaimana bisa Xu Tian mendapatkan informasi mengenai Klan Ming.
Mengetahui kebingungan mereka, kemudian Xu Tian segera memperkenalkan Ming Xiyue, lalu menjelaskan apa yang dia ketahui.
Setelah mendengar apa yang di jelaskan oleh Xu Tian, akhirnya mereka semua kini mengerti.
" Lalu, apa yang akan kita lakukan selanjutnya tuan muda?" Tanya Long Hei menatap Xu Tian.
" Kita akan segera menuju tempat persembunyian Klan Ming, setelah itu baru kita menjalankan rencana selanjutnya."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Karena banyak yang minta untuk tambah Chapter, jadi aku memutuskan untuk tambah 1 chapter lagi.
See You.....♥️